| Nada Bunyi
Dalam pelajaran seni musik, kamu diperkenalkan dengan not musik �do, re, mi, fa, so, la, si, do.� Pada saat kamu menyanyikan not musik ini, suaramu pada awalnya rendah dan menjadi semakin tinggi untuk setiap not. Kamu mendengar suatu perubahan nada. Nada adalah tinggi atau rendahnya bunyi. Nada yang kamu dengar bergantung pada frekuensi gelombang bunyi tersebut. Semakin besar frekuensinya, semakin tinggi nadanya, dan semakin kecil frekuensinya, semakin rendah nadanya. seperti temanmu yang sedang asyik memainkan recorder memperlihatkan temanmu mengatur nada bunyi yang dihasilkan alat musiknya Rentang frekuensi bunyi yang dapat didengar manusia berkisar antara 20 Hz sampai dengan 20.000 Hz. Gelombang Ultrasonik dan
Infrasonik Kebanyakan manusia tidak dapat mendengar bunyi dengan frekuensi di atas 20.000 Hz, yang dinamakan gelombang ultrasonik. Hewan-hewan tertentu, seperti anjing, kucing, dan lumba-lumba dapat mendengar gelombang ultrasonik. Kelelawar dapat menghasilkan dan mendengar frekuensi setinggi 100.000 Hz untuk mengetahui posisi makanan dan menghindari benda-benda saat terbang di kegelapan. Gelombang ultrasonik digunakan pada sonar di samping pada diagnosis kesehatan dan pengobatan. Sonar atau Sound Navigation and Ranging merupa-kan suatu metode penggunaan gelombang ultrasonik untuk menaksir ukuran, bentuk, dan kedalaman benda-benda di bawah air. Metode ini digunakan antara lain untuk menentukan posisi kawanan ikan di bawah air,Infrasonik atau subsonik merupakan gelombang yang mempunyai frekuensi di bawah 20 Hz. Gelombang-gelombang ini dihasilkan oleh sumber bunyi JENIS-JENIS BUNYI frekuensi, amplitude dengan bunyi mempunyai hubungan erat, karena: frekuensi yang besar akan menghasilkan bunyi yang tinggi, sedangkan frekuensi yang kecil akan menghasilkan bunyi yang rendah amplitude yang besar akan menghasilkan bunyi yang keras, sedangkan frekuensi yang kecil akan menghasilkan bunyi yang lemah berdasarkan frekuensinya, dapat digolongkan atas: bunyi infrasonik, ultrasonik, dan audiosonik sudah dibahas di atas, jadi kita akan membahas: a. desah (bunyi tak beraturan) desah adalah bunyi yang jumlah getaran tiap detiknya(frekuensi)tidak beraturan/ tidak sama. contoh : suara daun yang ditiup angin, suara air terjun, suara ombak b. dentum (bunyi keras) dentum adalah bunyi yang frekuensinya tinggi tetapi masih dapat di dengar oleh telinga manusia contoh: bunyi meriam, bom, senapan Pemantulan Bunyi HUKUM PEMANTULAN BUNYI A. Bunyi datang, garis normal, dan bunyi pantul terletak pada satu bidang datar. B. sudut datang sama dengan sudut pantul. MACAM-MACAM BUNYI PANTUL A. gaung Gaung adalah perulangan bunyi yang terdengar hampir bersamaan dengan bunyi dari sumber, dihasilkan oleh bunyi yang terpantul berkali-kali pada sebuah ruangan. Ruangkonser dan teater dirancang oleh ahli akustik, ilmu tentang bunyi. Bahan-bahan yang lunak, menyerap bunyi, dan bentuk dinding atau langit langit tertentu dapat mengurangi gaung. gema adalah hasil pantulan bunyi yang terdengar setelah bunyi asli. manfaat pemantulan bunyi a. bunyi pantul yang bersamaan dengan bunyi asli, dapat memperkeras bunyi asli. b. menentukan cepat rambat bunyi di udara c. mendeteksi cacat dan retak pada logam d. mengukur ketebalan pelat logam v= s/t. v= cepat rambat bunyi (m/s) s= jarak sumber bunyi (m) t=nselang waktu yang diperlukan. (s) Cahaya sebagai Gelombang Elektromagnetik Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik. Seperti telah dibahas pada bab sebelumnya bahwa gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat. Sehingga cahaya dapat merambat tanpa memerlukan medium. Oleh karena itu, cahaya matahari dapat sampai ke bumi dan memberi kehidupan di dalamnya. Cahaya merambat dengan sangat cepat, yaitu dengan kecepatan 3 � 108 m/s, artinya dalam waktu satu sekon cahaya dapat menempuh jarak 300.000.000 m atau 300.000 km. Setiap benda yang memancarkan cahaya disebut sumber cahaya dan setiap benda yang tidak dapat memancarkan cahaya disebut benda gelap. Benda-benda yang termasuk benda gelap dapat digolongkan sebagai berikut. a. Benda tembus cahaya, yaitu benda yang dapat meneruskan cahaya yang diterimanya. Benda tembus cahaya dapat dikelompokkan lagi menjadi benda bening dan benda baur. Contoh benda bening adalah kaca dan air jernih, sedangkan contoh benda baur adalah es dan air keruh. b. Benda tak tembus cahaya, yaitu benda yang tidak dapat meneruskan cahaya yang diterimanya. Contohnya adalah batu, tanah, kayu, dan besi. Sebagai gelombang, cahaya mempunyai sifat-sifat gelombang di antaranya cahaya dapat merambat. Bagaimana bentuk perambatan cahaya? Perhatikan ketika cahaya matahari melalui lubang angin di rumahmu. Jika udara sedikit berdebu, kamu dapat melihat bahwa cahaya merambat membentuk sebuah garis lurus. Hal serupa terjadi ketika kamu melihat seberkas cahaya dari lubang kecil masuk ke dalam kamarmu yang gelap. Terlihat bahwa cahaya merambat dalam arah gerak lurus. Berdasarkan pekat tidaknya suatu bayangan, bayangan dapat dibedakan menjadi dua jenis. a. Bayangan umbra, yaitu bayangan yang benar-benar gelap dengan kata lain bayangan yang tidak mendapat cahaya sama sekali. b. Bayangan penumbra, yaitu bayangan yang tidak terlalu gelap dengan kata lain bayangan yang masih mendapatkan cahaya. Pemantulan Cahaya Secara lengkap hukum pemantulan cahaya adalah sebagai berikut. 1) Sinar datang, sinar pantul, dan garis normal terletak pada satu bidang datar. 2) Sudut datang sama dengan sudut pantul. Pemantulan Cahaya pada Cermin Datar Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar adalah sebagai berikut. 1) sama besar 2) tegak 3) berkebalikan 4) jarak benda ke cermin sama dengan jarak bayangan ke cermin 5) maya n = 360�/a - 1 n = banyaknya bayangan yang dibentuk a = sudut antara dua cermin Pada cermin cekung terdapat tiga sinar istimewa seperti 1) Sinar datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus. 2) Sinar datang melalui titik fokus, akan dipantulkan sejajar sumbu utama. 3) Sinar datang melalui pusat kelengkungan akan dipantulkan kembali melalui titik pusat kelengkungan cermin. Pemantulan Cahaya pada Cermin Cembung Sinar-sinar istimewa,pada cermin cembung yaitu sebagai berikut: 1) Sinar datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah berasal dari titik fokus. 2) Sinar datang seolah-olah menuju titik fokus akan dipantulkan sejajar sumbu utama 3) Sinar datang yang menuju pusat kelengkungan cermin, akan dipantulkan seolah-olah berasal dari pusat kelengkungan yang sama. 1/f=1/s0/1/s1. f = jarak fokus s0 = jarak benda ke cermin s1 = jarak bayangan ke cermin Pembiasan adalah perubahan arah sinar cahaya (atau jenis gelombang lain) ketika melewati dua medium transparan yang kerapatannya berbeda, misalnya air dan udara. Pembiasan merupakan salah satu fenomena penting yang paling mendasar untuk menjelaskan kejadian-kejadian yang terjadi pada lensa dan prisma |