[home] [pakguruonline] [siswaonline] [mailinglist pakguruonline] [al-haq]


 
PENGEMBANGAN SILABUS DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2004

 

I.   PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN KURIKULUM 2004

 

1. Berfokus pada siswa :

  • Orientasi Pembelajaran terfokus pada siswa.

  • Siswa sebagai subyek pembelajaran

  • Perbedaan dan kecepatan belajar siswa diperhatikan

2. Pembelajaran terpadu :

  • Pengelolaan pembelajaran dilakukan terpadu

  • Pembelajaran bermuara pada satu tujuan, mencapai standar kompetensi lulusan.

3. Peluang untuk melakukan pembelajaran secara individual

4. Belajar tuntas :

  • Mengacu kepada ketuntasan belajar.

  • Tuntas satu kompetensi dasar ke kompetensi dasar berikutnya.

5. Pemecahan masalah :

  • Mengacu pada aktivitas pemecahan masalah yang terjadi di masyarakat.

  • Pendekatan belajar kontekstual.

6. Pembelajaran berdasar pengalaman

  • Pembelajaran dilakukan melalui pengalaman tertentu untuk mencapai kemampuan dasar tertentu.

7. Peran Guru :

  • Peran guru tidak hanya sebagai instruktur tetapi juga sebagai fasilitator.

8. Dan lain-lain sesuai dengan perkembangan. 

  

II.  PENGERTIAN SILABUS

  

Silabus adalah penjabaran lebih lanjut dari standar kompetensi dasar dicapai siswa.

 

III. MANFAAT SILABUS

   

Silabus bermanfaat sebagai pedoman pengembangan pembelajaran lebih lanjut, mulai dari perencanaan, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan penilaian.

 

IV. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN SILABUS

  • Ilmiah, agar silabus yang dihasilkan valid

  • Memperhatikan perkembangan dan kebutuhan siswa, dari sisi cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajiannya.

  • Sistematis (mengikuti suatu prosedur tertentu).

  • Relevansi (keterkaitan, kesesuaian dengan kehidupan sehari-hari.

  • Konsistensi (keseluruhan komponen).

  • Kecakupan (cakupan materi memadai untuk mendukung tercapainya standar kompetensi).

V.   STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN SILABUS

 

1. Bagi sekolah yang mampu dapat menyusun silabus :

  • Secara mandiri atau bersama-sama dengan MGMP mata pelajaran sejenis atau antar mata pelajaran.

  • Berkoordinasi dengan pihak Kabupaten/Kota

2. Bagi sekolah yang belum mampu dapat :

  • Menggunakan model silabus yang disusun oleh sekolah lain atau pihak lainnya.

  • Menggunakan contoh yang telah disiapkan oleh Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

VI.  KOMPONEN SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN

 

VII. CONTOH SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN

  

  

PENULISAN KOMPETENSI DASAR :

Sesuai dengan standar kompetensi yang tercantum dalam Kurikulum 2004, Dokumen Standar Kompetensi per mata pelajaran.

   

PENULISAN MATERI POKOK/URAIAN MATERI :

  • Materi Pokok (MP) dikutip dari buku Kurikulum sesuai dengan kompetensi dasar.

  • Guru dapat menjabarkan MP menjadi Uraian Materi dengan tetap memperhatikan esensi (tingkat kepentingan) materi dimaksud dengan kompetensi yang harus dicapai siswa.

PERUMUSAN PENGALAMAN BELAJAR :

Rumusan pengalaman belajar menggambarkan aktivitas belajar yang dilakukan oleh siswa, metode yang digunakan dalam pembelajaran, interaksi siswa terhadap sumber belajar dan kecakapan hidup (life-skill) yang akan dikembangkan; dalam rangka mencapai kompetensi dasar, standar kompetensi baik di dalam dan di luar kelas.

  

MODUS PENGALAMAN BELAJAR

Kita belajar akan memperoleh :

  • 10 % dari apa yang kita baca.

  • 20 % dari apa yang kita dengar.

  • 30 % dari apa yang kita lihat.

  • 50 % dari apa yang kita lihat dan kita dengar.

  • 70 % dari apa yang kita katakan.

  • 90 % dari apa yang kita katakan dan kita lakukan.

Contoh kata kerja operasional pengalaman belajar :

 

  • Mendefenisikan
  • Menghitung
  • Membedakan
  • Menafsirkan
  • Menyimpulkan
  • mendemontrasikan
  • menceritakan
  • Menunjukkan
  • Menggambarkan
  • Mengidentifikasi
  • Menentukan
  • Menganalisis
  • Melafalkan
  • Mengdiagnosa

INDIKATOR :

Karakteristik, ciri-ciri, tanda-tanda, perbuatan, atau respon yang harus dapat dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik, untuk menunjukkan bahwa siswa ybs. telah mencapai KD tertentu.

 

PENYUSUNAN INDIKATOR :

  • Dikembangkan dari KD

  • Menggunakan kata kerja operasional dengan tingkat berfikir menegah dan tinggi

  • Tiap KD dijabarkan menjadi 3 (tiga) atau lebih indikator

  • Indikator yang ada dalam dokumen kurikulum harus dikembangkan kembali oleh guru yang dapat juga menjadi acuan/panduan/konstruk bagi guru dalam membuat indikator penilaian

  • Untuk non tes, dibuat dulu ciri-ciri (indikator) yang dijabarkan dari aspek yang akan diukur, misalnya minat, motivasi belajar, disiplin, kerjasama, dsb.

  • Dalam 1 semester, bisa dilakukan beberapa blok ujian sesuai rancangan guru yang harus diinformasikan kepada siswa.

  • Materi ujian dalam 1 blok terdiri atas beberapa KD yang memiliki kesamaan karakteristik.

EVALUASI BELAJAR :

Jenis tagihan :

  • Pekerjaan rumah

  • Ulangan harian

  • Unjuk kerja

  • Ujian blok

  • Portfolio

BENTUK INSTRUMEN :

  • Pilihan ganda

  • Uraian objektif

  • Benar-salah

  • Uraian non objektif

  • Performens

  • Menjodohkan

  • Jawaban singkat

  • Sebab akibat

  • Isian

  • Portfolio

PENETAPAN ALOKASI WAKTU :

Kriteria penetapan :

  • Kompleksitas

  • Frekuensi penggunaan

  • Banyak materi

  • Penting materi

ANALISA SUMBER BAHAN/ALAT :

  • Buku teks, buku kurikulum, jurnal, hasil penelitian, dokumen negara, penerbitan berkala (majalah, tabloid, koran, dsb)

  • Alat praktek, alat peraga

  • Bahan praktek
      

   


http://www.geocities.com/jipsumbar

http://jipdiknassumbar.cjb.net

  

Situs ini menampung sumbangan tulisan, berupa makalah, kajian, serta artikel dalam kerangka inovasi pendidikan. Silahkan kirim tulisan  anda kepada web master :

[email protected]
Jika pada browser Internet Explorer anda muncul pesan script error atau script debugging,  
klik disni


Hosted by www.Geocities.ws

1