 |
| Info Teknologi |
Deteksi 100 Juta Ranjau Darat Gunakan Gelombang Suara
Atlanta - 03 Jun 00 16:21 WIB - (Associated Press)
Untuk menghindari jatuh korban, deteksi ranjau akan menggunakan gelombang suara. Karena
seringkali alarm berdetektor radar atau sensor baja, tidak bisa membedakan ranjau atau
bebatuan biasa.
Sekitar 100 juta ranjau darat masih tertanam di bekas perang seluruh dunia
Dalam pertemuan tahunan Acoustical Society of America ke- 139 di Atlanta, Jumat
atau Sabtu (3/6) waktu Indonesia, Profesor Waymondd Scott dan tim dari Georgia Institute
of Technology memaparkan sistem getar tanah untuk deteksi semua jenis ranjau.
Sistem itu telah dicoba di laboratorium. Namun Scott masih memerlukan uji lapangan untuk
memahami secara detail. Terutama interaksi gelombang suara dengan ranjau. Itu merupakan
cara terbaik untuk membentuk sensor yang berbeda.
Sedangkan sistem yang dipergunakan saat ini adalah memasukkan radar kedalam tanah tanpa
membedakan ranjau atau batu biasa. Detektor baja lebih parah lagi. Setiap kali menemukan
sesuatu dari besi, alarm otomatis akan berbunyi.
Karena itu, pakar mekanik dan listrik di Georgia Technology akan menguji sistem,
menggunakan penggoncang elektrodinamik. Berupa kontak langsung dengan tanah untuk
menciptakan gelombang suara yang bisa diukur. Ketika gelombang merambat di tanah, ukuran
radar segera berubah ketika membentur ranjau.
Scott memprediksikan, versi komersial dari piranti ini baru akan tersedia sekitar 5-10
tahun lagi.
Temuan itu diharapkan akan membantu pembersihan ranjau darat di dunia. Menurut data PBB
dan Palang Merah Internasional, masih ada sekitar 100 juta ranjau darat yang terkubur di
daerah bekas perang di seluruh dunia. Sedangkan korban meninggal akibat ranjau mencapai 26
ribu. (fransisca r.susanti)
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |