- Kecepatan dimanan peralatan produksi dan line produksi dapat di set untuk membuat suatu produk.
- Menurunkan biaya material dan upah kerja dari suatu produksi.
- Meningkatkan kualitas dan menurunkan reject.
- Meminimalkan downtime dari mesin produksi. Biaya perawatan produksi murah.
Secara traditional, otomatisasi hanya diterapkan untuk suatu tipe produksi dengan volume yang tinggi. Tetapi kebutuhan ini menuntut otomatisasi dari bermacam-macam produk dalam jumlah sedang, sebagaimana untuk mencapai produktivitas keseluruhan yang lebih tinggi dan memerlukan investasi minimum dalam pabrik dan peralatan.
Sistem Manufaktur Luwes (Fleksible Manufacturing System = FMS) menjawab kebutuhan ini. Sistem ini mencakup peralatan otomatik seperti mesin NC, robot industri, transport otomatik dan produksi yang terkontrol komputer Programable Controller akan banyak dijumpai dalam perlatan industri semacam ini.






