 |
| Info Obat |
Vaksin Anti-AIDS Segera Diproduksi
Washington - 20 May 00 06:03 WIB (Astaga.com)
Dengan menggunakan teknologi yang menggunakan sejenis bakteri, para peneliti mengatakan
pada Jumat (19/5) bahwa mereka sedang menuju penemuan vaksin AIDS yang dimasukkan ke tubuh
pasien dengan cara oral (diminum). Mereka berharap harga obat yang akan segera diproduksi
bisa dijangkau masyarakat luas, dan akan digunakan terutama untuk program perang terhadap
AIDS di Afrika, tempat 70 persen kasus infeksi HIV terjadi.
Organisasi Inisiatif Vaksin AIDS Internasional (IAVI) mendanai penelitian yang dilakukan
Institut Virologi Manusia (IHV) di Baltimore. IHV didirikan oleh Dr. Robert Gallo, satu
dari ilmuwan yang turut menemukan HIV.
Vaksin itu dikembangkan atas penemuan Andrew McMichael dan rekan-rekannya dari Universitas
Oxford. Mereka menemukan sekelompok kecil wanita tuna susila (WTS) Kenya, yang hampir
setiap saat "menggauli resiko terkena AIDS", tetapi tidak terinfeksi HIV.
McMichael lalu berhipotesa bahwa terdapat sistem kekebalan khusus dalam tubuh para penjaja
cinta itu yang menyebabkan kekebalan mereka dan mungkin bisa digunakan untuk mengembangkan
sejenis vaksin anti-AIDS. Ia lalu menemukan bahwa ada resistensi yang kuat dalam tubuh
wanita-wanita itu karena bekerjanya sel bernama cytotoxic T-lymphocytes (CTLs).
CTLs untuk keperluan pembuatan vaksin diambil dari masyarakat bagian timur Afrika, kata
Dr. Wayne Koff dari IAVI. (reuters/iilo djeer)
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |