 |
| Kehidupan |
Persahabatan dan Cinta
Ngomongin masalah persahabatan dan cinta
adalah sesuatu yang mengasyikkan. Apa yang akan saya utarakan disini adalah pengalaman
pribadi yang insyaallah tidak bermaksud menggurui atau membuka sesuatu yang mestinya
dirahasiakan.
Persahabatan buat saya adalah suatu hubungan antar teman dimana rasa kecocokan ada
disini, dalam hal ini kita dapat curhat kalau mempunyai masalah atau apalah yang itu semua
bisa mengurangi beban pikiran kita. Kadang suatu persahabatan itu tidak harus dengan cewek
saja atau cowok saja, semua itu bisa menjadi sahabat kita. Dalam persahabatan kita bisa
bebas menyampaikan hal-hal yang mungkin itu tidak bisa tersampaikan kalau kita berhadapan
dengan orang tua kita misalnya.
Dan Cinta buat saya adalah sesuatu yang membuat hati kita menjadi senang, sedih,
menangis dan tertawa, karena begitulah yang saya rasakan. Apalagi saat first love minta
ampun serasa dunia ini bagaimana gitu, yah mungkin kalau dibayangin rasanya kita pinginnya
ketemu terus, kangen terus, yah pokoknya terus dan terussss deh ......
Antara Persahabatan dan Cinta sebenarnya punya korelasi meski keduanya ada batas
perbedaannya. Buat saya sebelum kita mencintai seseorang, pasti kita ingin deket dulu
entah itu pingin tahu sifatnya, kesukaannya atau yang lainnya. Yang jelas dengan kita
sudah mengenalnya lebih dalam diharapkan hal-hal yang mungkin ada perbedaan satu dengan
yang lainnya dapat kita pahami. Karena kita tahu untuk menyatukan dua hati yang tadinya
belum saling mengenal adalah sesuatu yang tidak mudah, memerlukan banyak sekali
penyesuaian-penyesuaian yang kadang dalam penyesuaian tersebut kita merasa tidak dapat
memenuhi.
Nah disinilah biasanya kita berusaha untuk bisa menyesuaikan agar apa yang kita
harapkan dapat tercapai, itu sih teorinya, tetapi tidak semudah itu bukan !!, kita butuh
perjuangan, pengorbanan dan kesabaran. Penyesuaian-penyesuaian ini memberikan dorongan
yang begitu kuat, sehingga seakan-akan apa yang kita lakukan seharian penuh tidak terasa
lelahnya, itulah Cinta !!! ......
Pengalaman Pribadi.
Aku merasakan hal ini dua atau tiga tahun yang lalu, sewaktu aku
bersilatuhami ke desa Nenekku di daerah Jawa Tengah tepatnya saat Iduel Fitri. Saat itu
aku mau pulang ke Surabaya persis ketika aku keluar halaman rumah aku berpapasan dengan
gadis cantik mengenakan baju merah bawahan hitam dengan bibir merah merekah, mata menatap
penuh pesona gadis itu tersenyum dengan manisnya kepadaku.
Gadis itu mempunyai inisial nama IP, ya .... ya .... ya .... ternyata lewat
tatapan mata dan senyumannya itu aku merasakan desiran yang teramat indah di dalam hatiku
dan secara reflek aku langsung meminta alamatnya, karena aku tergesa-gesa untuk
segera balik ke Surabaya. Dari pertemuan yang teramat singkat itulah ada sesuatu yang lain
dihatiku dan aku baru tahu kalau dia bekerja di salah satu perusahaan penerbangan nasional
di Jakarta. Sesampainya aku di Surabaya keesokan harinya aku mendapat telpon dari dia,
betapa terkejut dan senangnya hati ini ternyata apa yang saya harapkan
sedikit demi sedikit mulai terajut. Sampai akhirnya hubunganku terjalin intensif lewat
surat.
Hari-hari berlalu begitu cepatnya tak terasa aku sudah dua tahun mengenalnya,
sampai tiba saatnya ketika dia transit di Surabaya, aku sempatkan mengajak dia mampir ke
rumah orang tuaku, dan pertemuanku berlanjut terus sampai di Blora tempat asal dia sebelum
pindah ke Jakarta.
Indah memang pertemuan itu, aku berharap kelak Tuhan dapat menyatukanku dengan
Dia, tetapi sebagai manusia biasa kita tidak dapat mendahuluinya bukan, kita hanya bisa
berusaha dan berdoa pada-NYA.
Dan sampai pada akhirnya aku sempatkan mampir di tempat kost dia di Jakarta, semua
itu terlewati dengan indahnya. Tetapi dalam perjalanan itu semua bukannya
tanpa halangan aku kadang merasa ingin marah padanya tetapi aku tidak bisa karena dengan
setulusnya aku teramat sayang padanya, ya itulah anak muda yang kata syair dari lagu
Melly dan Ari Lasso " Kita masih muda dalam mengambil keputusan, kalau mungkin
mulutku masih berbicara adakah kita dapat menyatu kembali ". Seperti
lirik tersebut bukan berarti aku tanpa hubungan lagi dengannya aku tetap menjalin
komunikasi sampai entah kapan Tuhan mendengar pintaku, kalau mungkin aku dapat
dipersatukan atau ada seseorang yang dapat mengisi relung hati ini dengan cahaya kesejukan
semoga ........ |
|
Yang Berkaitan
|
|
 |
 |
|
 |