|
2.
Permasalahan pada Superscalar
Kemampuan dari computer superscalar dapat dilihat dari banyaknya
instruksi yang dapat diproses secara parallel. Superscalar
hingga derajat tertentu dapat terjadi jika computer mampu
mengatasi permasalahan ketergantungan yang ada pada suatu
instruksi, diantaranya adalah : ketergantungan data,
ketergantungan procedural, ketergantungan sumber unit,
ketergantungan output dan antiketergantungan.
Dari lima ketergantungan tersebut, sampai sekarang belum ada
computer yang mampu mengatasinya secara total. Bagaimanapun
computer akan menemukan beberapa ketergantungan dalam
menyelesaikan suatu program.
Dari rancangan computer yang ada, hanya mampu meminimalisasikan
beberapa ketergantungan saja, walaupun demikian ternyata dengan
usaha ini mampu diciptakan computer dengan kinerja yang jauh
lebih baik dari generasi-generasi sebelumnya. Adapun usaha yang
dilakukan dalam peningkatan kinerja superscalar tersebut
diantaranya : desain pipeline (out of order issue and
out of order completion), memperbanyak tahapan pada
pipeline, penduplikasian sumber unit (contoh : unit fungsional
/ALU, memori, bus, cache, dll), desain micro operation (pada
system CICS), desain unit prediksi percabangan, dan renaming
allocation. Kebanyakan computer
lebih menekankan pada upaya penduplikasian unit fungsional baik
integer maupun floating point. Untuk itu pada pembahasan ini
akan kita bahas salah satu upaya peningkatan kinerja prosesor
superscalar secara khusus dalam hal reconfigurasi floating
point unit (FPU). |