halaman depanBiodata (dreamer)Isi KomentarBaca Puisidownload game, software dllLink page

Counter

 

 

HATI TAK PERNAH DUSTA


Saat engkau mulai berubah 
saat aku mulai resah 
tertimpa runtuhnya langit 
harapan sirna di telan badai jiwa 
cita-cita terberai berguguran 
gugur terhempas
 jatuh tebari bumi kering
kering hatiku kering
tak tersirami senyumulagi
oaku retak jiwaku gersang 
........ engkau yang membuat ku terombang ambing 
jatuhlah sebagai hujan 
sirami hati yangkering ini 
jejakkan cinta tulusmu di setiap urat syarafku
hadirlah di setiap tarikan nafasku 
...wahai kau yang membuatku rindu
belailah perasaan nurani suci 
biarlah pucuk pucuk cinta 
tumbuh subur di hati kita 
dan ingatlah.... 
hati tak pernah dusta 

   

LANGIT ATAPKU

Senandung kematian
Mengorek titik dengarku
Sadarkan langkah bengkokku
Tunjukan jalan lurusku

Langit atapku
Tempatku cari ilmu
Ladang beramalku

   

MUKA DUA

Di hadapanku ...
Mukamu emas dua puluh empat karat
Senyumu semanis madu bunga mawar
Lidahmu menari gemulai kala berucap

Di sampingku ...
Mukamu perunggu
Senyumu hambar terpaksa
Lidahmu berkelit ular berbisa

Di belakangku ...
Mukamu kelam membesi penuh benci
Senyumu sirna ditelan cibiran
Lidahmu tebarkan racun jahat mematikan

Kawan ...
Pa maumu ...?
Jangan kau turuti orang-orang munafik dahulu
Jangan Abdullah bin Ubay menjadi figurmu

Kawan ...
Istiqamahlah ..!!!
Pasangkan penyangga-penyangga iman
Tancapkan tiang-tiang kebenaran
Di hati,di benak ,dan di seluruh tekadmu

Niscaya  ...
Ombak badai dan angin duniawi
Takkan mampu mengombang -ambingmu

   
Hosted by www.Geocities.ws

1