 |
| Info Sehat |
Kontroversi Vitamin C, Mana Yang Benar?
England, UK - (Berbagai sumber)
Vitamin C ini memang sering membuat berita. Penelitian yang satu menyebutkan bahwa
suplemen vit C bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Sementara yang lain, menyebutkan
bahwa suplemen ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Bingung, kan?
Memang begitulah faktanya. Penelitian terbaru yang dilakukan
Rumah Sakit Glenfield di Leicester, misalnya. Pengamatan dilakukan terhadap 40 orang
berusia 60-80 tahun. Responden diberi 250 mg kapsul vit C, 2 kali sehari selama 3 bulan.
Hasilnya? Para peneliti mencatat adanya penurunan tekanan darah, tapi pada angka
systolik-nya (angka teratas) saja. Tidak pada angka diastolic (angka terendah). Demikian
penelitian yang juga diterbitkan Journal of Hypertension, Edisi Mei 2000 .
Karena itu peneliti senior dari University of Leicester, England, menyebutkan bahwa dosis
500 mg per hari terlalu besar untuk konsumsi orang dewasa. Penelitian ini juga didukung
oleh 2 penelitian yang dilakukan Boston University Shool of Medicine.
Jadi, para peneliti kemudian merekomendasikan penggunaan optimal vit C sekitar 60 mg per
hari. Institute of Medicine, US, merekomendasikan sampai 75 mg per hari untuk wanita dan
90 mg perhari untuk pria. American Dietary Association (ADA), menyebutkan bahwa 8 ons
juice jeruk setara dengan 97 mg vit C.
Penelitian terbaru lainnya yang dilakukan the University of
Shouthern California yang dipresentasikan pada pertemuan American Hearth Association,
menyebutkan bahwa konsumsi vit C dengan dosis 500 mg bisa mempertebal dinding arteri
darah. Sehingga bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke
Jadi? Seperti diungkapkan ADA, strategi nutrisi terbaik untuk mencapai kesehatan optimal
dan menurunkan risiko terkena penyakit, adalah dengan mengkonsumsi makanan secukupnya dan
berasal dari berbagai jenis makanan yang dianjurkan para ahli gizi.
Vitamin dan mineral yang bersumber dari suplemen tampaknya kurang efektif. Seperti yang
disebutkan, Martin D Fotherby, MD., bahwa vit C yang berasal dari makanan seimbang lebih
baik dari vit C yang berasal dari kapsul(suplemen). (berbagai sumber/susandijani)
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |