 |
| Info Gaya Hidup |
|
Tujuan Hubungan di Internet:
Pria Seks, Wanita Hubungan Tulus
Reporter: Sara Imban
detikcom - Jakarta, Para wanita pernah bingung kenapa kekasih atau suaminya melakukan
cybersex? Para pria juga ada yang pernah bingung kenapa pasangannya getol curhat dengan
teman chat-nya padahal mereka belum pernah bertemu muka?
Kejadian-kejadian seperti ini mungkin bisa dijelaskan dengan kenyataan bahwa pria dan
wanita mempunyai kecenderungan yang berbeda-beda dalam menggunakan internet sebagai media
hiburan. Demikian diungkapkan situs Netaddict.com.
Dibanding wanita, pria lebih suka melakukan aktifitas hiburan internet yang dapat
memberikan rasa dominan kepada mereka. Mereka senang mengunjungi situs-situs atau chatroom
porno untuk mendapatkan rasa dominan tersebut.
Seorang pria mengaku bahwa ia sangat mencintai dan menghormati istrinya, saking hormatnya
ia tidak mau melakukan atau mengatakan hal-hal yang dianggapnya tidak senonoh kepada
isterinya. Ia sengaja mengakses situs porno dan mencari wanita-wanita yang memang
menyediakan dirinya untuk disalahgunakan. Dengan demikian, kebutuhan untuk mengontrol
orang lain dan mendominasi suatu hubungan seksual dapat dipenuhi.
Sebenarnya tidak hanya pria yang rajin mengunjungi situs dan chatroom porno. Tidak sedikit
kaum hawa yang juga sengaja masuk chatroom untuk melakukan cybersex. Namun mayoritas pria
lebih mudah kecanduan hiburan seksual seperti itu daripada wanita.
Sementara pria bersibuk diri dengan pencarian dominasi seksualnya, wanita memilih mencari
teman atau kekasih yang dapat dijadikan teman berbicara yang menyenangkan melalui
internet.
Wanita cenderung ingin mencari teman melalui kegiatan chatting. Bahkan tidak tertutup
kemungkinan mereka menjadi sepasang kekasih apabila merasa saling cocok.
Kaum hawa juga senang mencari teman online karena merasa tidak perlu menutupi atau malu
dengan kekurangan fisik yang dirasakannya. Di kehidupan nyata, mereka yang minder dengan
penampilan fisiknya merasa kesulitan untuk menjalin sebuah hubungan pertemanan atau
romantis dengan orang lain.
Di internet, mereka tidak perlu merasa was-was atas penampilan fisik mereka. Yang tampil
di layar komputer bukan wajah mereka melainkan serangkaian kata-kata yang merupakan cermin
kepribadian mereka. Tentunya pengecualian bagi mereka yang mengirim foto atau mereka yang
berbohong kepada lawan bicaranya.
Secara umum, wanita menyukai hubungan sosial via internet karena merasa teman-teman
online-nya lebih tulus karena mereka menyukai kepribadiannya, bukan karena penampilan
fisiknya.
Meski tidak dapat diberlakukan secara global, perbedaan antara pria dan wanita di internet
kurang lebih menggambarkan stereotipi perbedaan gender pria dan wanita di masyarakat kita.
Pria cenderung digambarkan sebagai mahluk biologis yang menomorsatukan seks di atas
segalanya, sedangkan wanita digambarkan sebagai mahluk yang mendambakan hubungan yang
tulus dan bahagia sampai akhir hayat, a la film-film Disney.
Benarkah?(ala)
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |