[home] [pakguruonline] [siswaonline] [mailinglist pakguruonline] [al-haq]


 

SISTEM PENDIDIKAN REVOLUSIONER 
YANG LEBIH MENJANJIKAN

   

Oleh : SANGKAKALA *)

  
Tulisan ini saya tujukan bagi Departemen Pendidikan Nasional yang telah salah arah dan salah metode dalam menciptakan manusia unggul dan produktif kreatif inovatif..
 
Selama 60 tahun usia kemerdekaan dapat kita amati apa yg telah dihasilkan lembaga pendidikan kita yaitu kemunduran SDM yg memiriskan kita semua.. Kita dapat melihat peringkat Human Resources kita menurut Institusi UNDP yg berada diposisi ke 111 dari 175 negara, artinya kita dinilai dari segi kesehatan, pendidikan,income perkapita dan produktifitas adalah hanya berada dilevel menengah kebawah..  sementara daya saing produk nasional berada diperingkat ke 58 dari 60 negara indeks, yg berarti tingkat produktifitas bangsa ini adalah nomor 2 paling belakang dari daftar tsb.

  
Betul-betul sesuatu yg diluar akal sehat, sebab dgn 210 juta lebih populasi, saya kira 1 persen saja dari kuantitas tsb yg unggul secara intelektuil atau jenial dalam karya maka dihasilkan 2,1 juta orang jenius yg dari buah pemikiran mereka bisa ditransformasikan sebuah kehidupan yg maju dan modern dan mendorong mayoritas individu yg lain untuk berobah kearah yg lebih baik.. Nyatanya malahan untuk bisa menciptakan sebuah kwalitas yg terbaik perlu diciptakan terlebih dului kelas akselerasi dan kelas super ditiap SLTP dan SMU dgn hasil yg hingga sekarang belum terlihat nyata bagi perbaikan nasib bangsa hingga saat ini.. Dan yg paling menggelisahkan adalah dari kwantitas sebanyak itu yg telah dididik disekolah umum, yg dihasilkan malahan adalah manusia-manusia bermental kantoran ataupun  pekerja kasar TKI yg dgn terpaksa mencari kehidupan di negara lain.. Jarang yg bisa mengkreasikan sesuatu yg berbeda ataupun menciptakan usaha yg bisa berkembang..

  
Apa yg terjadi??? Kenyataannya adalah kita terlatih menerima apa yg ada dgn materi pelajaran yg dicekoki kedalam otak kita tanpa kita bersikap kritis mempertanyakan ini itu, dan hasilnya adalah menusia-manusia yg bisa hanya mengikuti apa yg ada dan tidak punya kemampuan untuk melihat sesuatu yg spesifik dari pelajaran standart yg diajarkan dibangku sekolah..
 
Maka usulan saya bagi sistem Pendidikan alternatif adalah:

1. PADATKAN ATAU PANGKAS SISTEM HAFALAN  MATERI PELAJARAN SETENGAHNYA DAN AJARKAN HANYA MATERI BAKU, seperti matematika, 

fisika, biologi, sejarah dan Bahasaserta agama baik di sekolah dasar,menengah dan umum.Pangkas 11 mata pelajaran di SLTP dan 17 mata pelajaran di SMU hanya setengahnya saja dan padatkan. Sementara sosiologi dipadatkan dgn Pancasila, geografi dgn Biologi, antropologi dgn Sejarah, kimia dipadatkan dgn Fisika dan disekolah Tinggi atau perguruan tinggi barulah dibentuk keilmuan yg spesifik berdasar disiplin keilmuan yg khusus.. Berdasar pengalaman saya dan banyak siswa lainnya bahwa apa yg diajarkan disekolah 80-90% dari materi tsb hilang dari memori otak dan malahan tidak ingat lagi semuanya selepas dia sekolah .. Jadi buat apa fokus pada sistem hafalan yg tidak efektif menciptakan manusia unggul???

 
Sistem hafalan hanya akan mencetak manusia-manusia teks book tanpa berani keluar outside of the box.. tidak ada kemampuan anak didik dalam bersikap kritis dan analitis kecuali hanya menyerap dan mencerna apa yg telah tertulis..
  
2. SISTEM KOMPETENSI BERDASAR NILAI MINIMUM DAN KEMAMPUAN DAYA SERAP MATA PELAJARAN DIGANTI DGN SISTEM KREATIF INOVASI BERDASAR KARYA CIPTA DAN KARYA TULIS ORISINIL .. Artinya anak didik tidak dinilai lagi berdasar nilai ulangan maupun nilai ujian Nasional, tetapi pada kemampuan mencipta, berkreasi dan berkarya sesuai dgn tugas dan buah pikirnya..    Sistem daya serap yg diuji dgn UAN Ujian Akhir nasional menurut analisa saya tidak akan efektif.. tidak akan berhasil.. tidak akan mampu juga tidak akan dapat mendorong siswa untuk berkarya dan mandiri dalam hidup.. artinya selepas dari sekolah dia tidak akan bisa menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri dgn hasil test tertulis nasional yg ada dalam ijazah nya seberapapun bagus nilai yg diperoleh. Dia dgn terpaksa mengandalkan pada selembar ijazah untuk memperoleh meja kerja diperusahaan dan instansi, bukannya menciptakan pekerjaan untuk diri sendiri.. Dan Negara dgn kondisi ekonomi dan anggaran yg defisit tidak mampu menyediakan bidang pekerjaan bagi lulusan-lulusan sekolah kita kecuali mereka lulusan itu menciptakan pekerjaan sendiri..
  
3. LEBIH DITEKANKAN PADA PENGEMBANGAN KETRAMPILAN KEDUA TANGAN yg artinya berdasar pada keahlian, pelatihan ketrampilan hidup(life skill) dan ketrampilan yg dibutuhkan dalam sebuah kawasan, misalkan disana ada sekolah umum dekat geografis pantai, barangkali bisa ditempa ketrampilan melaut, memahami mesin kapal, merakit perahu, pelatihan anak buah kapal, pelatihan rambu-rambu laut, mercusuar, sistem pendinginan ikan, sistem pemasaran ikan, pengalengan ikan, riset kelautan, riset mesin kapal, informatika kelautan, transportasi laut, eksplorasi laut  dll..Jika sekolah disana dekat geografis pertanian bisa diajarkan materi: cara menanam, jenis tanaman, pola tanam, sistem pengairan, pengembangan pertanian, jenis penyakit, sistem pemasaran pertanian, manajemen pertanian, pelatihan olah sawah, olah ladang dan membikin pupuk, riset pertanian dan perkebunan, informatika pertanian dsb. Jika Sekolah ada di daerah industri maka diajarkan materi pelatihan pekerjaan pabrik , cara kerja mesin, service mesin, sistem manajemen pabrik, sistem manajemen administrasi perusahaan, sistem perawatan (maintenance), informatika pabrik dan (design)penciptaan mesin baru atau (riset) pengembangan mesin dari yg ada ke yg lebih baik, penelitian dll. Jika ada sipusat kota, barangkali bisa diajarkan materi pelatihan sistem ekonomi bissniss, akunting, manajemen perusahaan, sistem pasar rakyat, pengolahan sampah, pengawasan lingkungan kota, kebersihan lingkungan (selokan, jalan,RT, RW, Kelurahan dll), sistem penerangan, elektronik, desain grafis, informatika komputerisasi dll.. Jadi lebih pada life skill berdasar geografis sekolah bukan lagi pada materi tertulis yg harus dihafal demi selembar ijazah lulus... Dan juga perlu penempaan kreatifitas karya dgn memperbanyak keterampilan tangan dan penciptaan produk apa saja sesuai dgn geografis Sekolah , yg jika disana banyak enceng gondok misalkan ,maka segala materi enceng gondok dikaryakan dgn segala fariasi, juga seandainya banyak terdapat tanah liat, sekolah bisa meminta anak didik mencipta segala hal dari bahan tsb, atau dan atau materi apa saja yg tersedia dikombinasikan satu sama lain dgn design dan kreasi yg diserahkan pada imajinasi murid.. misalkan besi dikombinasi dgn batu atau kayu atau tanah, kertas, logam, timah, perunggu,dll dll dlll yg tujuannya melatih dan menempa daya imajinasi, daya kreasi, daya kreativitas inovatif dan daya gerak motorik siswa termasuk sistem saraf kemauannya untuk berkarya.
 
4. PERLUNYA PENEMPAAN KARAKTER DAN DISIPLIN JUGA FISIKALIST .. Saya kira ini yg paling kita ngak punya yaitu kedisiplinan dan pembentukan karakter.. hampir semua bangsa yg unggul punya kedisiplinan tinggi sebut saja Jepang dan jerman, sedang America sudah sejak dari dulu mewajibkan rakyat disana untuk digembleng dibarak-barak militer.. saya kira kita bangsa ini, terutama anak didik perlu ditempa dibarak-barak Militer dalam hal penempaan kebiasaan baik sep bangun pagi, sembahyang teratur, makan teratur, tidur teratur, disiplin buang sampah, disiplin baris berbaris, disiplin antri , pelatihan fisik, kerjasama team work, kerjasama diskusi dll.. termasuk juga penempaan fisik seperti  Push up, situp, lari, loncat, berenang, angkat beban dll yg kesemuanya adalah bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan hidup.. Dan barak Militer adalah tempat yg paling tepat untuk itu dimana sistem disiplin militer dapat membuang jiwa malas dan rendah diri (imferiority compleks), termasuk akan terbangun jiwa keuletan, ketabahan, kejuangan dan semangat untuk fight(bersaing secara sehat). Saya usulkan tiap tahun diadakan minimal selama 1 minggu dalam satu tahun dimana materi pelajaran diajarkan dibarak-barak militer dgn guru-guru sekolah yg didatangkan artinya jika dia mulai dari SMP hingga SMU yg 6 thn jalan berarti telah 6 kali penempaan dibarak militer demi menciptakan masyarakat dan bangsa yg berdisiplin dan berkarakter.. atau opspek atau orientasi sekolah diserahkan pada barak militer untuk digodok karakternya.. ini lebih baik daripada diserahkan pada para senior pelajar yg malahan hasilnya kontraproduktif mis seperti kasus STPDN di Jatinangor yg penuh kekerasan fisik.
 
5. Sistematika dan metode berpikir..Ada hal fital sekali dan amat sangat penting tetapi malahan terlupakan dalam kurikulum sistem pendidikan kita yg mana materi ini dipandang tidak bermanfaat dan berbahaya juga rumit yaitu FILSAFAT FIKIR. Kita selama ini memandang filsafat adalah pekerjaan sia-sia dan membuang waktu belaka, sedang filsafat dipandang hanyalah pekerjaan lamunan dan penuh dgn ilusi mental belaka yg abstrak dan tidak konkret.. Padahal inilah senjata dari peradaban dunia, FILSAFAT ADALAH ALAT DAN JALAN TERBAIK UNTUK MENCAPAI RENAISSANCE PERADABAN.. FILSAFAT ADALAH CARA UNTUK MENCAPAI PENCERAHAN BERFIKIR.. Dan anehnya materi Pelajaran Filsafat tidak diajarkan secara terpisah dan dianggap Pancasila adalah pelajaran Filsafat.. Kenapa ???  Saya pastikan dan yakin sekali bahwa ketiadaan kemampuan berfikir sistem filsafatist-lah yg membikin bangsa ini tidak mampu berfikir mandiri dan orisinil.. Dalam Filsafat fikir terkandung materi LOGIKA, SILOGISME, DEDUKSI, INDUKSI, OBSERVASI, ANALISA, KAUSALITAS SEBAB AKIBAT, PERSAMAAN OBJEK MAUPUN PERBEDAAN, DIALEKTIKA, THESIS DAN ANTITESIS, EMPIRISME( SISTEM PENGALAMAN DAN KEJADIAN), PRAGMATISME( BERFIKIR PRAKTIS), RASIONALISME, KRITISISME, REALISME, IDEALISME, IDEOLOGI.. Kenapa hal-hal fital dan penting bagi kecerdasan dan kejeniusan ini tidak diajarkan dibangku sekolah??? Kenapa ???  Saya dgn ini meminta pada Dep Pendidikan Nasional untuk membentuk dan menyusun  serta menyiapkan guru bagi materi Filsafat pikir untuk diajarkan pada semua anak didik kita disekolah umum disebabkan urgen dan penting sekali materi ini dipahami dan dikuasai oleh pelajar-pelajar kita disekolah. Ketidakmampuan bangsa ini berfikir keluar dari kemelut adalah ketidakmampuan berfikir sistematis dan terpola.. Kegagalan kita selama ini adalah kegagalan mencipta, berkreasi dan berfikir.. maka tidak ada pilihan lain bahwa sistematika berfikir Filsafat adalah WAJIB DIKUASAI OLEH SEMUA PELAJAR-PELAJAR KITA!!!
 
Selamat Ulang Tahun RI yg ke 60. Merdeka ! 

"Akan tiba suatu masa datangnya gelombang anak muda yang melepaskan seluruh potensi energi dan kreatifitasnya untuk membangun masa depan Indonesia" (Soedjatmoko dalam Menjelajahi cakrawala, kumpulan karya visioner Soejatmoko, 1970-1987).

 

----------------

*) Sangkakala, A man From Minangkabau (anggota millist pakguruonline), tulisan tersebut diatas diambil dari archif massage mailinglist) 

 

Catatan :

Tangggapan/tambahan dari anggota mailinglist "pakguruonline" tentang artikel tersebut diatas dapat dilihat dengan mengklik url berikut :

 

1. Re- Sistem Pendidikan Revolusioner yg lebih menjanjikan.

2. Sistem Pendidikan Revolusioner yg lebih menjanjikan.

3. Re- Sistem Pendidikan Revolusioner yg lebih menjanjikan.

4. Re- Sistem Pendidikan Revolusioner yg lebih menjanjikan.

5. Fwd- re- Sistem Pendidikan Revolusioner yg lebih menjanjikan.

6. Re- Kekeliruan dan Kesalahan Teramat Fatal Dunia Pendidikan Indones

    


  


http://www.geocities.com/jipsumbar

http://jipdiknassumbar.cjb.net

   

Situs ini menampung sumbangan tulisan, berupa makalah, kajian, serta artikel dalam kerangka inovasi pendidikan. Silahkan kirim tulisan  anda kepada web master :

[email protected]
Jika pada browser Internet Explorer anda muncul pesan script error atau script debugging,  
klik disni

 

Hosted by www.Geocities.ws

1