PRAISE
the FREEDOM

Kita sebenarnya...... lebih gembira menyambut 1 Januari daripada 1 Muharram
Kita sebenarnya...... lebih tahu apa itu 14 Februari daripada 12 Rabiulawal
Kita sebenarnya...... lebih membesarkan hari Sabtu dan Minggu daripada hari Jum'at
Kita sebenarnya...... lebih khusyuk mendengar lagu hindustan daripada mendengar Azan
Kita sebenarnya...... lebih suka duduk, tidur, Nonton TV..dll daripada sembahyang dan mengaji 
Kita sebenarnya...... lebih tahu tentang artis pujaan kita daripada nama nabi-nabi Allah
Kita sebenarnya...... lebih suka menyebut hello! dan hi! daripada 'Assalamualaikum'
Kita sebenarnya...... lebih suka menyanyi dangdut, rap, hip-hop...dll daripada berwirid atau bertahmid
Kita sebenarnya...... lebih suka memuja manusia daripada memuja Tuhan kita sendiri
Kita sebenarnya...... lebih suka membaca majalah hiburan daripada buku-buku agama
Kita sebenarnya...... lebih suka ke konsert, karaoke daripada ke ceramah agama
Kita sebenarnya...... lebih suka memaki, mengumpat orang daripada memuji mereka
Kita sebenarnya...... lebih suka mencarut, @#!*@!! daripada menyebut 'MasyaAllah'
Kita sebenarnya...... lebih suka kemungkaran daripada membuat kebaikan.
Kita sebenarnya...... lebih bangga dengan kejahilan kita daripada bersyukur dengan keimanan kita.
Kita sebenarnya...... lebih cintakan dunia daripada urusan akhirat.


TETAPI bila orang tanya arah tujuan kita,
 

kita pasti akan jawab bahwa... KITA SEBENARNYA...... 

lebih suka menuju ke Syurga daripada ke Neraka, 

Layakkah kita dengan Syurga milik Allah ?? 

Insya Allah, sebab kita sebenarnya boleh memilih untuk membuat yang terbaik disisi Allah

Ilmu pengetahuan dan teknologi telah menginspirasikan manusia nafsu untuk menguasai, keduanya : alam dan manusia itu sendiri; dan tak ada manusia yang bisa mengalahkan nafsu berkuasa itu kecuali mereka yang berakal dan mensucikan hati ....

Belakangan, langit terlihat begitu kelam, mendung menggantung tipis, tetapi enggan menjatuhkan gerimis barang sesapuan...

Wahai apakah yang terjadi ? ketika langkah dipijak semakin hari semakin jauh dari titik tolak, tidak berulang dan tidak

Hati bukanlah sesuatu yang baru; Jalan setapak setiap insan untuk menelusuri setiap relung, ruang dan waktu kehidupan, untuk menemukan arti di tengah-tengah dunia dan masyarakatnya, untuk menjadi diri sendiri ...............

Sungguh, sangat melelahkan untuk di ikuti, namun lebih membosankan lagi mereka yang tak membutuhkan jalan, menjangkarkan akar tunggang pada bumi dan tumbuh menjadi pohon.........

Begitu pula akan cinta, seperti halnya yang lain selalu memiliki bayang-bayang, maka bayang-bayang cinta itu bernama derita ...

Dan tak ada sesuatupun tanpa bayang-bayang kecuali Terang Itu Sendiri !!!

 

Disadur dari Karya Pulau Buru

Edisi Pembebasan Bumi, Pramoedya Anante Toer

 

 

get your free to 'die-with-dignity' e-mail account here Your OWN email service! Get free web-based email with POP access!

to support and join our milis,
send blank email to : [email protected]
may God accept our repentation, dispentation

 

 

 

 

Subscribe to mercy-dignitaz

Powered by groups.yahoo.com

1
Hosted by www.Geocities.ws