 |
| Info Teknologi |
Dalam 16 Bulan
Pengguna Wireless Internet di Jepang Capai 10 Juta User
Reporter: Sigit Widodo
detikcom - Jakarta, Hanya dalam 16 bulan sejak diperkenalkan wireless internet di Jepang,
akhir Mei 2000 penggunanya sudah mencapai angka 10 juta. Demikian diberitakan The
Associated Press Senin (22/5/2000).
Pasar ponsel di negara Doraemon itu saat ini dibanjiri permintaan ponsel-ponsel yang dapat
digunakan untuk web-browsing and fungsi email. Menurut seorang analis tren, Jepang akan
segera mengejar ketertinggalannya di bidang internet dari Amerika Serikat.
Walaupun persentase pengguna internet di Jepang baru mencapai sepertiga Amerika Serikat,
namun ponsel yang akrab dengan internet menawarkan akses yang lebih murah dan
menyenangkan.
Menurut harian Yomiuri perusahaan ponsel di Jepang memiliki 9,84 pelanggan hingga akhir
minggu lalu. Dengan angka penjualan internet handsets yang sangat besar, angkanya
diperkirakan di atas 10 juta pada akhir Mei 2000.
Operator ponsel terbesar di Jepang, NTT DoCoMo, memulai booming internet nirkabel pada
Februari 1999 dengan memperkenalkan handset "I-mode". Handset itu dilengkapi
dengan layar kristal cair yang didesain untuk mengakses web dan memainkan video game.
NTT DoCoMo berhasil menjual ponsel jenis ini lebih dari 6 juta buah sejak diluncurkan.
Manurut hasil penelitian konsultan media Access Media International Februari 2000 lalu, 11
persen rumah di jepang terkoneksi ke internet. Ini masih sangat rendah dibandingkan
Amerika Serikat yang 37 persen rumah tangganya terkoneksi ke internet.
Rendahnya angka tersebut disebabkan relatif kecilnya komputer yang dimiliki rumah tangga
di Jepang dibandingkan Amerika Serikat. Namun menurut penelitian Universitas Tokyo bulan
ini, seperempat orang Jepang memiliki akses ke internet. Ini karena jumlah mobile internet
yang terus membengkak.
Peningkatan ini juga disebabkan kualitas jaringan ponsel yang sangat baik di negara
"saudara tua" kita itu. Di Jepang transmisi data melalui jaringan ponsel sudah
bisa mencapai di atas 1 Mbps. Bandingkan dengan kualitas jaringan di Indonesia yang hanya
bisa mencapai 9,6 kbps.
Jadi jangan heran kalau di negara itu jumlah pengguna wireless internet meningkat pesat.
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |