 |
| Info Intim |
|
Penis makin besar makin memuaskan?
Satulelaki.com - Benarkah makin besar penis, makin memuaskan hingga wanita lebih cepat
mencapai orgasme? Konon, makin besar penis, makin sempit pula gesekan antara penis dengan
dinding vagina, sehingga mempercepat rangsangan. Anggapan ini belum tentu benar, sebab
puas tidaknya hubungan seks tergantung banyak faktor, misalnya pemanasan foreplay.
Penis yang besar memang bagus secara estetis. Indah dilihat dan 'mantap' dipegang-pegang.
Mungkin seperti kalau kita melihat tiang jembatan atau tiang listrik. Makin besar dan
panjang, kesannya makin kokoh atau perkasa. Padahal, menilai penis hanya dari segi ukuran,
jelas menyesatkan. Sebab, ukuran penis bukan merupakan jaminan, karena yang lebih penting
adalah aspek fungsionalnya.
Contoh, jika sebelum 'main' pemanasan yang Anda lakukan tidak cukup, maka pasangan Anda
bisa-bisa akan kesakitan. Juga bila sedang melakukan oral seks, penis yang besar akan
menyebabkan mulut si wanita menganga terlalu lebar, apalagi kalau ejakulasinya lama, tentu
akan menyebabkan nyeri pada otot pipi. Ini tentu sangat tidak menyenangkan bagi pasangan
Anda.
Mungkin, yang senang dengan penis besar hanyalah para wanita yang sudah beranak banyak,
yang vaginanya sudah sedemikian longgar, sehingga ketika koitus penis yang besar itu jadi
pas. Namun bagi perempuan yang belum pernah melahirkan atau baru mempunyai seorang anak,
penis besar tentu merepotkan, tidak menyenangkan atau bahkan 'mengganggu'.
Sebenarnya yang dibutuhkan perempuan agar bisa puas setiap kali berhubungan intim,
bukanlah besarnya penis. Banyak faktor ikut berperan dalam menentukan puas tidaknya
perempuan ketika berhubungan intim. Misalnya kemesraan (intimacy, kerasnya penis, teknik
merangsang (foreplay), yaitu bagaimana lelaki bisa menemukan titik-titik rangsangan atau
zona erogen pasangannya. Bila zona erogen sudah ditemukan, tinggal bagaimana merangsangnya
dengan tepat, apakah dengan jari, mulut, lidah dengan sentuhan-sentuhan kulit juga dengan
penis.
Jadi, dalam berhubungan intim penis bukanlah segala-galanya, khususnya untuk memperoleh
kepuasan seks. Penis kecil biasanya justru lebih mudah menimbulkan orgasme pada wanita,
dapat masuk ke dalam vagina secara total, sehingga pertemuan kedua alat kelamin bisa lebih
intens dan menggairahkan.
Dengan begitu, klitoris akan tertekan di antara tulang kemaluan laki-laki dan oleh
rambut-rambut kemaluan. Hal ini tentu akan mempermudah terjadinya orgasme pada perempuan.
Sedangkan kalau penisnya sangat besar dan panjang maka penis itu akan tidak dapat masuk
seluruhnya sehingga yang terjadi justru sebaliknya.
Jadi, penis besar lebih memuaskan sebenarnya hanya mitos yang banyak dipercaya oleh kaum
Adam, tapi sebenarnya tidak terbukti sama sekali [hnl].
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |