 |
| Info Intim |
Wanita Masturbasi untuk Orgasme
Wanita yang aktif secara seksual akan mengalami orgasme pada berbagai taraf usia.
Kebanyakan wanita mengalami puncak kenikmatan seksual menjelang usia dua puluhan atau
sampai tiga puluhan, demikian hasil penelitian yang dilakukan DR Alfred C Kinsey di
Amerika.
Dalam penelitian Kinsey tersebut juga dibuktikan bahwa masturbasi adalah pendekatan
pertama wanita untuk mendapatkan kenikmatan orgasmenya, dimana prosentasinya mencapai 50%
dari seluruh responden. Sedangkan untuk mendapatkan rangsangan birahi, 34% dari responden
melakukan percumbuan untuk mendapatkan kenikmatan rangsangan itu.
Jika melihat dari usianya, sebenarnya rangsangan seksual atau birahi itu dimulai sejak
masih remaja. Terbukti dari riset yang menyatakan jenis penyaluran birahi berbeda sesuai
dengan taraf usia. Masturbasi menempati urutan pertama pada kisaran dilakukan 50% oleh
wanita dalam kisaran umur 13-20 tahun. Kemudian dari usia 20-35 tahun, 80% wanita lebih
memilih melakukan hubungan seksual sebagai penyaluran rangsangan seksualnya. Namun
kecenderungan itu berubah pada saat usia sang wanita menjelang 40 tahun, sampai dengan 60%
memilih untuk kembali melakukan masturbasi secara tetap.
Bicara tentang masturbasi, pada prinsipnya adalah sebuah tindakan yang berfungsi sebagai
cara merangsang alat kelamin dengan tangan atau benda lainnya untuk mendapat suatu taraf
orgasme. Pada umumnya masturbasi menyangkut rangsangan dan pemuasan diri sendiri, walaupun
demikian masturbasi lumrah dilakukan oleh dua orang dalam kapasitas hubungan heteroseksual
atau homoseksual.
Kinsey dalam penelitiannya seperti dikutip dari buku Woman`s Body, mengatakan bahwa
minimal 1 dari 6 wanita pernah melakukan masturbasi paling sedikit satu kali sepanjang
perjalanan hidupnya. Dan kebanyakan dari para wanita menganggap msaturbasi adalah cara
yang paling cepat dan langsung untuk mendatangkan kenikmatan orgasme.
Dari para pria dan wanita yang melakukan masturbasi kebanyakan mengakui bahwa melakukan
itu akan membawa suatu perasaan kenikmatan tersendiri. "Masturbasi itu bukan saja
membebaskan seseorang dari ketegangan akibat penderitaan ketidakpuasaan melakukan hubungan
seksual atau tidak adanya pasangan untuk melakukan hubungan itu," ujar seorang wanita
karir yang meminta dirahasiakan identitasnya. Disamping itu ia juga mengakui bahwa
masturbasi sekaligus sebagai proses pembelajaran yang akan membimbingnya untuk mengetahui
kepuasan seksual yang lebih besar jika berhadapan dengan pasangannya kelak.
Jika dibandingkan dengan kaum pria jelas mereka lebih banyak mengalami orgasme dan reaksi
maksimal dari sebuah hubungan seksual. Namun kemampuan pria melakukan orgasme dan hubungan
seksual dengan multiple orgasm berbanding terbalik dengan pertambahan usianya. Artinya
semakin usia para pria maka kemungkinan mengalami orgasme ganda semakin berkurang.
Sedangkan wanita memiliki perbandingan yang searah atau berkorelasi positif. Seiring
dengan pertambahan umur maka gelora itu semakin besar dan kemampuan orgasme atau
memberikan reaksi maksimal hubungan seksual pun semakin besar. Jadi sepertinya ungkapan
wanita makin tua makin loyo, siap diruntuhkan, bukankah begitu? (dr/nk)
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |