Real Time 

Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Halaman Utama | Tugas Akhir | Biodata | Portal | Berita dan Peristiwa
Info Kisah Nyata

Peluru Selama 22 Tahun Tersimpan di Kepala Pengemudi yang Meninggal


Ketika dokter menemukan peluru tertanam dalam tengkorak kepala seorang korban kecelakaan mobil yang meninggal, polisi khawatir bahwa seorang gila yang bersenjata mungkin telah menembak pengemudi tersebut secara asal-asalan.

Ketakutan itu berakhir sehari kemudian, ketika otopsi mengungkapkan bahwa peluru tersebut telah berada di kepala wanita itu selama lebih dari 22 tahun, kata polisi.

"Ketika rumah sakit menelepon para penyelidik dan memberitahukan bahwa dalam pemeriksaan mereka telah menemukan apa yang tampak sebagai logam atau pecahan peluru di tengkorak kepala wanita itu . . . para penyelidik mulai mengira-ngira bahwa mungkin wanita ini telah ditembak," kata Alvin Wright, juru bicara polisi Houston tersebut.

Kebingungan dimulai tanggal 16 Maret ketika Andrea A. Rougeau, 42 tahun, dan seorang penumpang pria mengalami kecelakaan dan dia terguling-guling dalam mobilnya, pick-up Chevrolet S-10 keluaran tahun 1993 di jalan tol tak lama setelah lewat tengah hari, kata polisi.

Kepala hampir hancur
Wanita yang cedera kritis itu dibawa ke Ben Taub General Hospital, dan dokter melakukan pemindaian CT terhadapnya sebagai bagian dari prosedur normal untuk menyelamatkan nyawa orang, kata polisi. Saat itulah mereka menemukan apa yang terlihat seperti sebutir peluru dan langsung memberitahu polisi.

Tadinya para dokter tidak dapat mengatakan bahwa peluru itu berasal dari luka lama karena kepala Rougeau hampir hancur, sehingga tidak ada cara untuk memeriksa bekas luka yang telah sembuh tersebut, kata polisi. Karena takut Rougeau mungkin mengalami kecelakaan setelah ditembak, para pejabat hukum memanggil detektif pembunuhan.

Suaminya yang telah berpisah mendukung cerita tersebut
Polisi memberitahu media lokal tanggal 17 Maret bahwa seorang korban kecelakaan mobil telah ditembak dan berada dalam kondisi kritis. Mereka kemudian mengatakan Rougeau meninggal pukul 11 pagi hari itu.
Kebingungan ini berlanjut sampai sebuah otopsi mengungkapkan bahwa peluru itu telah berada di kepala Rougeau selama beberapa tahun. Polisi berkata, sang suami yang sudah bercerai dari wanita itu kemudian muncul dan mengatakan bahwa Rougeau pernah bercerita kepadanya bahwa dia pernah tertembak di kepalanya tahun 1978 sebelum mereka menikah tetapi pelurunya belum dikeluarkan. Dia tidak menceritakan kepada polisi dalam situasi apa wanita itu tertembak, kata polisi.

Polisi akhirnya menegaskan kematian Rougeau sebagai sebuah kecelakaan. Kantor Harris County Medical Examiner mengatakan bahwa mereka belum menyelesaikan laporannya secara lengkap.


Pilihan Berita Lainnya

Pilihan Berita :




Isi Dong !!!

Tulis Buku Tamu whatsnew.gif (278 bytes)
Lihat Buku Tamu


Isi Siteku

1. Tugas Akhir
2. Rincian Pengalaman
3. Persahabatan (Cinta)
4. Profil Usaha
5. Masa Kecil
6. Organisasi
7. Hobby & OlahRaga


whatsnew.gif (278 bytes) Cari dlm Site
Cari luar Web
 


Foto dan Peristiwa


Kasus Halmahera Utara


Tekno & Info Lain


Akses Internet Murah
Protokol Aplikasi Wereless
Rancangan Pesawat Boeing


Hikmah


Nilai Sebuah Do'a
Kesalahan yang dimaafkan


Kata Mutiara


Kata Mutiara 1
Kata Mutiara 2


Serba-Serbi

Anda Ingin Tahu tentang permasalahan Seks atau info intim yang lain, cari tahu silahkan lanjut .......



Halaman Utama

Mohon Saran dan Masukan Pembaca Semuanya dengan Mengisi Buku Tamu, Trim's


Halaman ini terakhir diperbarui pada 05/27/00

Design Webmaster TPI-D6 © June 1999-2000

Kontak Aku

Hosted by www.Geocities.ws

1