Animated Gifs
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     
 Winnie The Pooh 2

YOUR  DREAM  IN  YOUR  HAND                                               WELCOME  TO  MY  SITE                                                    NYAYU  KHAIRUNNISA  FIDYATA                                                  ENJOY  MY  SITE                                               THANK  YOU  FOR  YOUR  VISITING

 

     HOME         BIOGRAPHY         FAMILY         ACTIVITIES         EDUCATION         GALLERY

 

 

 Flag Counter

 

 

  Contact me on :

 link
 link






    

 

 

 

 

 

 

          Lelaki Berjaket Merah 
                                            (secret love)
                                       
By: Nyayu Khairunnisa Fidyata
        
“Hoaaaaaaaaaaaaaaaappppppppppppppppppp………………………………………………………………….”
Menguap sambil menatap wajah ku di depan cermin yang mungkin, telah bosan dengan wajahku.
Wajahku yang kusam serta tubuh yang basah kuyup, membuat ku tertawa sendiri di depan cermin.
Tak disangka dan tak di duga-duga surga mimpi ku terputus di tengah jalan,karena ibu yang membangunkan ku dengan air sucinya.
             “Byuurrr……..”  
             begitu lah sebab nya Aku bisa tertawa sendiri seperti ini. Selagi aku berkaca,  ibu masih memanggilku.
             “al..solat…”
              Aku segera memantapkan langkah ku menuju  ke kamar mandi dan mengambil wudhu.
Kemudian solat berjamaah bersama keluarga ku. Ayah,Ibu,dan mika adikku yaitu adik terjengkel sedunia.Mungkin solat subuh berjamaah ini adalah solat berjamaah terakhirku bersama keluarga ku yang paling Aku cinta ini.Tapi Aku harap ini bukan lah yang terakhir.Aku tak tahu kapan ini akan terulang lagi.Entah satu bulan lagi atau satu tahun lagi ataupun tiga tahun lagi.Aku merasa ini adalah salat subuh jamaah yang terindah yang pernah aku rasa.Entah mengapa, solat subuh berjamaah kali ini sungguh mengharukan bagiku.
              Sehabis solat subuh Aku langsung mandi dan siap-siap berkemas,karena pada pukul 2 siang nanti Aku akan berangkat ke Madrasah Aliyah dimana Aku akan sekolah sekaligus tinggal disana untuk 3 tahun kedepan.Dapat dibilang,Aku adalah anak paling pemalas didunia.Disuruh ibu saja,Aku tidak mau apalagi bersih-bersih rumah,mencuci pakaian,ataupun menyetrika pakaian ku.Habis nya, setrika yang kami pakai adalah setrika arang,soak dan tua.idiihhh…ASTAGHFIGHULLAH Al…
              Aku menyadari,keluarga ku adalah salah satu keluarga yang dapat dibilang kurang mampu di kampung ini.Ayah ku, yang hanya seorang guru ngaji dirumah dan ibu ku seorang tukang sayur keliling.Setiap subuh pukul 3, ayah selalu membantu ibu mengambil sayur di pasar retail yang jarak nya 2 km dari rumahku.Ayah adalah orang yang agama nya kuat.Itulah sebab nya, Aku dan Mika telah di ajarkan sejak kecil memakai hijab, hingga sekarang Aku dan Mika masih menggunakan Hijab begitupun Ibu.Aku sangat bangga kepada Ayah ku.Dan adikku yang terjengkel itu,Mika. Walaupun begitu,Ia adalah anak terajin di keluaraga ini dibandingkan Aku.Aku dan Mika seperti Langit dan Bumi,Beda banget.
            
            Walaupun terlahir dari keluarga yang kurang mampu,tapi Aku merasa beruntung,mempunyai Ayah dan Ibu seperti itu.Terimakasih tuhan.Aku juga seneng banget karena Aku  dapat sekolah di Madrasah Aliyah itu. Berkat bantuan seorang dokter muda cantik yang bekerja di klinik di desa kami, akhirnya Aku dapat melanjutkan sekolahku ke jenjang berikut nya dan disekolah yang layak pula.Semua biaya serta pakaian sekolah ku di tanggung oleh nya,begitupun Mika.Ayah ku dapat mengenal dokter itu karena anak nya yang belajar mengaji  kepada ayahku.
              Madrasah Aliyah ini adalah pilihan ayah untukku. Madrasah Aliyah yang bertaraf Internasional ini jarak nya cukup jauh dari rumah ku,sekitar 10 km. MA Nurul Shadiqin ini memang MA yang cukup terkenal di kota ku,dengan sIstem asrama dan pendidikan agama yang kuat.Dan juga dengan biaya yang menakjubkan.Dan  Alhamdulillah, aku dapat melewati tahap demi tahap tes yang dilaksanakan disana,dan akhir nya aku dapat bersekolah disana.
              Tak terasa sudah 2 jam aku berkemas. Jam dinding yang terpampang dirumah ku telah menunjukkan pukul 8.Sekarang saat nya bagiku untuk pergi ke SMP ku untuk mengambil surat ijazahku. Dengan diantar ayah menggunakan ontel,akhirnya akupun tiba di  SMP ku.Ternyata, di Smp ku itu telah banyak teman-temanku yang juga sedangmenunggu ijazah nya.Satu persatu nama siswa di panggil dan dibagikan.Akhirnya tibalah giliranku dan akupun mendapat ijazahku.

     Sehabis pembagian ijazah, Aku berbincang-bincang dengan teman-teman terdekat ku sekalian mengucapkan selamat tinggal kepada mereka,Tia,sike,dan meta.Setelah beberapa lama bebincang akhirnya akupun mengucap selamat tinggal kepada teman-temanku itu.Tetesan air mata jatuh mengalir diantara kami.Sekarang telah menunjukkan pukul 10.30, Aku pun bergegas pulang ke rumah dengan berjalan kaki.Aku berjalan secepat mungkin,Karena Aku tak mau menghabiskan waktuku dijalan.Aku ingin hari-hari terakhirku dirumah Aku habiskan bersama Ibuku. Beruntung nya hari ini Ibu tidak berdagang sayur keliling.Dan Ibu rela tidak mendapat uang makan hari ini karena Aku.Dan Ibu bilang,Ibu masih punya tabungan nak.Aku sangat sayang kepada Ibu.
               Akhirnya Aku tiba juga dirumah.Aku pun langsung melepas sepatuku dan bergegas masuk kerumah.Menghabiskan  waktuku bersama Ibu dan ayah serta adikku.Sampai saat nya jam berdetak menunjukan pukul 1.Aku langsung bersiap-siap,mengumpulkan tas-tas ku yang akan dibawa dan segera aku mangganti pakaian ku.
              “Ayo yah,bu,sdah pukul 13.15 nih,nanti Aku telat lagi,”
              Dengan menyewa sebuah angkot kami pun pergi ke Madrasah Aliyah itu. Sekitar 30 menit, akhirnya Aku dan keluarga ku tiba di sana.Aku mencium Ibu dan ayah ku dan berpamitan minta restu untuk bersekolah,semoga aku diberi kemudahan daalm segala hal.amin.Tak lupa juga bercengkrama kepada adikku yang menjengkelkan itu.
             
               Setelah berpamitan akupun masuk kedalam asrama disekolah itu dengan muka yang memelas karena keberatan membawa tas yang aku bawa.Tibalah Aku dikamar ku 113.Telah terpampang namaku didepan pintu itu, SYAZA KHALISYA ALIFAH. Disaat Aku mulai membuka pintu dan masuk ke kamar ternyata dikamar itu telah ada 2 orang siswa.Dengan wajah tersenyum semringah, Aku pun menyapa mereka dan berkenalan.Mereka adalah kakak-kakak kelas ku , yang satu bernama Gita dan yang satunya lagi bernama Fira.Kak Gita sekarang menduduki bangku 12 sedangkan kak Fira menduduki bangku 11.Didalam sekamar memang hanya ada 3 orang.Satu kelas 10,satu kelas 11,dan satu lagi kelas 12.
               Kemudian Aku mulai membereskan tas ku dan merapikan pakaian ku lalu meletakkan nya ke dalam lemari yang telah disediakan oleh sekolah.Keesokan hari nya Aku memulai hariku untuk sekolah. Hari pertama sekolah adalah hari yang ku tunggu-tunggu, tapi sayang nya aku telat.Bangun tidur aja pukul setengah tujuh, belum mandi berpakaian seragam,terus sarapan ke kantin dan akhirnya aku mulai berangkat kesekolah pukul 07.15.
              “telat 15 menit nih,” ujar ku
               Akhirnya tibalah Aku didepan kelas ku, kelas 10 mawar.Untung nya,  saat Aku masuk kelas belum ada guru di dalam kelas ku.Aku pun merasa sedikit lega.Lalu Aku mulai mencari tempat duduk,mungkin tempat dudukku itu adalah tempat duduk sisa.Aku mendapati tempat duduk paling ujung dan sial nya yang duduk di sebelah ku itu adalah laki-laki. Terpaksa Aku duduk di sebelah nya, habis nya tidak ada satupun lagi tempat duduk yang kosong.
                Aku merasa sedikit malu duduk di sebelah laki-laki itu dan sedikit agak risih.Karena sebelum-sebelum nya Aku tidak pernah duduk di sebelah teman laki-laki.Sebenar nya Aku ingin mengajaknya berkenalan,tapi entah mengapa Aku merasa malu.Tiba-tiba ibu guru masuk ke kelas kami .Ibu mempernalkan namanya dan kemudian menyuruh kami memperkenalkan diri satu per satu.

              Tibalah saat nya Aku memperkenalkan diriku dan setelah Aku selesai kemudian giliran laki-laki disebelahku itu.Inilah yang ku tunggu-tunggu.
             “Perkenalkan  namaku  Faugi ferdiansyah,kalian bisa memanggilku Faugi atau ugi’ atau
               ferdi.Terimakasih,”
              Begitu bahagia nya diriku kali ini dapat mengetahui namanya.Aduuhh ada apa ini dengan diriku…?? Rasa nya seneng banget. Ugi’..Ugi’..Ugi’…kata-kata itu saja yang selalu hinggap di pikiranku.Aku tak tahu apa yang Aku rasakan saat ini. Apakah ini yang nama nya Jatuh Cinta? Aku tak tahu,karena sebelum nya Aku tak pernah mengenal apa itu artinya cinta.Baru kali ini Aku melihat hati ku senang banget.Mungkin ini lah cinta,yang Aku dapat rasakan di masa-masa putih abu-abu.
             
              Tak terasa sudah 4 bulan Aku tinggal di asrama.Di sana,Aku menjalani hari-hariku dengan baik.Sekarang Aku sudah mengenal sangat dekat kakak-kakak kelas yang ada dikamarku bahkan Aku juga sudah sangat begitu kenal dengan teman-teman setingkat ku.Tiap hari Aku di bekali ilmu dari sekolah,dan semua guru sudah tak asing lagi bagi ku.Seluruh isi sekolah pun telah ku ketahui.Dan tidak lupa Ugi’, Aku telah mengenal nya cukup dekat.Sampai-sampai Aku tahu apa saja yang dia punya dan dia selalu pakai,yaitu gelang kuning yang sangat keren bagi nya.Setiap hari kami selalu belajar bareng,memecahkan masalah bersama,tapi yang Aku pikirkan,mungkin dia hanya menganggap ku biasa saja tanpa ada perasaan sedikitpun.Tidak seperti yang Aku rasakan kepada nya.
             Dan baru-baru ini Ugi’ juga bercerita kepadaku bahwa dia menyukai seseorang di sekolah ini.Sungguh remuk hati ku hancur berkeping-keping mendengar curhatan nya itu.Tapi aku terus berusaha untuk menguat kan hati ku untuk mendengar kan segala curhatan-curhatan nya itu.
             Tetapi di balik itu, setiap hari sepulang sekolah aku selalu menemukan beberapa surat,bahkan terkadang kado di depan pintu kamar ku dari penggemar rahasia ku.Aku tak tahu siapa dia.Begitu aneh pikirku,setiap hari pasti ku temukan didepan pintu kamarku.Setiap hari juga Aku berusaha untuk mengetahui siapa dia.Dan pada suatu hari Aku mencoba untuk mencari tahu siapa penggemar rahasia ku itu.
            Setelah Aku intai beberapa hari,akhirnya Aku sedikit mengetahui siapa penggemar rahasia itu.Laki-laki yang mengenakan jaket merah misterius itu tertangkap tanpa sengaja oleh mataku  meletakkan surat di depan pintu kamar ku.Tapi Aku tak tahu secara pasti siapa dia dan bagaimana wajah nya.Hal ini membuat ku semakin penasaran.Hari berganti bulan,bulan berganti tahun,surat yang kuterima sudah sangat banyak.Semakin hari surat yang ada di dalam laciku bertambah sangat banyak.
            Tak terasa 3 tahun sudah Aku menuntut ilmu di sekolah tercintaku itu,dan 2 bulan lagi Aku akan melewati graduation.Dimana hari terakhir Aku dan teman-teman ku untuk bersekolah.Semua kurasa tak sia-sia,di  sekolah ku itu Aku telah bisa menghapal seluruh isi Al-qur’an.Apa yang di harap kan oleh ayah ku, tak  mengecewakan.Betapa senang hati ku bisa mengabulkan semua harapan orang tua ku.
            Sejak beberapa bulan Aku mulai masuk sekolah sampai sekarang,yang masih menjadi  sebuah tanda tanya besar bagi ku adalah siapakah lelaki berjaket merah itu?apakah ini akan terus menjadi  tanda tanya besar bagiku sepanjang hidupku? Ini adalah sebuah hal yang membuat ku penasaran selama tiga  tahun Aku bersekolah di  MA ini. Aku harus mencari tahu siapa dia.
           “Al….??!!”
           Aku langsung terbangun dari lamunanku.Ternyata itu adalah suara Gita temanku yang memanggilku dari lantai bawah.Dia mengajakku untuk latihan persiapan graduation yang akan di gelar 3 hari lagi.Aku dan teman-temanku menikmati hari-hari terakhir di sekolah.Canda tawa sedih senang suka duka,itu lah yang akan ku rindukan nanti.
             Inilah hari terakhirku di sekolah,Hari Graduation.Di dalam benakku masih ada suatu hal yang mengganjal,Lelaki berjaket merah.Tapi Aku mencoba melupakan hal ini.Aku menikmati hari ini, dimana Aku dapat bertemu orang tua ku yang selama 3 tahun belakangan ini jarang sekali bertemu.Sangat senang sekali rasa nya hati ini dapat bertemu mereka.Dan ketika Aku berjabat tangan dengan teman-teman ku,tanpa sengaja Aku melihat lelaki berjaket merah berdiri tegak di depan pintu masuk Gedung sekolah kami membelakangi ku.
               Aku pun langsung menghampirinya. Sekitar 10 meter cukup dekat dari nya,Aku pun menatap nya dengan tajam.Aku tak tahu,entah dia mengetahui ku ada di belakang nya atau tidak.Rasa nya aku ingin memanggil nya dan bertanya kepada nya.Aku terus menatapi dirinya  yang membelakangi ku.Pada saat  Aku terus menatap nya,Aku melihat sebuah gelang berwarna kuning terpasang di pergelangan tangan nya.Secara tiba-tiba ia membalikkan badannya dan aku sungguh terkejut  bahwa ternyata dialah penggemar rahasia ku selama ini.

 

 

   

    ©Nyayu Khairunnisa Fidyata 2013. All rights reserved