 |
| Info Politik |
Amien Rais: Pemerintah Harus Diberi Kesempatan
Jakarta - (Astaga.com)
Ketua MPR, Amien Rais, menegaskan meskipun SU Tahunan MPR nanti menilai kinerja
Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid buruk, namun pemerintah harus tetap diberi
kesempatan untuk memperbaikinya. "Kalau saya cenderung Sidang Umum MPR nanti itu,
cenderung seperti guru yang menilai hasil kerja muridnya," kata Amien usai berbicara
di seminar The Habibie Center, di Jakarta, Rabu (24/5).
Amien menjelaskan, penilaian terhadap kinerja pemerintah harus dilaksanakan sebagai bagian
dari proses reformasi. "Kalau cuma ditepuk tangani apa gunanya," katanya.
Ditanya tentang kemungkinan adanya voting terhadap hasil penilaian kinerja pemerintah,
Amien menyatakan, hal tersebut mungkin saja terjadi.
Namun, Amien buru-buru menambahkan bahwa dirinya berjanji tidak akan turut campur dalam
proses voting, kecuali mengawasi proses tersebut agar berlangsung secara demokratis.
"Kalaupun dalam voting ternyata lebih dari 50 persen menilai buruk. Yang terjadi
bukannya mengganti presiden, tetapi hanya menilai 'merah'," tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPR Akbar Tanjung, yang juga tampil sebagai pembicara, menyatakan, SU
Tahunan MPR tidak hanya menilai pertanggungjawaban kinerja pemerintah, tetapi juga lembaga
tinggi negara lainnya.
"Konstitusi yang sudah diamandemen menyatakan SU tahunan untuk mendengar laporan
kemajuan pemerintah dan juga lembaga tinggi negara seperti DPR, MA, BPK, DPA,"
katanya.
Dalam kaitan penilaian terhadap laporan kemajuan (progress report) itu, menurut Akbar,
tidak tertutup kemungkinan perhelatan tahunan itu berubah menjadi Sidang Istimewa.
"Jika kondisi ekonomi makin memburuk dan rakyat tidak percaya lagi pada pemerintah,
apa saja bisa terjadi termasuk Sidang Istimewa," katanya.
Namun, ia menegaskan Presiden tidak dapat digantikan hingga masa jabatannya berakhir jika
tidak ada kesalahan yang melanggar konstitusi.
"Perlu saya tegaskan, hingga saat ini menurut DPR tidak ada satupun tindakan Presiden
yang melanggar konstitusi," katanya.(antara)
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |