|
Pohon Keabadian
www.kidungpenyair.cjb.net
Lihatlah dengan mata
hati dan mata lahiriah,
Apa yang ada dibenak-
takkala melihat pohon tegak menjulang ?!
Semakin kokoh akar
kehidupan mencengkram bathin , semakin tegaklah hikmah
Saat akar-akarnya
tersiram air keabadian,
Sang tunas tumbuh
berkembang,
dari serat
terciptalah kayu....
begitulah keadaan
jiwa
Lihatlah dengan mata
hati dan mata lahiriah,
Apa yang ada dibenak
-takkala melihat ranting dedaunan bergoyang saat diterpa angin?
Semakin tinggi
pohon menjulang , semakin kuat angin menghantam,
begitulah keadaan
badaniyah
Lihatlah dengan mata
hati dan mata lahiriah,
Apa yang ada dibenak-
takkala melihat kesuburan bumi ranumkan buah-buah Keilahian ?
Semakin berilmu
seseorang, semakin bertanya-tanya ia-
maka semakin tahu ia
akan kebodohannya,
begitulah keadaan
akal
Lihatlah dengan mata
hati dan mata lahiriah,
Apa yang ada dibenak-
takkala melihat menara kayu dengan ranting-rantingnya yang bercabang
?
Ranting-ranting
adalah pilihan- kombinasi jawab atas cobaan , kelurusan menara
adalah kebenaran, kulit dedaunan adalah penjabaran atas jawaban,
begitulah hakikat
hidup.
Sesungguhnya
kehidupan laksana berjalan diatas tiga garis,
garis kiri
adalah kematian dalam hidup , garis tengah adalah hidup dalam hidup
, garis kanan adalah hidup dalam kematian
tiga warnanya
mendominasi pilar-pilar kehidupan : hitam , putih , abu-abu
Hitam mengarah pada
kerusakan , Putih mengarah pada kesempurnaan abadi (nabi & rasul
pilihan) tak abadi (manusia kebanyakan) , Abu-abu mengarah pada
pencarian
Carilah kunci
rahasia kesejatiannya ,
maka ruh suci
mendapati-
akar , batang, daun
dan ranting-rantingnya
melebur dalam
harmoni
" Pohon
Keabadian ( Tuhan )"
Hartono Beny Hidayat
Home
|