 |
| Info Intim |
|
Kuasai 'bahasa sentuhan'
satulelaki.com - Bagi lelaki sejati, harta dan tahta (baca: karier) tampaknya belum cukup.
Lelaki sejati dituntut kemampuan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pasangannya,
khususnya dalam soal hubungan intim. Banyak lelaki yang kariernya cemerlang,
intelektualnya jempolan, tapi gagal memuaskan pasangannya di ranjang.
Salah satunya, gagal mengetahui di mana dan bagaimana merangsang daerah erogen (mudah
terangsang) pasangannya. Umumnya, lelaki lebih suka 'tembak langsung', lantas tergeletak
tanpa daya di samping pasangannya yang baru sampai setengah perjalanan. Padahal, kata
orang, bersama-sama sampai ke puncak, justru paling nikmat.
Nah, apa sebenarnya penyebab gagalnya isteri mencapai puncak (orgasme). Salah satunya,
karena lelaki tidak pintar menggunakan 'bahasa sentuhan' dalam berhubungan intim dengan
pasangannya. Repotnya lagi, pihak isteri biasanya enggan memberi tahu daerah-daerah mana
yang dia sukai bilai disentuh atau ditekan.
Memang, sebagian besar wanita membutuhkan sentuhan dengan berbagai cara yang sesuai dengan
keinginannya. Sentuhan yang dibutuhkan itu pun sangat bervariasi, tempatnya berbeda-beda.
Ada yang ingin disentuh bagian belakang telinganya, tetapi yang lain merasa tak enak bila
disentuh di situ.
Dalam kehidupan perkawinan yang sudah berlangsung bertahun-tahun, sebagian pasangan
umumnya sudah tahu benar bagaimana dan di daerah mana yang paling sensitif. Dengan
berbagai eksperimen, suami mendapatkan bagian-bagian mana dari tubuh isterinya yang perlu
disentuh. Bila cara ini sesuai benar dengan keinginan isteri, maka keduanya sama-sama
mendapatkan kenikmatan.
Namun penting pula diingat, tiap wanita menginginkan sentuhan yang berbeda untuk bagian
tubuhnya yang sensitif. Dengan sentuhan-sentuhan halus di seluruh tubuh wanita, jiwanya
akan tenang, konsentrasinya akan terfokus pada sentuhan, Selanjutnya, saat sentuhan
tertuju pada bagian-bagian sensitif, kenikmatan akan membubung dan sebagian besar wanita
akan mencapai orgasme. Akhirnya saat hubungan badan, kenikmatan meningkat dan akan terjadi
orgasme berkali-kali. Cara inilah yang diyakini akan dapat memberikan kepuasan yang tinggi
pada isteri.
Sebagai lelaki, Anda dituntut bisa mengenali bagaimana dan di mana menyentuh tubuh psangan
Anda agar cepat bergairah. Namun sayangnya, wanita sendiri banyak yang tidak tahu area
sensitif pada tubuhnya. Ini yang membuat suami bingung. Mana yang enak dan mana yang
tidak. Ada pula wanita yang walaupun sudah disentuh dengan tepat, tetapi diam saja atau
tidak memberikan respons yang positif.
Umumnya, hampir tiap wanita mempunyai daerah sensitif yang hampir sama sepanjang hidupnya.
Jadi, sekali tempat itu dikenali, seterusnya akan diketahui. Yang sulit bila daerah-daerah
itu berpindah-pindah. Misalnya, sekarang yang sensitif adalah payudara, tapi tiga bulan
kemudian sesnsitifitas itu turun dan yang lebih nikmat adalah tengkuk.
Memang, tak semua wanita membutuhkan sentuhan lembut. Ada juga yang suka disentuh atau
ditekan keras-keras. Bahkan digigit atau dicubit sedikit baru bergairah. Nah, bila suami
tak tahu cara yang tepat, isteri tentu bisa kesal. Bila ini berlangsung bertahun-tahun dan
isteri tak bisa terangsang dan orgasme, penderitaanlah yang dia alami.
Karena itulah ada baiknya suami-isteri benar-benar mengetahui daerah erogen (mudah
terangsang) tadi. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan pijat (massage). Pijat
atau massage memang perlu bagi tubuh. Dengan pijat, otot-otot tubuh menjadi lebih relaks,
aliran darah menjadi lebih lancar, dan tubuh pun akan terasa segar. Timbul perasaan
nyaman, tenang dan damai.
Cobalah Anda berdua berbaring tanpa busana. Pilihlah siapa duluan dan yang belakangan yang
akan dipijat. Pilihlah suasana yang nyaman dan syahdu, misalnya cahaya lampu
remang-remang, musik yang lembut, dan sebisa mungkin jangan ada gangguan dari luar,
misalnya anak-anak yang mengetuk pintu, pembantu yang melapor ada tamu, dering telepon dan
sebagainya. Gangguan-gangguan tersebut sebaiknya dicegah atau dihindari.
Bagian yang hendak dipijat, tidurlah dengan posisi tengkurap. Mula-mula pilih daerah
pijatan yang tidak begitu sensitif, misalnya punggung, lalu diteruskan ke atas dan ke
bawah. Gunakan kedua telapak tangan untuk menggosok punggung, dari arah pinggang menuju
leher, dengan tekanan ringan dan berulang-ulang. Umumnya, daerah pemijatan di belakang ini
mempunyai efek menangkan perasaan. Bila sudah cukup, lalu beralih ke depan. Pijatlah
bagian dada dengan telapak tangan kemudian turun hingga di daerah kelamin.
Pijatan sebaiknya bervariasi, dimulai dengan elusan, ditekan-tekan, atau sedikit dengan
cubitan-cubitan. Yang dipijat harus berkonsentrasi dan berusaha untuk menikmatinya. Perlu
pula dikomunikasikan semua rasa itu, sehingga pemijat mengetahui bagian mana yang enak
dipijat dan mana yang tidak enak. Bagian mana yang memberikan gairah seksual yang cepat
meninggi, dan bagian mana yang reaksinya lambat.
Kalau mungkin teruskanlah pijatan itu sehingga gairah makin tinggi dan makin tinggi hingga
isteri orgasme dan suami ejakulasi. Dengan demikian diharapkan keduanya puas dan
mengetahui bagian-bagian erogen pasangannya dan bagaimana menyentuhnya [hnl]
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |