 |
| Info Intim |
Ukuran dan Bentuk Payudara
Payudara mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda tergantung pada jumlah jaringan
lemak yang terdapat di dalamnya. Ukuran dan bentuk payudara seseorang umumnya digambarkan
berdasarkan klasifikasi industri pakaian dalam.
Sebelum Perang Dunia I, payudara wanita dimasukkan ke dalam korset sehelai kain lainnya.
Cikal bakal bra dengan dua kap sekarang dirancang oleh seorang wanita bernama Caresse
Crosby. Ia menjual hak paten konsepnya ini dua saputangan yang dijahit menjadi satu
dengan tali pita yang ditempelkan tahun 1913, dan awal bisnis pakaian dalam dengan
omset milyaran dolar sekarang pun lahir. Bra tipis Caresse dengan perlahan berkembang
menjadi pakaian dalam yang lebih ketat. Pabrik bra (yang dijalankan pria) mulai menjahit
bra menjadi korset, dengan demikian mengikat pakaian wanita itu lebih ketat. Hal ini
berkembang dengan perlahan menjadi bra runcing pada tahun 1950an.
Bra saat ini lebih fungsional dan enak dipakai. Pakaian ini menopang payudara sambil
"membantu" sosok wanita agar sesuai dengan norma-norma masyarakat sekarang ini.
Pabrik bra telah mengajukan penamaan untuk memungkinkan standarisasi produknya. Ukuran
dada ditentukan dengan mengukur diameter kerangka tulang rusuk di bawah payudara dan
menambahkan 5. Ukuran cup ditentukan dengan mengukur volume payudara, dan ditunjukkan
dengan huruf-huruf pertama dari alfabet.
Klasifikasi payudara dan bra ialah sebagai berikut (dari yang terkecil hingga yang
terbesar): A, B, C, D, dan DD (juga dikenal sebagai Dua D atau kadang-kadang disebut E).
Meskipun kurang umum, ukuran cup yang lebih besar F, G, H (dan lebih besar) juga ada.
Ukuran bra yang paling besar ini sering diperlukan oleh wanita yang mempunyai payudara
yang sangat besar, atau wanita yang ukurannya makin besar karena hamil dan menyusui. Bra
latihan bagi anak perempuan yang sedang berkembang juga ada dan lebih kecil daripada cup
A. Ini kadang-kadang disebut AA (dua A).
Payudara biasanya asimetris, berarti payudara yang satu bisa berbeda ukuran dan bentuk
dibandingkan dengan payudaranya yang satunya lagi. Yang menarik, payudara sebelah kiri
wanita biasanya sedikit lebih besar ketimbang payudara kanannya, walaupun ini hanya suatu
generalisasi. (Juga sangat umum terjadi bahwa pria mempunyai satu testis yang berbeda
ukuran atau bentuknya dibandingkan yang satu lagi.)
Puting yang masuk ke dalam juga sering terjadi dan bukan merupakan suatu masalah kecuali
kalau hal ini sampai menyebabkan kesulitan saat menyusui. Kap puting khusus dapat
dipergunakan untuk membantu selama menyusui. Puting yang sebelumnya tidak masuk ke dalam
tetapi kemudian masuk ke dalam merupakan tanda peringatan kemungkinan terjadinya kanker
payudara dan untuk itu anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan
pemeriksaan yang teliti dan diagnosa yang tepat.
Rambut pada puting juga merupakan hal yang umum bagi beberapa wanita, dan biasanya bukan
merupakan hal yang abnormal. Pada wanita ini, beberapa helai rambut hitam lurus tumbuh
dari bagian luar areola. Kadang-kadang, jumlah rambut puting ini sangat banyak (dan
biasanya dikaitkan dengan makin banyaknya rambut tubuh secara keseluruhan).
Kalau terdapat rambut berlebihan pada wanita, hal ini disebut hirsuitisme. Hirsuitisme
biasanya terjadi karena pengaruh hormon dan hal ini jarang terjadi. Tapi hal ini harus
diwaspadai karena perubahan tersebut seringkali disebabkan oleh tumor yang mempengaruhi
hormon. Oleh karena itu, rambut yang tumbuh berlebihan sebaiknya dibicarakan dengan dokter
keluarga anda.
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |