|
Kategori Berita
Cokelat: Dapat Membuat Jantung Anda
Sehat
Siapa
sih yang tidak suka cokelat? Silver Queen, Toblerone, Cadbury. Itu
saja baru merek-merek yang banyak dijual di dalam negeri. Belum
cokelat-cokelat dari Eropa dan Amerika seperti Godiva, Ferrero
Rocher, Hershey, M&M, dan lain-lain. Cokelat juga digunakan
sebagai perasa es krim, berbagai macam kue, dicampur susu, lapisan
kue tart dan wah banyak lagi. Bahkan cokelat bukan hanya dijadikan
makanan. Orang pun menulis beberapa lelucon tentang cokelat: Diet
yang seimbang adalah memakan jumlah yang sama cokelat hitam dan
cokelat putih setiap hari. Satu tip untuk mengurangi berat badan
adalah dengan mengkonsumsi satu batang cokelat sebelum makan. Dengan
begini selera makan Anda akan berkurang dan Anda akan mengurangi
makan Anda.
Tapi
kita juga tahu kalau banyak makan cokelat sebenarnya tidak bagus.
Sehingga banyak yang merasa bersalah kalau makan cokelat
banyak-banyak. Tapi ada satu artikel yang ditulis oleh Carrie Dierks
yang mengemukakan berita bagus bagi penggemar cokelat. Riset
terakhir katanya justru memperlihatkan kalau cokelat mungkin dapat
mencegah penyakit jantung. Seperti halnya setiap isu memiliki dua
perspektif yang berbeda, maka cokelat pun dapat dikaji dari dua sisi
pandang yang berbeda.
Di
sebuah simposium yang disponsori oleh American Academy for the
Advancement of Science (Akademi Pengembangan Sains Amerika), para
periset memberitakan bahwa flavonoids yang terkandung di dalam biji
cocoa adalah antioksida yang sangat bagus. Mereka menekan oksidasi
low-density lipoproteins (LDL, atau yang sering disebut kolesterol
jelek), sehingga dapat mencegah sumbatan di dinding-dinding pembuluh
darah arteri.
Di
sebuah studi yang disponsori oleh Mars, Inc. (salah satu perusahaan
cokelat terbesar AS), para periset di University of California
Davis, juga menemukan bahwa flavonoids di cokelat meningkatkan
konsentrasi nitric oxide di dalam tubuh. Mereka berteori
kalau hal ini memberikan kontribusi bagi kesehatan jantung karena
nitric oxide dapat melenturkan lapisan dalam pembuluh-pembuluh darah.
Hasil
lainnya dari studi ini adalah proses pembuatan cokelat sebenarnya
menghancurkan senyawa antioksida di dalam cokelat. Mars telah
mengembangkan suatu proses baru di mana flavonoids yang terkandung
di dalam cokelat produksi mereka tidak hilang. Di AS mereka akan
menjual produk-produk cokelat dengan proses ini dengan label "cocoapro".
|