Juice Mengkudu/Pace/Noni
You need Java to see this applet.
Buah Mengkudu/Pace/Noni
Buah Mengkudu/Pace
Buah Mengkudu

TAHUN 1949, jurnal Pacific Science terbitan Hawaii mengulas pohon pendatang dari Indonesia yang hidup secara liar sejak kawasan pantai sampai ketinggian 500 meter dpl (di atas permukaan laut) yang disebut noni (Morinda Citrifolia). Pohon ini termasuk keluarga Rubiaceae, sama seperti kopi, soka, kaca piring.

Noni umum disebut sebagai magic plant atau pain killer tree karena memiliki manfaat dan khasiat yang banyak untuk beberapa jenis penyakit berbahaya.  Sejak kulit akarnya yang digunakan sebagai pewarna untuk menyamak kain, daun muda/pucuk batang untuk sayuran dan obat, dan terutama buah tuanya yang sudah masak sebagai bahan baku pembuatan jus/sari buah, dengan manfaat obat yang sangat luas dan mujarab. 

Dari segi penelitian ilmiah, khasiat buah mengkudu bukan "placebo" atau bohong-bohongan. Serangkaian penelitian yang dilakukan oleh banyak laboratoria dan lembaga perguruan tinggi terkenal di Amerika Serikat, membuktikan keampuhan komponen berkhasiat yang terdapat di dalam jus buah yang masak. 
Dipelopori oleh Hawaii dan Malaysia, bisnis jus buah mengkudu kini berjalan di beberapa negara lain, termasuk Indonesia.  Sudah lama masyarakat Indonesia di pedesaan mengenal pohon mengkudu dalam bentuk daun muda/pucuk, untuk sayuran dan lalab, juga untuk bahan obat, serta buah tua untuk bahan pembuat rujak (di Jabar dikenal dengan nama "rujak bebek" karena pembuatannya harus di tumbuk hancur).

Sejak awal tahun 1990-an, jus/sari buah yang masak dimanfaatkan untuk banyak jenis penyakit, di antaranya tekanan darah tinggi, asam urat tinggi, amandel, rheumatik, diare, dan sebagainya.  Pohon mengkudu dikenal sejak kawasan Aceh menyebar ke Sumatera Utara, Riau, Jambi, Palembang, Lampung, Sumbawa, Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi sampai Sumba, Sumbawa, Flores, dan Irian. Tanaman ini dikenal dengan nama setempat seperti cangkudu, wengkudu, pace, lengkudu, bangkudu, bakudu, pamarai, manakudu, bakulu, labanau, baja, kudu, neteu, tibah, ai kombo, atau eodo. 

Sumber: Kompas, 24 Juni 2001
Harga perbotol:
500 ml Rp. 65.000,-
250 ml Rp. 35.000,-
Hubungi: ISKANDAR
Komp. DPR Pribadi D/21 Joglo, Jakarta Barat
Telp.
+62-21-5841220 or Email : [email protected]
Dibutuhkan agen/distributor di luar Jakarta-Bogor!!!
Hosted by www.Geocities.ws

1