|
Awalnya batik merupakan pakaian raja-raja di Jawa pada abad-abad
yang lalu kemudian berkembang menjadi pakaian sehari-hari masyarakat Jawa. Meskipun batik identik dengan pakaian adat
Jawa, namun kini batik sudah menjadi pakaian nasional bagi masyarakat Indonesia, bahkan sudah banyak pula dikenal di manca
negara.
Penggunaannyapun tidak lagi sebagai pakaian adat tetapi sudah mengikuti perkembangan mode busana baik bagi
wanita maupun pria, bahkan biasa digunakan sebagai desain interior
dan perlengkapan rumah tangga.
Macam
batik dapat dibedakan menjadi :
-
Batik
Klasik dan
-
Batik
Modern.
Batik
Klasik
Batik klasik mempunyai nilai dan cita rasa seni yang
tinggi, dengan pengerjaan yang rumit dan dalam waktu
berminggu-minggu. Batik klasik
mempunyai pola-pola dasar tertentu dengan berbagai macam variasi motif,
seperti kawung, parang,
nitik, tuntum,
ceplok, tambal, dan lain sebagainya. Bahan
dasar batik berupa kain katun putih kwalitas halus, juga kain sutera putih, batik dengan bahan sutera akan menghasilkan warna yang lebih
hidup.
Proses
Pembuatan
Batik
Klasik
Hampir
setiap orang pernah melihat batik. Bahkan banyak diantaranya yang pernah
melihat cara pembuatan batik. Mereka mengira bahwa mereka melihatnya
dalam perjalanannya di Jawa sewaktu kunjungan ke sebuah tempat kerja
batik dimana para wanita menggambar desain-desain pada kain putih dengan
sebuah canting. Bagian ini, dimana sesungguhnya merupakan penerapan
malam adalah hanya satu dari berbagai langkah pemrosesan yang harus
dilakukan untuk menjadikan suatu barang bernama batik.
Persiapan ___
Kain
katun putih dengan lebar kira-kira 110 cm dan panjang 240 cm digarap
sebelumnya agar bisa dipakai untuk pengolahan selanjutnya. Penggarapan
ini terdiri dari mencuci, menganji, menjemur dan mengetuknya, suatu
proses yang memakan waktu berhari-hari.
Design ____
Jika
kain sudah siap untuk proses selanjutnya, maka motif-motif
digambar dengan mengikuti pola yang sudah tersedia pada kertas atau langsung
menggambar pada kain bagi pengrajin batik yang telah ahli. Setelah desain dibuat maka satu persatu diberi warna. Namun bisa
juga menggambar keliling desain dulu supaya bidang-bidangnya
bisa ditutupi. Cara menggambar dilakukan dengan cairan malam
yang keluar dari canting dalam bentuk pancuran halus,
sedangkan ukuran canting pun bervariasi.
|