




.jpg)
Animasi
Animasi seekor kuda buatan Edward Muybridge
Animasi, atau lebih akrab disebut dengan film animasi, adalah film yang merupakan
hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Pada
awal penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang
kemudian di-"putar" sehingga muncul efek gambar bergerak. Dengan bantuan
komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan
cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3 dimensi
daripada film animasi 2 dimensi.
Wayang kulit merupakan salah satu bentuk animasi tertua di dunia. Bahkan ketika
teknologi elektronik dan komputer belum diketemukan, pertunjukan wayang kulit
telah memenuhi semua elemen animasi seperti layar, gambar bergerak, dialog dan
ilustrasi musik.
Daftar isi
• 1 Proses pembuatan animasi
o 1.1 2Dimensi
? 1.1.1 Celluloid (konvensional)
? 1.1.2 Komputer
o 1.2 3Dimensi
o 1.3 Film Animasi dengan keuntungan tertinggi
• 2 Animasi di Indonesia
• 3 Catatan kaki
• 4 Pranala luarProses pembuatan animasi
Ada dua proses pembuatan film animasi, diantaranya adalah secara konvensional
dan digital. Proses secara konvensional sangat membutuhkan dana yang cukup mahal,
sedangkan proses pembuatan digital cukup ringan. Sedangkan untuk hal perbaikan,
proses digital lebih cepat dibandingkan dengan proses konvensional. Tom Cardon
seorang animator yang pernah menangani animasi Hercules mengakui komputer cukup
berperan. "Perbaikan secara konvensional untuk 1 kali revisi memakan waktu
2 hari sedangkan secara digital hanya memakan waktu berkisar antara 30-45 menit."[1]
Dalam pengisian suara sebuah film dapat dilakukan sebelum atau sesudah filmnya
selesai. Kebanyakan dubbing dilakukan saat film masih dalam proses, tetapi kadang-kadang
seperti dalam animasi Jepang, sulih suara justru dilakukan setelah filmnya selesai
dibuat.
2Dimensi
Celluloid (konvensional)
Teknik Celluloid (kadang-kadang disebut menjadi cell) ini merupakan teknik mendasar
dalam pembuatan film animasi klasik. Setelah gambar mejadi sebuah rangkaian
gerakan maka gambar tersebut akan ditransfer keatas lembaran transparan (plastik)
yang tembus pandang/ sel (cell) dan diwarnai oleh Ink and Paint Departement.
Setelah selesai film tersebut akan direkam dengan kamera khusus, yaitu multiplane
camera di dalam ruangan yang serba hitam.
Objek utama yang mengeksploitir gerak dibuat terpisah dengan latar belakang
dan depan yang statis. Dengan demikian, latar belakang (background) dan latar
depan (foreground) dibuat hanya sekali saja. Cara ini dapat menyiasati pembuatan
gambar yang terlalu banyak.
MULTIMEDIA
"ANIMASI"