Pada tahun 1960, jumlah produksi biji cokelat di Indonesia masih sangat sedikit yaitu hanya 2.000 ton/tahun. Bisa jadi hal itu disebabkan oleh rendahnya minat petani Indonesia untuk bertanam cokelat. Minat itu mulai tumbuh pada sekitar tahun 1970. Dan akhir tahun 1980, produksi cokelat Indonesia mulai meningkat dan sebagian besar berasal dari perkebungan cokelat di Jawa Timur, Sumatera Utara, dan kawasan Indonesia bagian timur. Sekitar tahun 1988, jumlah produksi cokelat Indonesia sudah mencapai 60 ribu ton per tahun. Kini Indonesia merupakan penghasil cokelat terbesar ketiga di dunia

Tahukah kamu kata cokelat berasal dari bahasa suku Aztec,chocolat,yang artinya minuman hangat.Pada zaman dahulu suku kuno Aztec dam Maya di Mexico percaya bahwa dewa dewa pertanian mengirimkan coklat dari surga buat mereka.Coklat dianggap sebagai makanan penguat batin sehingga disimpan di istana.Raja-raja suku Maya dam Aztec bahkan perlu mabuk coklat dahulu sebelum bercinta dengan isteri-isterinya. 

Di Indonesia, cokelat pertama kali diperkenalkan di Batavia (Jakarta) pada awal abad ke-18. Pada tahun 1780-1790 sudah ada panen cokelat di Batavia, namun hasilnya tidak signifikan. Kemudian pada tahun 1822, cokelat mulai ada di Manado, lalu tahun 1830 sudah tumbuh di Ambon, tahun 1867 muncul di Halmahera, dan pada tahun 1880 cokelat dikembangkan oleh perusahaan swasta di Pulau Bacan.

 

 

HOME HISTORY SERBA-SERBI OTHERS NEWS PHOTOS GUEST BOOk
Hosted by www.Geocities.ws

1