 |
| Info Politik |
Gus Sholah: Gus Dur Harus Mau Diperiksa Polisi
Reporter: Rizal Maslan
detikcom - Jakarta, Sholahudin Wahid, adik kandung Presiden Gus Dur, mendesak agar Gus Dur
bersedia diperiksa aparat kepolisian berkaitan dengan skandal Buloggate yang melibatkan
dana sebesar Rp 35 miliar.
Gus Dur harus mau diperiksa, kalau tidak mau berarti dia menyembunyikan sesuatu. Dia
(Gus Dur) harus mau karena ini menyangkut kredibilitasnya sebagai seorang presiden, yang
sangat menentukan untuk keberhasilan pengungkapan kasus ini, tutur Gus Sholah,
panggilan akrab Sholahudin Wahid saat ditemui pers dikediamannya di JL. Simpruk Golf IV
No.104, Jakarta, Sabtu (3/6/2000).
Gus Sholah sendiri menilai kejelasan kasus Bulog baru akan terlihat dari hasil pemeriksaan
oleh aparat. Karenanya, dia menginginkan skandal itu dibuka secara transparan. Kalau
dalam kasus ini Gus Dur yang mengijinkan aliran dana dari Bulog oleh Sapuan itu harus
dibuktikan, termasuk yang diperiksa Gus Dur juga. Kalau pun Gus Dur tidak datang, pihak
kepolisian yang harus mendatangani Gus Dur. Kita berharap sekali dengan pemeriksaan
sekarang karena menyangkut kredibilitas presiden, papar Gus Sholah lagi.
Karena itu, sekali lagi Gus Sholah mendesak agar kasus itu diserahkan penangannya kepada
aparat kepolisian. Dia berharap polisi bisa melakukan pemeriksaan dan cross check untuk
saling membuktikan kebenaran pernyataan masing-masing pihak yang diduga terlibat.
Sekali lagi ini menyangkut kredibilitas presiden yang kebetulan dia kakak saya, dan
bukan berarti saya membela kakak saya tapi dia itu presiden. Gus Dur harus mau diperiksa
kalau tidak mau berarti dia menyembunyikan sesuatu, ujarnya.
Polisi, lanjut dia, dalam memeriksa itu tentunya memiliki prosedur tersendiri untuk
memeriksa presiden. Dan kalau dari hasil pemeriksaan itu Gus Dur tidak terlibat dan hanya
terimplikasi, dia yakin tidak ada tindakan hukum apapun yang akan diberikan kepada Gus
Dur.
Saat itu Gus Sholah juga mengungkapkan bahwa kasus Buloggate lebih besar dibanding kasus
Bank Bali, karena kasus Bank Bali tidak menyangkut seorang presiden. Dalam kasus
Bulog ini kan Gus Dur diindikasikan terlibat termasuk Sapuan, Suwondo, Bondan Gunawan dan
Alwi Shihab. Itu terserah Polri mau diperiksa atau tidak, kata dia.
Seperti diketahui di hadapan Komisi III DPR, Sapuan yang bekas Wakabulog itu sempat
mengungkapkan bahwa kunci dari skandal Bulog itu ada di tangan presiden.(mi)
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |