|
Pada umumnya mahasiswa telah
memiliki kemampuan dasar membaca. Mereka telah menguasai kosa kata-kosa kata
inti dan mampu mengembangkan kosa kata yang diperolehnya itu untuk memahami
struktur bahasa yang digunakan dalam bacaan, memahami ekspresi bahasa tulis.
Meskipun demikian, banyak mahasiswa yang mengeluh merasa mendapatkan
kesulitan dalam memahami bacaan, mereka tidak dapat memusatkan pikiran pada
apa yang mereka baca, atau mereka tidak dapat mengingat apa yang telah
mereka baca.
Tampaknya kontradiksi ini dapat dijelaskan bahwa kebanyakan mahasiswa tidak
dapat mengembangkan (atau tidak pernah diajari) perlunya membaca dan teknik
belajar yang sangat berpengaruh atau dapat mengubah kemampuan dan
efektivitas membaca, serta dapat menguasai bahan yang tersaji di dalam buku
teks. Selain itu, mereka telah mengembangkan kebiasaan baca yang
sesungguhnya menggangu efisiensi kegiatan baca. Tujuan utama bagian buku ini
adalah untuk mendiskusikan strategi dan kebiasaan baca yang dapat
meningkatkan kemampuan mereka berkonsentrasi dan untuk dapat meningkatkan
kemampuan membaca-belajar lebih efektif.
Bab 6 menyajikan teknik-teknik untuk mengembangkan tingkat konsentrasi
dengan mengeliminasi gangguan dan memusatkan perhatian pada yang sedang
dikerjakan. Bab 7 mendiskusikan kebiasaan yang bersifat fisik dan sikap
mental yang berkontribusi terhadap efisiensi membaca.
Bab 8 menyajikan
teknik prabaca, yang bertujuan menjadikan lebih familiar terhadap isi dan
organisasi suatu bab sebelum memulai membaca. Bab 9 menyajikan satu cara
yang mudah untuk menjaga agar pikiran terfokus pada apa yang sedang dibaca
dan meningkatkan jumlah informasi yang dapat diingat --merumuskan tujuan
baca. Bab ini mendeskripsikan bagaimana pembaca dapat menggunakan prosedur
itu untuk menetapkan apa yang diinginkan atau maksud kita mempelajari suatu
bahan bacaan sebelum mulai membaca.
|