|
Menyelidiki Alkitab dari Ayat-Ayat Yang Diragukan Keasliannya |
|
| Di bawah judul (seharusnya HIMBAUAN) "HIMBAUN UNTUK KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT INDONESIA" (Himbauan.html), Staff Umatullah menghimbau: | |
|
|
|
(garis bawah adalah dari redaktur) Staff Umatullah menghimbau untuk menyelidiki tuduhan seputar Taurat, Zabur, dan Injil. Maka, marilah kita menyelidiki persoalan tersebut dengan membaca pesan-pesan yang dikandung Alkitab. Untuk menyelidiki Alkitab (Bibel) tidaklah terlalu sulit. Tidak perlu buang-buang energi cari informasi dan titel di Sekolah Tinggi Teologi sampai dapat gelar M.Div. Pergilah ke perpustakaan Kristen lalu carilah Kitab Suci Perjanjian Baru milik Katolik, terbitan Lembaga Biblika Indonesia (1978), yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende, Flores, NTT. Di situ, akan ditemui kejujuran para pastor dengan mengakui banyaknya ayat-ayat yang diragukan keasliannya dalam kitab "suci" tersebut. Contohnya sebagai berikut: Dalam Injil Matius 18:11 berbunyi: "[Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang]". Tanda kurung kurawa yang mengapit ayat ini bukan mengada-ada, tapi seperti tertulis dalam Alkitab terbitan Katolik. Para pakar tafsir Alkitab dari Lembaga Biblika Indonesia (LBI) mencantumkan penjelasan pada catatan kaki halaman 55: "Ayat ini tidak asli". Masih dalam Injil Matius 23:14 tertulis: "[Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang- orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat]". Pada catatan kaki halaman 68, penafsir Lembaga Biblika Indonesia berkomentar, "Ayat ini agaknya tidak asli". Dalam Injil Markus 9:44 dan 46 bunyi ayatnya sama: "44. [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam]. 46. [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam]. Ahli tafsir Lembaga Biblika Indonesia mengakui ketidak-aslian ayat ini dengan mengatakan pada catatan kaki halaman 113: "Kedua ayat ini tidak asli dan hanya mengulang ayat 48". Sebelas ayat dalam Injil Markus 16: 9-20 adalah tidak asli. Para pakar tafsir Katolik dari LBI mengakui kepalsuannya dalam catatan kaki halaman 133: "Bagian akhir Markus, ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan-penampakan Yesus. Ini memang termasuk ke dalam Kitab Suci, tetapi agaknya tidak termasuk Injil Markus yang asli. Mungkin lama setelah Markus terbit, bagian penutup ini dimasukkan sebagai pengganti bagian penutup lain". Dua belas ayat dalam Injil Yohanes 7:53 s/d 8:11, diakui meragukan semuanya oleh LBI pada halaman 232: "Bagian ini, 7:53 - 8:11, termasuk Kitab Suci, tetapi agaknya tidak termasuk Injil Yohanes yang asli. Barangkali berasal dari Lukas". Dan untuk seterusnya, jika ditemui ayat dalam Alkitab yang berkurung kurawa seperti ini: [ayat]; maka itu adalah ayat yang diragukan keasliannya. Kurung kurawa ini adalah kode penerbit untuk ayat-ayat yang diragukan keasliannya. Keterangan tentang mengapa ayat-ayat tersebut dikurung kurawa tidak akan ditemui dalam Alkitab pada umumnya, kecuali pada Alkitab tertentu; misalnya Kitab Suci Perjanjian Baru milik Katolik, terbitan Lembaga Biblika Indonesia (1978), yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende, Flores, NTT. Yang mana para pastor dengan kejujuran mereka mengakui banyaknya ayat-ayat yang tidak asli dalam kitab "suci" tersebut. Berikut contoh lain ayat-ayat yang diragukan keasliannya: "5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. 5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu." (I Yohanes 5:7-8) "[Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.]" (Matius 21:44) Kata-kata [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi] tidak ditemukan dalam manuskrip yang terdahulu/lebih kuno. Jadi, kata-kata tersebut ditambahkan oleh penyalin yang selanjutnya. Makanya kata-kata tersebut dikurung kurawa, karena diragukan keasliannya.
Alkitab berbahasa Inggris Pada Alkitab berbahasa Inggris, kata-kata tersebut sudah dihapus & dicampakkan. Sedang pada Alkitab Todays English Version, OT � American Bible Society (ABS) 1992, ditampilkan [NOT IN TEV] sebagai ganti ayat yang dihapus. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, berikut [NOT IN TEV] yang saya dapati dalam Alkitab Todays English Version, OT � ABS 1992. Berikut kutipan ayat-ayat [NOT IN TEV] tersebut (dikutip dengan ayat sebelumnya dan atau ayat sesudahnya): I Samuel 13:1-2 Matthew 17:20-23 Matthew 18:10-12 Matthew 21:43-46 Matthew 23:13-15
Mark 7:15-17 Acts
8:36-38 Acts
15:33-35 Acts
24:6-8 Acts 28:28-30
Dengan demikian, terdapat 18 [NOT IN TEV] dalam Alkitab Todays English Version, OT � American Bible Society (ABS) 1992, antara lain pada:
1) I Samuel 13:1
8) Mark 9:46 Sedangkan pada Alkitab Contemporary English Version � ABS 1995, sama sekali tidak menampilan [NOT IN TEV] sebagai ganti ayat yang dihapus. Bahkan karena penghapusan ayat-ayat, pada beberapa Alkitab berbahasa Inggris, ada ayat-ayat yang "terpaksa" meloncat. Misalkan ayat 43 langsung ke 45, karena ayat 44 dihapus. Pada Alkitab Contemporary English Version � ABS 1995; untuk menutupi "meloncatnya" ayat, nomer ayat-ayat yang dihapus digabung dengan nomor ayat sebelum atau sesudahnya. Sebuah trik yang menarik. Silakan disimak: John 5:2-5
5:2 In the city near the sheep gate was a pool with five porches, and its
name in Hebrew was Bethzatha. Sayang, penerbit Alkitab Indonesia masih memelihara kata-kata semacam itu (yang pada Alkitab berbahasa Inggris sudah dienyahkan), belum berani menghapusnya.
Penutup Itulah beberapa bukti bahwa jika ada orang-orang yang mengatakan bahwa Taurat, Zabur, dan Injil yang dimiliki oleh umat Kristen saat ini diragukan keasliannya bukanlah tuduhan yang sembarangan, melainkan dibangun di atas dasar hukum dengan data-data yang disusun oleh tokoh gereja sendiri. Sehingga, jika Staff Umatullah mengingatkan bahwa sesungguhnya Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya, memang benar bahwa pada mulanya firman Alah adalah murni. "Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya" (Amsal 30:5) Untuk mempertahankan kemurnian firman-Nya, manusia diingatkan agar tidak menambah firman-Nya: "Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta" (Amsal 30:6) Tidak cukup sekedar diingatkan, bahkan diancam:
22:18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang
mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang
menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan
menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab
ini. Sayang, ada manusia yang tidak mengindahkan peringatan dan ancaman tersebut, sehingga berani merubah Firman-Nya, sehingga tidak murni lagi. Al-Qur'an memberi isyarat, memang ada orang-orang yang berbuat demikian, dan Al-Qur'an mengecam mereka: "Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan," (Surah al-Baqarah/2: 79)
Kesimpulan: Alkitab yang dimiliki umat Kristen mengandung ayat-ayat yang diragukan keasliannya, sebagaimana diakui oleh para pakar tafsir Alkitab sendiri.
Saran: Kepada Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), untuk penerbitan Alkitab yang selanjutnya, disarankan untuk memberikan keterangan seputar ayat-ayat yang dikurung kurawa.
Referensi: Kolom Bimbingan Tauhid majalah Islam Sabili No. 27 Th. IX 11 Juli 2002 / 30 Rabiul Akhir 1423 h.50-51 |
|
|
| indeks topik | kajian teologis | pustaka deedat | pustaka dialog antar-agama |
Copyright � 2003 www.dialog-antar-agama.tk Editing terakhir: Kamis, 27 Maret 2003 13:45 |