|
|
|
NEWS

Organda Kecewa Penetapan Tuslah 12 Persen
Liputan6.com, Jakarta: Penetapan tuslah 12 persen selama masa angkutan Lebaran dikhawatirkan akan mengurangi kelancaran arus mudik. Hal ini karena perusahaan angkutan tak dapat menutup biaya operasional mereka, sehingga sebagian armada tak beroperasi. Besaran tuslah ini memang dinilai pengusaha angkutan sangat kecil.
Itulah sebabnya, melalui organisasi pengusaha nasional angkutan bermotor di jalan raya (Organda), mereka mengharapkan pemerintah mempertimbangkan kembali putusan tersebut. Dengan persentase yang sangat kecil, perusahaan angkutan diperkirakan akan rugi. Jika demikian, mereka mungkin tak akan mengoperasikan sebagian armadanya untuk mengurangi risiko kerugian.
Ketua DPP Organda Dadan Sarpingi menyesalkan pihaknya tidak pernah diajak bicara oleh pemerintah dan DPR dalam penetapan tuslah. Padahal, permintaan tuslah Organda sama dengan tahun silam, yaitu 25 persen. Ia juga mengkhawatirkan akan terjadi banyak pelanggaran yang dilakukan perusahaan angkutan dengan keputusan tuslah 12 persen tersebut.
Dadan juga meminta kesempatan berdiskusi dengan DPR dan pemerintah untuk bernegosiasi. Apabila besarnya tuslah tetap 12 persen, Organda meminta agar diadakan subsidi silang, seperti bantuan suku cadang atau keringanan pajak.
(Coul Crew)
|
|
|