|
SAKARATUL
MAUT
Kujilati waktu yang
masih tersisa
Dengan lidah pengucap dusta
Dan semua terus berlanjut
sementara ajal terus menjemput
Satu masa habis terjilat
Ku ingat dosa dalam sekarat
Satu bisikan menampar telinga
Meneriakkan sebuah kata
"Laa ilaaha illalloh"
"Laa ilaaha illalloh"
Tetapi.....
Bagai mencari jarum dalam rumput
Satu kata sulit ku sebut
Karena lidah sudah tersangkut
Oleh dusta dari menghasut
Mata terbuka mulut
menganga
Menanti ajal dengan derita
Dan......
Darahpun mencengkeram tulang
Tergusur nyawa yang hampir hilang
Syaraf-syaraf makin menegang
Tergusur atma yang nyaris melayang
Malaikat maut tersenyum
sinis
Bagaikan hakim jatuhkan vonis
Diapun berkata
"Kamu pendusta"
"Kamu penghasut"
Dia datang mendekati ku
Kucari iman dalam benakku
Namun.....
Yang ada hanya dusta
Nafas makin berat
Otak makin membeku
Lalu....
Kuterus jilati sisa umurku
dengan amal yang minimal
Dan dosa terus menjalar
Diantara kehidupan dan kematian |