Rahasia Keindahan Seks
Dengan menatap lekat-lekat, dia meletakkan tangannya di bagian belakang leher Anda. Secara
perlahan, tangan meraba turun ke bagian punggung Anda dan menarik Anda ke tubuhnya. Anda
berciuman, bukan sekadar satu atau dua menit, tetapi seolah-olah Anda melakukannya
berjam-jam, bergerak dari eksplorasi tanpa dosa menjadi keterlibatan penuh nafsu.
Pada akhirnya itulah yang dulu biasa terjadi ketika Anda dan pasangan Anda mulai bermain
cinta. Sekarang setelah berlangsung selama 5 atau 10 tahun, Anda tidak perlu melakukannya
melalui beberapa tahap. Anda tahu apa yang diperlukan dan apa yang tidak diperlukan.
Namun meskipun Anda tahu jalan pintas untuk membuatnya terangsang, pemanasan masih sangat
diperlukan dengan alasan-alasan tertentu. Bagi suatu pasangan, pemanasan yang berlangsung
lama dan bagus akan menambah suatu intensitas dan kenikmatan permainan cinta yang
sebelumnya mungkin telah Anda anggap hilang.
Pemanasan ini merupakan hal yang paling menggairahkan yang bisa Anda lakukan di tempat
tidur. Namun sebelum Anda bisa menggali rahasia keindahan seks yang telah lama hilang,
Anda perlu tahu dimana hilangnya keindahan seks tersebut --dan mengapa hal itu sempat
terkubur sebelumnya. Makhluk dengan kebiasaan
Pada kenyataannya, manusia merupakan makluk dengan segala macam kebiasaan. Kita tahu apa
yang kita sukai dan kita akan terus berpaku pada kesukaan kita itu, meskipun kesukaan kita
itu telah ketinggalan zaman (kadaluwarsa). Pola tersebut berlaku juga bagi pemanasan
seksual.
Seperti yang dikatakan Mediana, (33). "Saya dan Tomi melakukan sesuatu dan segala
sesuatu ketika kami pertama kali berkencan. Namun itu berlangsung 10 tahun yang lalu dan
sekarang kami telah dikarunai 2 orang anak. Pemanasan hubungan seks telah menjadi sesuatu
yang secara otomatis menekan tombol yang kami tahu akan menyalakan kami berdua.
Dalam suatu lelucon kuno diceritakan tentang pengantin baru yang marah kepada suaminya
pada hari ke-4 sejak perkawinannya. Seperti halnya makan malam atau sesuatu yang lainnya,
pemanasan harus bervariasi supaya tetap menarik. Suatu penelitian menemukan bahwa 49% pria
dan 36% wanita merasa bahwa variasi teknik seks merupakan suatu keharusan untuk mencapai
kebahagiaan yang maksimal. Tidak ada hubungan yang tidak memerlukan perbaikan. Sebagai
mahluk yang selalu berkembang - meskipun telah menikah sekalipun - kita perlu terus
menerus memperbarui kebiasaan supaya segala sesuatunya tetap menarik.
Rasa bosan bukanlah satu-satunya dampak buruk dari pemanasan rutin. Ditunjukkan dalam
suatu penelitian bahwa hanya ada 7,7% wanita yang gagal mencapai orgasme ketika
pasangannya melakukan pemanasan selama 20 menit atau lebih. Jika Anda kadang-kadang
mengalami kesulitan mencapai orgasme, Anda mungkin akan menganggap kesalahannya ada pada
rasa tertekan atau rasa lelah yang Anda derita, padahal alasan yang sebenarnya adalah Anda
tidak memperoleh pemanasan yang tepat.
Jika anda mempertimbangkan bahwa rata-rata kaum wanita memerlukan 4 kali lebih lama untuk
mencapai klimaks atau orgasme atau keadaan terangsang yang tinggi, maka pemanasan sangat
diperlukan. Tanpa pemansan kepuasan yang dicapai sangat kecil sekali.
Yang sangat mengejutkan, kaum pria ternyata juga merasa lebih puas bila kegiatan seksnya
juga mencakup pemanasan yang berlebihan. Pemanasa tidak hanya membantu mencegah dan
memecahkan gangguan seksual pada pria seperti ejakulasi dini dan impoten, tetapi juga
mengintensifkan orgasme pada pria. Pria akan berfungsi dengan lebih baik bila si wanita
banyak mengeksplorasi tubuh si pria dengan kenikmatan dan dengan sedikit menggoda.(nk)
|