|
Kepada
Yang
Tersayang
Semua
Muslimah di
Seluruh
Bagian Jagad Raya
Assalamu
‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ukhti
tersayang,
Surat
ini khusus buatmu saja.
Sebuah
ungkapan hati yang selama ini kupendam jauh didalam lubuk hati.
Ukhti,
Tahukah
engkau,
Ada
rasa hormat di diri ini, bahkan untuk sekedar menatap wajahmu.
Rasanya tak pantas untuk kulakukan itu, karena cahaya Ilahi yang
memancar itu terlalu kuat untuk dapat kupandang. Takut hati ini akan
getaran yang menyiksa .......
Ukhti
sayang,
Sejujurnya
....
Ada
semangat yang kau alirkan dalam hari-hariku lewat akhlaqmu yang
terkadang menyindir kelemahan dan keluh kesahku. Semangatmu
terkadang jauh diatas apa yang bisa dilakukan oleh diri ini.
Ukhti,
Bergetar
hati ini,
Setiap
namamu disebutkan, atau terpampang dalam sebuah susunan kegiatan
amal sholih. Seolah tak habis waktumu untuk korbankan sesuatu bagi
kemaslahatan ummat dan kaummu.
Bangga
itu menggelegak,
Ketika
dengan lancar kau lafadzkan ayat-ayat suci. Ketika namamu menjadi
referensi ilmu teman-teman sejawatmu.
Ukhti
sholihat,
Kusering
membayangkan,
Sambil
tersenyum ....
Beberapa
bocah kecil berlari riang di sekelilingmu. Bercanda bergelayutan di
kerudung panjangmu.
Tiba-tiba
seorang diantara mereka terjatuh, wajahnya meringis memegang
lututnya. Tangisnya hampir meledak, ketika dengan cepat tanganmu
membelai rambutnya yang tertutup jilbab merah muda berenda hasil
tanganmu. Sang anak lupa sakitnya, langsung meloncat riang dalam
dekapanmu, diiringi teriakan cemburu kakak-kakaknya. Secarik
senyuman sekejap menghiasi wajahmu.
Ukhti
pujaan,...
Kusering
mendamba,
Bercerita
tentang lelah diri ini berjuang dalam kalimatNya.
Dengan
seksama kau dengar, sambil merapikan beberapa baju taqwa hadiah dari
santri-santri binaanmu untukku.
Usaiku
bercerita, kau tatap diriku. Lirih tapi pasti kau utarakan janji
Allah kepada tentara-tentaranya. Lembut, kau marahi keluh kesah diri
ini.
Semangat
itu kembali hadir. Lemah itu telah kau buang entah kemana.
Yang
tinggal hanyalah aliran harapan untuk bertemu lagi nanti dalam
keabadian janji Allah.
Ukhti
sayang,
Izinkan
diri ini untuk tetap berdo’a pada Pemilikmu.
Izinkan
diri ini untuk tetap meminta pada Perancangmu.
Robbana
Hablana min Azwajina wa Dzuriyatina Qurrata ‘aiyun waj-alna lil
Muttaqiina Imama.
Amin
Ya Robbil ‘Alamin.
Ukhti,
Surat
ini kutulis untukmu,
Dan
hanya untukMu ...
|