Konsep Sagu Salempeng Berpata Dua
(Ide dasar alternatif terakhir)Umum
BETULKAH cerita kawan di Nederland sekitar awal 1995 bahwa kemerdekaan Maluku di bawah RMS adalah pilihan terbaik yang terus didengungkan di kalangan pengikut RMS di Nederland? Kalau issu Maluku adalah tanah yang dijanjikan dalam kitab suci itu benar, maka akan sampai kapanpun niat merdekanya Maluku akan tetap menjadi tuntutan. Yang terancam oleh tuntutan itu justru kita yang ada di Maluku terutama Ummat Islam dan pemerintah.
Karena itu kita semua harus ikut mencarikan upaya agar ancaman itu menjadi hilang sama sekali, selagi ancaman itu masih ada maka peristiwa seperti kasus Tragedi Idul Fitri Berdarah pada tanggal 19 Januari 1999 akan berulang bahkan berkali kali dalam bentuk yang lebih keras lagi, ancaman itu merupakan beban yang harus dipikul oleh anak cucu kita.
Akar permasalahannya yang harus ditiadakan, yaitu kekuatan RMS di Nederland yang terus bermaksud mendirikan negara sendiri di Maluku Selatan (P. Seram, P.Buru, P.Ambon, P.Haruku, P.Saparua dan Nusalaut termasuk pulau kecil lainnya dan tentu tidak luput Banda Naira yang merupakan milik dunia wisata itu). Bila masyarakat Maluku di Nederland eks KNIL diminta melalui program repatriasi maka yang tinggal hanya mereka yang merupakan inti kekuatan RMS (Die Hart). Mereka akan kehilangan pengaruh dan tidak dapat mengklaim diri sebagai pemerintahan RMS di pengasingan lagi. Kemudian diharapkan mereka menjadi sadar akan perkembangan terakhir dan membubarkan diri untuk selanjutnya kembali ke Indonesia, sebab cara lain mustahil.bersambung ke hal 208