Komputer
dan
Kecelakaan
Penerbangan
|
Embeded alat sensor pesawat untuk menanggulangi
kecelakaan |
|
Akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan pesawat
terbang, salah satu dugaan disebabkan karna tidak
bisa take off, mesin rusak, beban terlalu berat, dan
faktor cuaca. Salah satu pemikiran untuk mengatasi
masalah tersebut yaitu:
-
dengan mengembeded suatu alat yang dapat
memonitor pesawat tersebut sehingga benar-benar
yakin bahwa pada saat itu (dengan menggunakan
system real time) pesawat tersebut layak terbang
-
mencek kondisi pesawat setiap saat (mempunyai
catatan history)
-
memparalelkan black box dengan pilot dan menara
bandara sehingga kejadian apapun dapat terekam
dengan baik
|
Apakah design tersebut visible (layak)!
Pada
awalnya
kecelakaan pesawat
terbang
hanyalah dianggap
seperti
kesalahan pemrograman
biasa atau
dikenal
dengan istilah �Bug�.
Program untuk pengendalian ditulis dengan
menggunakan bahasa pemrograman yang tergolong aman. Program
kendali ini dijalankan pada komputer on-board . komputer ini
melakukan konversi data 64 bit floating point ke 16 bit
integer, yang ternyata tidak selalu berhasil dengan baik.
Pada saat terjadi kecelakaan nilai hasil konversi ini
menjadi terlalu besar, maka konversi dianggap mengalamai
kegagalan.
Hal ini menjadikan program melakukan proses
penanganan kesalahan, bersamaan dengan hal ini sesuai dengan
aturan, maka kedua komputer akan segera dimatikan. Sehingga
tak ada lagi informasi untuk sistem navigasi dan terjadilah
bencana tersebut
Kesalahan suatu sistem dapat diklasifikasikan
menjadi tiga kategori :
Kesalahan murni perangkat keras,
misal kerusakan transistor. Kesalahan ini hanya dapat
didiagnosis ketika terjadi. Perbaikan dilakukan dengan
penggantian perangkat keras, misal dengan mengganti
microchip.
Kesalahan tingkat Menengah,
antara konsepsi ke desain perangkat keras, misalnya Pentium
Bug. Secara teoritis kesalahan ini dapat diketahui sebelum
terjadi dan dihindari. Hal ini disebabkan setiap evel dari
kesalahan ini dapat dibandingkan secara matematis dengan
tingkat lebih tinggi, dalam upaya membuktikan bahwa tingkat
lebih rendah mengimplementasikan tingkat yang lebih tinggi
secara benar. Metoda formal menggunakan pendekatan ini.
Kesalahan requirement,
sangat berbeda dengan tingkat menengah, requirement atau
paparan kebutuhan tak dapat diverifikasi secara matematis.
Kesalahan requirement hanya dapat ditemukan pada pengujian
menyeluruh ( all-up test) atau dengan membandingkan
spesifikasi dari formalisasi dari dua formalisasi yang
terpisah atau intuisi.
Komputer dan Pesawat Terbang
Suatu pesawat terbang agar dapat berangkat,
terbang dan mendarat dengan selamat, maka orang, peralatan
mekanik dan elektronik dipesawat terbang, juga mekanisme
seluruh sistem pengaturan lalu lintas udara harus melakukan
kerja sama sebagai suatu sistem heterogen.
Komputer pada pesawat terbang merupakan
bagian dari sistem keseluruhan tersebut. Dalam hal ini
kesalahan pemrograman belum tentu dapat dituding langsung
sebagai penyebab sebuah kecelakaan. Tetapi suatu kecelakaan
atau kejadian tak hanya dapat timbul oleh kesalahan pada
salah satu komponen sistem, tetapi juga dari pelaksanaan
pekerjaan yang mengkombinasikan keduany
Taskgraph
MaxDigit