Tentang Batik dan Proses Pengerjaannya

Home

Kursus Batik

Galeri :

Batik Klasik

Batik Modern

Batik Lukis

 

Buku Tamu

Lihat Buku Tamu

English

Index

 

Awalnya batik merupakan pakaian raja-raja di Jawa pada abad-abad yang lalu kemudian berkembang menjadi pakaian sehari-hari  masyarakat Jawa.  Meskipun batik identik dengan  pakaian adat Jawa, namun kini batik sudah menjadi pakaian nasional bagi masyarakat Indonesia, bahkan sudah banyak pula dikenal di manca negara.  Penggunaannyapun tidak lagi sebagai pakaian adat  tetapi sudah mengikuti perkembangan mode busana baik bagi wanita maupun pria, bahkan biasa digunakan sebagai desain interior dan perlengkapan rumah tangga.

Macam batik dapat dibedakan menjadi :

  • Batik Klasik  dan

  • Batik Modern.

 

Batik  Klasik

Batik klasik mempunyai nilai dan cita rasa seni yang tinggi, dengan pengerjaan  yang rumit  dan dalam waktu berminggu-minggu.  Batik klasik mempunyai pola-pola dasar tertentu dengan berbagai macam variasi motif, seperti kawung, parang, nitik, tuntum, ceplok, tambal, dan lain sebagainya.  Bahan dasar batik berupa kain katun putih kwalitas halus, juga kain sutera putih, batik dengan bahan sutera akan menghasilkan warna yang lebih hidup.

Proses Pembuatan Batik Klasik

Hampir setiap orang pernah melihat batik.  Bahkan banyak diantaranya yang pernah melihat cara pembuatan batik.  Mereka mengira bahwa mereka melihatnya dalam perjalanannya di Jawa sewaktu kunjungan ke sebuah tempat kerja batik dimana para wanita menggambar desain-desain pada kain putih dengan sebuah canting.  Bagian ini, dimana sesungguhnya merupakan penerapan malam adalah hanya satu dari berbagai langkah pemrosesan yang harus dilakukan untuk menjadikan suatu barang bernama  batik.

 

Persiapan  ___                                            

Kain katun putih dengan lebar kira-kira 110 cm dan panjang 240 cm digarap sebelumnya agar bisa dipakai untuk pengolahan selanjutnya. Penggarapan ini terdiri dari mencuci, menganji, menjemur dan mengetuknya, suatu proses yang memakan waktu berhari-hari.

 

Design              ____                                     

Jika kain sudah siap untuk proses selanjutnya, maka motif-motif digambar dengan mengikuti pola yang sudah tersedia pada kertas atau langsung menggambar pada kain bagi pengrajin batik yang telah ahli.  Setelah desain dibuat maka satu persatu diberi warna. Namun bisa juga menggambar keliling desain dulu supaya bidang-bidangnya bisa ditutupi.  Cara menggambar dilakukan dengan cairan malam yang keluar dari canting dalam bentuk pancuran halus, sedangkan ukuran canting pun bervariasi.
   

 

HOME INDEKS

o

Batik dan Pemrosesan ~ 1

o

Hal  1 - 2 - 3 - 4 - 5

 

Copyright © JOGJAWEB, 2001-2002. All rights reversed.

Designed by JOGJAWEB, inc., Jogja, Indonesia.

 

1