APAKAH             FESTIVAL           OWLERY

 

CHAPTER XIII : KISS FROM GRYFFINDOR

Harry, Ron dan Hermione diam di tempat, masih menunggu apa yang terjadi sampai akhirnya...

'BRUAKKKK!!!!' atap ruangan itu ditabrak sesuatu yang besar.

Semua orang muali gelisah dan cemas, ingin ber-disapparate, tapi, tak bisa. Hanya Yuki dan Mee-mee yang tetap tenang di tempatnya, mereka hanya memperkuat dinding dan pintu, lalu pintu diketuk oleh sesorang. Yuki membukanya.

" Oh, Cassandra, akhirnya kau kembali... " kata Yuki mempersilahkan mereka masuk.

Cassandra, Amari, Subaru, Keiko, Miyuki, Hikari dan Hikaru, masuk dalam keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apapun.

" Kami berhasil, tak ada yang terluka, tapi, Grawp menunggu di luar, Hagrid, dia dan Witherwings telah membantu kami dengan sangat baik, tapi, Grawp tadi terpeleset tepat diatas ruangan ini, apakah, kalian tidak apa - apa ? " kata Cassandra.

Semua orang menggeleng, Hagrid segera keluar dan ber-disapparate bersama Yuki.

" Ayo, kita bisa teruskan rapatnya.. " kata Mee-mee.

" Bagaimana dengan Hogwarts ? " tanya Mc Gonagall.

" Penyerangan dilakukan diluar Hogwarts, aku yakinkan pada anda, bahwa tak ada satu murid pun yang tahu kejadian tadi, tapi, murid - murid yang sebelumnya menyatakan keluar, telah kembali, mereka merasa, Hogwarts lebih aman... " jawab Cassandra.

" Penyerangan gencar ? " tanya Mrs. Weasley.

" Yah... tidak juga, hanya yang paling banyak di Hogwarts, yang lainnya, hanya sekitar duapuluhan pelahap maut menyebar di Leaky Cauldron, Diagon Alley dan Knockturn Alley, di Hogsmeade juga hanya beberapa, mereka tampaknya heran juga tak melihat kegiatan dari orde, auror, dan juga Hogwarts yang berarti... " jawab Keiko.

" Dan, apakah anda tahu, teman kami, si Cassandra ini, benar - benar menjadi pembunuh, dia menghabisi semua pelahap maut yang berada di Hogwarts, tanpa ada perlawanan lagi, mereka semua langsung saja jadi debu yang ditiup angin, luar biasa, kan ?!! " puji Miyuki.

" Tapi, kau tak apa - apa, kan ? " tanya Hermione.

" Yah, tentu saja tidak apa, kami semua baik - baik saja... " jawab Cassandra. " Ayo, kita rundingkan hasil penelitian kalian... "

Semua orang duduk kembali, Hagrid dan Yuki masuk, wajah Hagrid tampak senang.

" Keadaan baik - baik saja, sekarang... " kata Hagrid lalu duduk.

" Baik, aku ingin dengar dari kelompok Hagrid dan Harry, silahkan Harry... "

Harry berdiri, mulutnya sedikit kaku, lalu dia menghela napas dan menatap semua peserta rapat. " Kami tak menemukan benda - benda lain milik Hufflepuff dan Slytherin yang berada di Inggris, tapi kami menemukan banyak benda milik Ravenclaw dan hanya satu benda milik Gryffindor, yaitu, pedang Godric Gryffindor yang berada di kantor Profesor Mc Gonagall, untuk milik Ravenclaw, kami menemukan sebuah piala, sebuah kalung, sebuah cermin, sebuah pena bulu dan sebuah buku... piala, kalung dan pena bulu berada di bawah pengawasan kementrian, untuk cermin tidak diketahui tempatnya dan untuk buku, buku itu berada di perpustakaan Hogwarts.... "

" Oke, terima kasih, Harry, dan selanjutnya, bagaimana cara penghancuran Horcrux ? "

Hermione berdiri, melakukan hal yang sama dengan Harry, " cara penghancuran Horcrux secara khusus, kami tak bisa menemukannya, tapi, kami menemukan tiga kutukan dari bukumu, Cassandra... kutukan penghancuran-sihir-hitam, kutukan Restromy, kutukan Arovgreny dan kutukan Britmasky, semua adalah kutukan penghancuran berbagai tingkat, dan tingkat paling tinggi adalah kutukan Arovgreny, semua benda yang berhubungan dengan sihir hitam akan hancur tak-bersisa, selain dari tiga kutukan ini, kami tak menemukan apa - apa... " Hermione duduk dan tersenyum pada Ron.

" dan ini, yang terakhir, kami tak bisa menemukan hal banyak tentang R.A.B... kami hanya bisa katakan kalau kami mempunyai tiga kemungkinan, tiga orang adalah R.A.B. dan salah satunya, telah mati, baru saja, sebelum musim panas tahun lalu... " Kata Cassandra, berdiri. " Mereka bertiga adalah... Rufus Alblomeda Barbadas, dia adalah, tahanan Azkaban, dibebaskan pada Harry melaksanakan tahun ke lima-nya, lalu Rubbyta Almalsafoy Bella, dia kami duga adalah ibu Narcisa Malfoy yang menyamar, dan... untuk R.A.B. yang meninggal adalah Rika Annastasya Birdbluer, dia seorang auror, atau lebih tepat, mantan auror, dia berhenti menjadi auror sejak tiga tahun lalu dan, yang kami tahu, dia pindah ke Gomary's Hollow, letaknya tidak terlalu jauh dari Godric Hollow, dan meninggal dalam kecelakaan kereta... "

" Jadi, kesimpulannya, mungkin, ibu Malfoy bukanlah R.A.B. yang kita cari... dia pelahap maut... " kata Lupin dan beberapa orang menyetujuinya.

" Bisa saja, Mr Lupin, tapi, aku, Harry, Ron dan Hermione mengambil kesimpulan bahwa keluarga Malfoy telah menyerahkan seluruh hartanya pada Voldemort dan Voldemort tidak terlalu membutuhkan mereka lagi, apalagi sejak Lucius Malfoy di penjara, tidak ada kemungkinan kalau dia balas dendam pada tuannya... " kata Cassandra.

" Tapi, bukankah si R.A.B. mengatakan bahwa dia sudah lama mati saat Voldemort membaca suratnya, dan Narcisa belum mati !! " bentak Lupin.

" Tampaknya, kau memang tak menyukaiku, Lupin... yah... kau takut dengan mataku yang... menyiratkan darah pembunuh, dan kau selalu tahu, kalau aku telah membunuh banyak pelahap maut, membuatmu takut kalau Harry bisa saja kubunuh saat aku lepas kendali, iya, kan ? " kata Cassandra tenang " ... tapi, ku beritahu sedikit Mr. Lupin, aku masih menggunakan mantra efek samping-ku, karena kalau tidak, aku bisa membunuh penyihir tanpa kontrol, saat aku merasa emosiku marah atau sedih, karena itu, walaupun aku tak menggunakan mantra efek samping setelah aku membunuh, itu karena memang didarahku sudah ada jiwa pembunuh, tapi pemubunuh yang bisa kukendalikan, itu juga kenapa aku tak pernah menunjukkan pada kalian bagaimana aku membunuh, kalau kalian melihatnya, kalian akan mengira, aku Voldemort, begitu tenang dan sangat kejam, kusiksa orang yang akan kubunuh lalu setelah itu baru kumusnahkan tubuhnya, kejam sekali, kan.. "

Lupin dan semua orang diruangan menatap Cassandra tak percaya, hanya delapan temannya yang masih tetap tenang, mereka jelas tahu bagaimana Cassandra kalau membunuh...

" Nah, aku rasa rapat cukup sampai disini, kita sekarang hanya bisa terus mencari keberadaan Horcrux yang sampai sekarang belum bisa teman - temanku temukan, entahlah, Horcrux ada dimana, tapi, kalau benar, dia menggunakan cermin Ravenclaw yang tidak diketahui tempatnya, maka tugas kita masih harus menemukan dua lagi, karena satu Horcrux lainnya telah dihancurkan oleh R.A.B... dan itu tugas kelompok Harry dan Hagrid, untuk Profesor Mc Gonagall, anda bisa segera mengamankan buku milik Ravenclaw dan menyimpannya bersama pedang Gryffindor, yakinkan bahwa buku itu belum dipakai... selamat sore... "

Dan semua orang keluar, orang - orang orde dan auror segera ber-disapparate, Mc Gonagall, Hagrid dan Slughorn juga segera kembali ke Hogwarts, keluarga Weasley memutuskan untuk tinggal sebentar. sementara, teman - teman Cassandra juga telah ber-disapparate keluar untuk kembali mencari Horcrux dan juga cermin Ravenclaw. Cassandra, Harry, Ron dan Hermione masih sibuk mengobrol didalam ruangan anti sihir bersama tiga peri-rumah... Mrs Weasley memandang Lupin yang baru saja mengucapkan sampai jumpa pada Tonks. menarik lengannya dan memaksanya masuk lagi keruangan anti-segala-sihir.

" Cassandra, Lupin ingin minta maaf padamu... " kata Mrs Weasley dan semua anggota keluarga Weasley dan Fleur masuk keruangan lagi.

" Ya " kata Cassandra.

Mrs Weasley memukul keras punggung Lupin sampai Lupin tersedak.
" Ma, maaf Cassandra, aku terlalu khawatir pada harry, dan takut pada semua orang yang ada disekelilingnya... "

" Tidak apa, saya juga tahu siapa saya, saya tadi hanya berusaha menjelaskan bahwa kita tak punya waktu lagi untuk bersenang - senang dan bertengkar, Voldemort akan datang, dan itu sangat amat berbahaya... " jawab Cassandra.

" Cassandra, aku berpikir, pernikahan Fleur dan Bill akan kami laksanakan disini saja, ruangan ini sangat bagus sekali, tapi, mungkin kami butuh sedikit lebih luas... " kata Mrs Weasley.

" Mungkin seukuran aula Hogwarts... " kata Bill.

" Yah, oke, aku akan meluaskannya, kurasa tidak sulit... " jawab Cassandra.

" Ehm... Cassandra, terima kasih, gaunnya, indah sekali, ada berbagai macam hiasan yang tampaknya bukan dari Diagon alley... " kata Fleur malu - malu, tangannya merangkul lengan Bill.

" Yah... itu hadiah dari Hermione, dari dunia muggle, sangat indah memang... " jawab Cassandra.

" Oke, kita bisa pulang, sekarang... " kata Harry dan dia bersama Ron dan Hermione ber-disapparate.

" Baiklah, kami juga pulang... terima kasih, nak.. " kata Mrs Weasley lalu memeluk erat Cassandra.

Mr Weasley dan semua anaknya menjabat tangan Cassandra lalu ber-disapparate satu persatu.

" ......Seperti apa, rasanya membunuh ? " gumam Cassandra.


Cassandra kembali ke Hogwarts senja hari itu, dia melewati pondok Hagrid dan dia melihat, Hagrid, Grawp dan Witherwings menyapanya. saat masuk kastil Filch tersenyum sinis padanya dan Mrs Norris melompat pada Cassandra.

" Kau akan menyelamatkan kami, nak " gumam Filch.

Cassandra tersenyum. dia berjalan lagi sampai ruang rekreasi Hogwarts dan saat bertemu Nyonya Gemuk yang sangat bahagia, lukisan langsung membuka tanpa dia mengucapkan kata sandinya. dan, saat dia masuk, dia melihat semua orang menggerumuni sesuatu. Cassandra menarik Ginny dan Dean yang berada di baris belakang.

" Ada apa ? " tanya Cassandra.

wajah Ginnny merah padam, Dean juga, mereka saling berpegangan tangan dengan mesra.

" Ron...dan Hermione... " bisik Ginny.

" Kenapa dengan mereka ? "

" Mereka berciuman... " jawab Dean.

Cassandra segera memaksa masuk desakan orang - orang, dan dia melihat Harry menepuk bahu Ron dan wajah Ron dan Hermione merah padam.

" Kalian tak mengajakku melihat pemandangan indah... " kata Cassandra, semua desakan mulai berkurang, mereka semua segera keluar untuk makan malam.

" Kejadiannya baru saja, Cassandra, lagipula, ini serangan dari Hermi... " jawab Ron.

" Wah, Hermione, kau sudah berani sekarang, tapi, aku akan melihatnya, oke, kalian makan malam, kalian pasti lapar setelah berciuman... "

Ron dan Hermione keluar dengan wajah sangat amat gembira.

" Nah, bagaimana denganmu, Harry ? "

" Aku, aku lebih suka sendiri, sekarang, tentu saja, aku lebih konsentrasi pada Voldemort... "

" Kau mau menjadi kekasih Voldemort ? " tanya Cassandra.

" Apa ? tentu saja tidak, tapi... "

" Kurasa kau tak mungkin bersama Ginny, mungkin dengan Cho, kau sudah pernah berciuman dengannya, kan ? "

" Yah, tapi, setelah itu dia menjauh... "

" Kurasa karena kau lebih memikirkan Voldemort, Harry... "

" Lalu, bagaimana ? "

" Terserah dirimu, tapi, Cho bisa menjadi pilihanmu setelah kau mengalahkan Voldemort nanti... "

" Baiklah, aku akan mencobanya, aku sebenarnya tidak begitu menginginkan jadian, saat ini... "

" Lalu... ? "

" Aku akan memilih, apabila urusan dengan Voldemort selesai, bagaimana ? "

" Usul bagus, dan saat kau merasakan jatuh cinta, aku adalah orang pertama yang kau beritahu, Harry, bagaimana ?!! "

" Baiklah.. "

" Makan malam, sekarang... "

Harry segera keluar dari ruang rekreasi dengan semangat. Cassandra mengikuti Harry tapi, dia mengayunkan tongkat sebentar dan...muncul ukiran kecil di lantai bertuliskan 'kiss from Gryffindor' di lantai tempat Ron dan Hermione berciuman.

" Tak ada buruknya, cinta itu... " gumam Cassandra.

Kembali       Next        Previous

Hosted by www.Geocities.ws

1