|
|
|||||||
| TULISAN BERIKUTNYA => | SATU | DUA | TIGA | EMPAT | LIMA | STOP | |
|
|
|
Metabolisme
merupakan istilah yang mencakup semua proses kimia yang terjadi di dalam
sel organisme untuk menghasilkan maupun menggunakan energi untuk sintesis
komponen sel, analisis komponen sel dan kegiatan seluler lainnya.
Disimilasi atau katabolisme merupakan kegiatan metabolisme sel yang
membebaskan energi melalui perobakan nutrien. Asimilasi atau anabolisme
merupakan kegiatan metabolisme sel yang menggunakan energi untuk sintesis
dan fungsi sel lainnya. |
|
Eksoensim yang diekresikan mikroorganisme untuk merombak nutrien di luar sel, merupakan produk metabolisme. Jika nutrien telah berubah menjadi nutrien sederhana yang diperlukan dan masuk ke dalam sel maka endoensim mengubahnya kembali menjadi ramuan kompleks protoplasma yang mengandung energi. Metabolisme terdiri dari dua proses yang berlawanan, yaitu katabolisme dan anabolisme, tetapi keduanya berlangsung serempak. Anabolisme merupakan proses sintesis dan penggunaan energi sedangkan katabolisme proses oksidasi substrat yang diikuti perolehan energi. |
|
Bila sel merombak ikatan-ikatan kimia tertentu selama
katabolisme, energi yang dilepaskan menjadi tersedia untuk melangsungkan
kerja biologis yang membutuhkan energi. Selama masa hidup mikroorganisme,
kerja biologis ini bersifat ekstensif dan beragam. Mikroorganisme
heterotrofik nonfotosintetik (kemosintetik) memperoleh energi dari
oksidasi senyawa-senyawa anorganik. Mikroorganisme fotosintetik
memperoleh energi dari cahaya. 1 Oksidasi-Reduksi |
|
Sel
mikroorganisme memperoleh energi dari nutrien melalui serangkaian reaksi
kimia. Oksidasi diartikan sebagai kehilangan elektron, sedangkan reduksi
berarti memperoleh satu atau lebih elektron. Setiap oksidasi selalu ada
reduksi yang menyertai, karena elektron tidak dapat berdiri sendiri., oleh
karena itu setiap pemindahan elektron dari satu molekul ke molekul lainnya
maka ada molekul yang dioksidasi dan ada molekul yang direduksi. Kebanyakan oksidasi mikrobiologi dikatalis oleh ensim dehidrogenase. Dehidrogenase mengalihkan elektron yang terlepas ke penerima elektron koensim berikutnya, misalnya NAD (nikotinamida adenin dinukleotida) atau NADP sehingga terbentuk NADH atau NADPH. Bagaimana sel dapat mengubah energi dalam elektron-elektron tersebut dijelaskan menggunakan model kemiosmotik pada membran sel. |