Kenapa Pilih IPA

Kenapa pilih IPA? Kenapa ya..... Kasih tau gak ya???? (kasih tau la....) Kasih tau deh. Anak-anak kelas 10 mungkin sudah merasa bingung untuk memilih jurusan antara IPA dan IPS. Sebenarnya apa yang membedakan antara kedua jurusan ini? Mungkin artikel saya ini bisa membantu para teman-teman yang kebingungan.
Anak IPA = Absolute, anak IPS = Flexible. Pernyataan itu sebenarnya bisa dikatakan benar. Anak IPA cenderung ingin menemukan dan berkreasi tentang sesuatu yang absolute, tidak bisa ditolak. Kalau hasilnya 1 ya 1 terus, terusan, gak bakalan berubah. Nah, kalau anak IPS ditanya 1 masalah, bisa keluar ribuan jawaban malahan. Ya, masuk akal sih, selama pembahasannya masalah sosial, yang memang sumber permasalahan dan pembahasannya bisa lebih dari 1 sih gak masalah juga.
Mau anak IPS atau anak IPA sama-sama butuh analisis. Tapi yang membedakannya hanyalah kalau anak IPA analisisnya mengarah ke pemecahan masalah yang absolute. Namun IPS ya memecahkan masalah yang menyangkut sosial (bukan menyangkut di pohon, itu sih masalah IPA, gravitasi) hahahaha!!!!! OOOooppsss.
Sebenarnya IPA dan IPS sama-sama bagus. Tergantung ke interest nya itu ke arah apa sekarang. Kalau senang membahas masalah sosial dan politik, sosial bisa jadi pilihan yang baik. Tapi, kalau suka untuk membahas dan membongkar rahasia alam, IPA sangat cocok.
Tapi, pasti teman-teman pembaca sekalian berpikir, apa hubungannya judul artikel ini dengan isinya. Isinya kok terasa seimbang ke kedua sisi. Datang judulnya berat ke IPA. Hehehe...... Emang gak ada HUBUNGANNYA. Sebenarnya, cuma mau ngomongin kalau penulis sekaligus moderator ini mau memberikan pernyataan kalau penulis mau masuk kelas IPA. Soalnya interestnya juga ke IPA, meskipun pintar di Business Studies, tapi IPA tetap jadi pilihan. Kan, setiap orang bisa jadi pebisnis.
See you in the next articles!