Tanggapan atas Kesaksian Yahya

Redaktur Umatullah menulis di bawah judul "MENJADI AHLI SURGA" (KesaksianYahya.htm) yang dikatakan sebagai kesaksian seorang muslim bernama Yahya yang akhirnya memutuskan untuk percaya kepada Isa Al Masih sebagai penyelamat. Berikut petikannya:

Assalamu�alaikum.

Nama saya Yahya. Saya berasal dari sebuah keluarga Muslim yang taat dan kuat. Sejak saya kecil sampai menginjak masa remaja, saya dididik di dalam lingkungan pondok pesantren. Karena, keluarga saya adalah keluarga Muslim yang taat, maka saya lebih suka menempuh studi di sekolah-sekolah Islam, bukannya sekolah-sekolah umum. Oleh karena itu, saya selesaikan pendidikan dasar saya di Madrasah Ibtidaiyah, dan bukannya SD Negeri. Lulus dari MI, saya melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah�dan seterusnya. Selain, menempuh pendidikan formal di Sekolah Islam, saya juga menempuh pendidikan non-formal di pondok pesantren dan sekolah-sekolah diniyah lainnya.

Sejak saya kecil sampai saya mencapai usia 20 tahunan, saya banyak sekali mendapatkan pelajaran tentang agama Nasrani dari ustadz-ustadz saya. Pelajaran-pelajaran yang saya dapat antara lain seperti ini:

  1. Pengikut Isa itu menyembah 3 tuhan (tuhan bapa, ibu dan anak).
  2. Kitab Suci Injil sudah dipalsukan.
  3. Isa Al Masih hanyalah seorang rasul saja, dan bukan Anak Allah.
  4. Isa Al Masih bukanlah seorang Penyelamat.
  5. Dll

Pada saat .....

Karena adanya jaminan keselamatan akhirat yang seperti ini (yaitu dijamin untuk menjadi ahli surga), maka akhirnya saya memutuskan untuk percaya kepada Isa Al Masih sebagai penyelamat. Dan hidup sayapun menjadi tentram serta tawadlu�.

Ikhwan dan ikhwat, meskipun saya sekarang adalah pengikut Isa Al Masih, namun saya bukanlah orang Kristen dan saya tidak harus menjadi Kristen. SAYA TETAPLAH UMAT ISLAM SEPERTI IKHWAN DAN IKHWAT. Ketahuilah, bahwa ISA ITU TIDAK DATANG UNTUK MEMBAWA AGAMA. BELIAU DATANG UNTUK MEMBAWA KESELAMATAN DAN UNTUK MENGAJAK ORANG UNTUK MENYEMBAH ALLAH SWT YANG MAHA ESA DAN BESAR, YANG TIDAK BERANAK DAN DIPERANAKKAN. Jadi, apapun agama anda, anda tetap masih bisa menjadi pengikut Isa Al Masih.

Ikhwan dan ikhwat, ketahuilah hanya melalui Isa Al Masih sajalah kita bisa selamat dari adzab Allah SWT yang pedih. Melalui ajaran beliau dan pertolongan Allah, kita juga dapat mencapai akhlakul karimah. Oleh sebab itu, saya mau mendorong ikhwan dan ikhwat untuk percaya juga kepada Isa Al Masih sebagai Penyelamat bagi ikhwan dan ikhwat.

Wassalamu�alaikum.

 

Secanggih apapun Redaktur Umatullah mengarang, tentu ada cacatnya. Dalam kesaksian ini, didapati keganjilan. Dikatakan bahwasanya Yahya menyelesaikan pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah, dan bukannya SD Negeri. Lulus dari MI, Yahya melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah. Selain menempuh pendidikan formal di Sekolah Islam, Yahya juga menempuh pendidikan non-formal di pondok pesantren dan sekolah-sekolah diniyah lainnya. Jika benar demikian, tentunya Yahya mumpuni dalam berbahasa Arab. Namun kenyataannya, Yahya berulang kali keliru dalam mengeja kata-kata bahasa Arab: ikhwan dan ikhwat. Kekeliruan semacam ini adalah ciri khas Redaktur Umatullah (baca Website Pemurtadan Berkedok Islam).

Dari sini, dapat diketahui bahwa tokoh Yahya dalam kesaksian tersebut hanyalah tokoh rekaan; dan kesaksian tersebut hanyalah karangan belaka. Kepada pengarangnya disarankan lain kali jangan mengarang-ngarang kesaksian palsu, karena tindakan seperti ini tidaklah bijaksana untuk dilakukan. 

 

Menyelidiki Alkitab dari Ayat-Ayat yang Diragukan Keasliannya


| indeks topik | kajian teologis | pustaka deedat | pustaka dialog antar-agama |

 

Copyright � 2003 www.dialog-antar-agama.tk

Editing terakhir: Jumat, 21 Maret 2003 01:46

Hosted by www.Geocities.ws

1