w w w.kidungpenyair.cjb.n e t

 
Selamat datang di  www.kidungpenyair.cjb.net
 
 

:: Main ::

: Home

: About Us

: Guestbook

: Forum

:: Menu ::


  : Poems / puisi

: Jokes

: Zodiac

: Tips & Trik

: Chat

: Up 2 U


 
 

 

w w w.kidungpenyair.cjb.n e t


About Us:

Real name : Hartono Beny Hidayat

Hp : 0856-160-4444

Email : [email protected]

Website : www.duniamusik.com , www.kidungpenyair.cjb.net , www.diansastro.20m.com 


Prolog

Wahai sahabat-sahabatku... ijinkan aku tuk sedikit bercerita:

Karena ia hanya ingin menceritakan apa yang ingin ia keluarkan dan ia rasakan.Seperti halnya tangisan, keluar begitu saja walau ia berusaha sekuat mungkin untuk menahannya.

Ia hanya ingin bercerita pd kalian tentang pengalamannya akan kesunyian, kesedihan, harapan dan juga .........aku tanya kepadanya, perihal makna yang terkandung dari titik-titik ini, namun ia bersikeras tak mau menjawabnya.

Namun yang aku tahu ia bagaikan laba-laba penenun, yang menyulam imajinasinya dengan realitas kehidupan. Saat ia telah kehabisan serat benangnya yang terakhir, maka ia menenun dengan ukiran airmatanya, ketika airmatanyapun telah mengering, maka ia berusaha merajutnya kembali dengan lembaran serabut vena tubuhnya.

Namun ada dimana benang2 itu tak pernah habis walau ia telah memakainya berjuta-juta kaki jauhnya.Ketika aku tanya padanya perihal benang ajaib itu, ia menjawab sederhana : Pikiran dan kehendak bebas! 

by beny



Biodata:

Hartono Beny Hidayat, Islam,Anak Tunggal, 23 maret 1979,

Ayah : Dip.Ing N. Soekardi Ibu : Aminah Hanum (Alm.)

Alumni DIII Universitas indonesia akt 98 ,SD Cempaka Wangi, SMP 77, SMA 77,

Address : Pondok Kopi Blok D7 no 3 Jaktim ( rumah pribadi ), Komp. Pertamina Patra 2 no 47 jl. A Yani Jakpus 10510


Sifat gue : "positif thinking is positif mind", moody, kreatif , romantis suka bikin syair/puisi hehehe, respect , apa adanya,open minded,


Deskripsi :

Saya ini lahir tanggal 23 maret 1979 di Jakarta, pernah iseng  menjadi pengamen  selepas SMA atau semasa kuliah kurang lebih sekitar tahun ( 1998 -2001 ) tapi terkadang sampai sekarang suka masih suka mengamen untuk sekedar bernostalgia tentang masa-masa  indah tsb. Lulus kuliah dari UI (2001) kerja di salah satu Bank Swasta hingga tahun ( 2003 ). 

Perjalan hidup saya sangat berwarna, maklum anak broken home. SMA udah ngekost (sebelumnya tinggal dirumah saudara).

Saya ini dari SMA apa-apa serba sendiri, Menjadi orangtua dan merangkap sebagai anak bagi diri sendiri sudah merupakan sebuah tuntutan,tanggung jawab yang mesti diemban.

 Belajar dari sekolah kehidupan, mencari nilai-nilai yang saya anggap benar, membuat saya terkadang menjadi makhluk yang beda dari lingkungan sekitar.

Namun alhamdulilah dari badai tersebut saya tak pernah tergelincir pada hal-hal yang dilarang agama.

Dalam keterasingan hidup dan ketersendirian itulah saya menulis dari SMU hingga sekarang, hal itu dilakukan untuk sekedar menapak tilas perjalanan seorang bernama beny yang berisi luapan kasih, cinta, emosi, amarah dan juga sekaligus terapi terhadap permasalahan yang dihadapinya.

...........Inilah secuil hikmah lembaran kisah hidupku yang telah tergores , smoga bermanfaat !........

best regard, 

Hartono Beny Hidayat 


 

AKU BUKANLAH PENYAIR, AKU HANYALAH SESEORANG- YG SEDANG-MENCARI BENTUK, WUJUD ASLINYA SENDIRI  

www.kidungpenyair.cjb.net

Dikeheningan malam aku telah berjalan , menyusuri lorong-lorong kotorku dan ruhku juga telah memasuki rumah-rumah kalian . Detak-detak jantung kalian juga berdegup didadaku , dan nafas-nafasmu menghembus pula di hidungku.

Dan aku bukanlah seorang penyair aku hanya sekedar mengucapkan rangkaian kata tentang sesuatu yang sebenarnya kalian sendiri telah tahu didasar alam pikirmu.

Diantara kalian ada yang menyebutku angkuh , hanya mementingkan kegemaranku menyepi dan mengatakan kepadaku : " Ia berbicara dengan tetumbuhan dan para satwa ,bukan dengan kita manusia . Seorang diri ia duduk dipuncak-puncak perbukitan memandang rendah pada kota dan kehidupan". Sebagian yang lain diantara kalian berbicara kepadaku meski tanpa kata-kata : " Ia orang yang aneh , orang ganjil , pencinta keluhuran yang tak teraih, untuk apa bermukim dipuncak-puncak gunung tempat elang bersarang, dan mengapa pula mencari sesuatu yang wujudnya belum pasti ?"..."Angin apa yang hendak kau tangkap dalam jala-mu . Burung ajaib manakah yang ingin kau jaring dilangit biru ?!...Kemarilah engkau bersatu dengan kami , turunlah bersama kita akan berbagi roti , dan lepaskan hausmu dengan anggur-anggurku !"

Memang aku telah mendaki "puncak-puncak perbukitan" dan sering pula aku mengembara dalam "kesunyian " hutan.tapi aku juga akan tetap dapat mengamati kalian tanpa perlu "turun" dari puncak pegunungan.

Kesunyian jiwa telah menyebabkan mereka melontarkan kata-kata itu, namun apabila kesunyian itu mendalam lagi, maka mereka akan dapat mengerti, bahwa apa yang aku cari adalah rahasia terdalam jiwa manusia ,dan yang aku buru adalah sukma agung manusia yg menjelajah kesegala penjuru semesta.

Dan Kesunyian itulah yang menuntunku melangkah menuju "lorong penderitaan" sekaligus teman keagungan spiritual.....

Aku orang yang percaya sekaligus peragu, betapa seringnya jariku menekan lukaku sendiri sekedar untuk menghayati nilai kebenaran . Dan keyakinanku berkata manusia itu tak terkurung dalam raga dan jasad yang merangkak mencari kehangatan matahari, bukan pula penggali terowongan untuk mencari perlindungan, melainkan ruh yang merdeka-jiwa yang meliputi cakrawala dunia . Jika kata-kataku memasuki samar, kalian tak perlu gusar karena asal mula segala sesuatu adalah samar , meskipun akan jelas pada akhirnya.

Sebab apakah pengetahuan itu jika bukan bayangan dan pengetahuan yang terpendam bisu. Pikiran kalian dan jalinan kata-kataku, digetarkan oleh gelombang yang satu ,terekam dan terpatri diantara hari-hari dan masa silam yang telah berlalu , sejak bumi belum mengenal dirinya sendiri dan kegelapan belum terkurung oleh pekatnya malam .

Pahamilah kata-kata orang bijak dan laksanakan dalam kehidupanmu sendiri . Hidupkanlah kata-kata itu , tetapi jangan pernah memamerkan perbuatan -pebuatan itu dengan menceritakannya, karena dia yang mengucapkan apa yang tidak dia pahami , tidak lebih baik dari seekor keledai yg mengangkat buku-buku.

Jangan pernah menyesal karena kalian 'buta' dan jangan pernah merasa kecewa karena kalian 'tuli', sebab dipagi ini fajar pemahamanmu telah merekah untuk kalian didalam mencari rahasia kehidupan . Dan kalian akan mensyukuri segala gulita- sebagaimana kalian mensyukuri terang cahaya.

Dan segala yang "tak berbentuk" selalu berusaha mencari "bentuknya", seperti berjuta-juta bintang yang menjelma menjadi matahari...

Dan kulihat.......Kehidupan itu bersifat dalam , tinggi dan jauh , hanya wawasan luas dan bebas yang dapat menyentuh kakinya , meski sebenarnya ia dekat !.

Banyak sudah orang bijak yang telah mendatangi kalian untuk mengajarkan hikmat dan pengetahuan . Dan aku datang untuk mengambil hikmat itu dan lihatlah kutemukan sesuatu yang tak ternilai didasar hati, laksana air pancuran yang melegakan jiwa.

Setiap kali aku datang ke air pancuran itu , dikala dahaga hendak membasahi kerongkongan , aku dapatkan air itu sendiri tengah kehausan -dia meminumku selagi aku meminumnya !


Home


 
 
Copyright © 2001 - 2004 www.kidungpenyair.cjb.net
 
Hosted by www.Geocities.ws

1