APAKAH             FESTIVAL           OWLERY

 

CHAPTER XI : HORCRUX DAN PERGURUAN PEDANG SIHIR

Harry, Ron dan Hermione ke rumah sakit pagi itu setelah sarapan, mereka penasaran dengan pembahasan Horcrux kemarin, dan setelah semalam mereka membahas sampai lelah tentang R.A.B. Harry memutuskan untuk ikut membahasnya dengan Cassandra dirumah sakit.

" Selamat pagi... " gumam Cassandra.

" Pagi... "

" Ternyata ini yang disebut sebagai 'sang terpilih' tahun lalu, kau tampak hebat, nak... " kata seorang penyihir wanita yang memakai pakaian muggle Eropa, rambutnya yang hitam dan tebal digulung keatas.

Disekeliling Cassandra berdiri delapan penyihir Asia, mereka semua berpakaian muggle Eropa dan tersenyum lebar pada Harry, Ron dan Hermione. Yuki hari ini memakai kaos panjang warna hitam, celana panjang dan topi, dia masih memakai kacamatanya yang kemarin.

" Perkenalkan, dia Mee-mee Sikawanata... "

Penyihir wanita yang memuji Harry membungkuk, Harry membalas membungkuk juga dengan tersenyum.

" Yang ini Amari Kogawa, dia tinggal di London sejak tahun lalu... "

Penyihir pria berkulit putih dan sedikit berjerawat di pipinya memakai jas hitam dan berdasi biru dengan motif garis - garis menjabat tangan Harry, Ron dan Hermione dengan senyum lebar.

" Ini Subaru Sukawa, dia bekerja di kementrian sihir Jepang... "

" Senang berkenalan... " kata seorang penyihir pria dengan rambut yang diikat buntut kuda dan memakai kacamata yang sama dengan Yuki.

" Ini Keiko Kitagani, dia pendiam dan tak suka tersenyum, jadi jangan kaget saat kalian tak diberi senyum olehnya... "

Keiko Kitagani memang wanita yang tampaknya angkuh, tubuhnya tinggi dan tegak, menjabat tangan Harry, Ron dan Hermione dengan mengangkat kepala dan membusungkan dada, dia memakai gaun terusan warna hijau daun dan topi lebar dengan hiasan bunga Gloriya.

" Dan ini si kembar usil, Hikari dan Hikaru Kuroda, mereka lebih nakal dan usil daripada kakak kembarmu, Ron, tapi saat serius mereka bisa diandalkan... "

Hikari, penyihir pria yang memang berwajah usil, dia mengengam erat tangan Ron saat menjabatnya, dan memandang Hermione dengan tatapan aneh, seakan Hermione adalah ayam panggang yang paling lezat didunia, Hikaru, penyihir wanita yang juga memakai mantel coklat dengan bulu lebat menjabat tangan Harry dengan wajah genit, ke Ron dengan wajah lebih genit, bahkan membuat Hermione cemburu dan menginjak kaki Ron, membuatnya terkikik geli.

" Dan yang ini Miyuki Mazawa, dia sahabat pertamaku... "

" Walaupun sahabat pertama, tapi kau selalu memperkenalkanku terakhir kali... " kata wanita berumur duapuluh tahun-an yang memakai mantel dan syal hitam, sepatu boot-nya tampak berat dan tebal. rambutnya yang hitam di biarkan terurai. memberikan salam pada Harry, Ron dan Hermione dengan senyum lebar.

" Terakhir, Yuki, kalian sudah tahu siapa dia... "

" Oh, tidak, tidak, mereka belum berkenalan denganku, kan ? "
Yuki maju lalu menjabat tangan Harry dan Ron juga mencium punggung tangan Hermione, sekarang Ron yang panas. " Maaf, Ron, aku Yuki, Yuki Kudo, sahabat sejak kecil Sean Aaron Drummark, kekasih Cassandra, aku suka bekerja apa saja, dan ganti pekerjaan tiap hari... "

" Oke, sekarang, kita mulai membahas, Horcrux dan inisial R.A.B yang kutemukan diperkarmen kecil di dalam kalung Horcrux palsu... " Cassandra membuka suara, duduk tegak di ranjangnya dan menyulap sebelas kursi mengelilingi tempat tidurnya.

" Aku rasa, Horcrux itu tak usah dipikirkan... " kata Keiko Kitagani, kali ini wajahnya terlihat ramah.

" Horcrux cukup penting, Keiko, itu pecahan jiwa Voldemort... " jawab teman disebelahnya, Amari Kogawa.

" Ya, itu benar, bagaimana, Harry ? " tanya Cassandra.

" Err..aku rasa, kita bisa membagi tugas untuk melacak Horcrux asli, ini bisa dilakukan kalian yang berada diluar, sementara kami memperkuat diri dan mencari tahu siapa R.A.B. sebenarnya, bagaimana ? "

" Usul bagus, Harry... " kata Mee-mee Sikawanata. " Bagaimana menurut kalian ? "

Amari dan Keiko mengangguk, Mee-mee memandang Harry tak percaya dan takjub lalu setelah itu mengangguk dengan pasti, Yuki dan Subaru berbicara sebentar lalu mengangguk, Miyuki dan Cassandra juga membicarakan sesuatu lalu menagguk bersama - sama, si kembar Kuroda saling pandang lalu mengangguk.

" Bagus sekali, kalau begitu, bagaimana, menurut Ron dan Hermione, terutama kau Hermione, kecerdasanmu bisa dipakai untuk mengatur strategi.. "

Ron dan Hermione saling pandang lau Ron mengangguk, Hermione melirik Harry dan menatap Cassandra dan delapan temannya dan juga ikut mengangguk.

" Tak masalah kalau begitu, masih ada empat Horcrux tersebar di seluruh dunia, tapi, sementara ini, kalian semua mencari di daratan Eropa, Yuki dan Subaru bisa di Inggris, Miyuki dan Mee-mee mencari di Eropa Tengah dan Eropa utara, Amari dan Keiko di Eropa selatan dan Eropa Timur, sikembar di Eropa barat, mereka akan berlatih mantra dan kutukan, aku akan berusaha keras bersama Hermione mencari R.A.B. sementara Ron dan Harry berlatih kutukan... "

Mereka semua mengganguk setuju.

" Oke, rapat selesai, dan kita bertemu lagi bulan Maret, membuka rapat lagi dan kali ini kita akan rapat di Hogsmeade bersama anggota orde Phoenix, bagaimana ? "

Sekali lagi mereka semua mengangguk, lalu Yuki dan semua teman Cassandra ber-disapparate, dan Cassandra memantrai langit - langit Hogwarts dengan mantra anti disapparate.

" Siang ini, kita latihan, seusai makan siang, kalian bebas, aku masih ada urusan dengan madam Pomfrey... " kata Cassandra pada Harry, Ron dan Hermione yang hanya menjawab dengan anggukan setuju lalu pergi, tapi baru saja mereka tiba di pintu, Mc Gonagall masuk.

" Lee, Scrimgeour datang... "

Dan dari luar, Rufus Scrimgeour masuk dengan wajah yang sangat menyebalkan bagi Harry. Rufus Scrimgeour tak melihatnya, dia terus jalan menuju depan ranjang Cassandra. Cassandra memberi senyuman sinis yang sangat disetujui Harry, Ron dan Hermione.

" Kalian jangan keluar... " kata Cassandra pada Mc Gonagall, Harry, Ron dan Hermione.

Mereka berempat duduk di kursi yang tadi diduduki oleh teman - teman Cassandra, Rufus Scrimgeour duduk di ranjang sebelah Cassandra. sedangkan kursi yang tak terisi menghilang.

" Maaf, menganggu, Ms Sainsgreen, saya Menteri sihir... "

" Saya sudah tahu, ada perlu apa, seorang-menteri kemari... "

" Sebenarnya, saya mau membicarakan masalah kekuatan ada yang katanya spesial, dan... saya ingin menyampaikan kalau saya turut sedih anda telah bertarung dengan pelahap maut dua kali dalam sebulan... "

Cassandra tersenyum angkuh dan anggun, menjentikkan tongkatnya dan muncul secangkir teh di meja dekat ranjang Scrimgeour dan di pangkuan Mc Gonagall, Harry, Ron dan Hermione. " Silahkan diminum, pak Menteri, tenang, tak ada racun, saya mengucapkan terima kasih, anda sudah mau bersedih untuk saya, tapi, saya tak apa - apa, anda tak perlu cemas... "

" Tapi, saya menginginkan kalau... anda mau bekerja sama dengan kementrian, maksud saya adalah... "

" Dia takkan pergi kemana - mana, tidak dengan anda!!!! " bentak Harry keras sekali, membuat rumah sakit bergema.

" Tenang Harry, duduk!! maaf, menteri, saya tak bisa, menolak semua ajakan yang berhubungan dengan kementrian... anda bisa pergi... "

Rufus Scrimgeour merah padam, dia berdiri, membanting cangkir teh-nya lalu pergi. Cassandra mengayunkan tongkat dan Rufus Scrimgeour melayang - layang lalu jatuh ke bawah, " Jangan kembali, sebelum Voldemort mati !! "

" Kau juga orang Dumbledore!! " geramnya.

" Terserah, saya memang anak asuhnya, tapi, saya merasa bukan anak buah Dumbledore, saya berpikir sendiri dan kebetulan saja sama dengan Dumbledore... " kata Cassandra santai.

Rufus Scrimgeour keluar dengan membentak - bentak, menendang semua yang ada dilantai dan pergi.

" Kau hebat, Cassandra!! " puji Mc Gonagall, " Sebaiknya aku menemani pak menteri sebagai warga yang baik, dan terima kasih atas teh-nya... " Mc Gonagall mengejar pak menteri.

" Aku sebenarnya ingin bersikap sepertimu jika bertemu dia, dia sangat menyebalkan... " kata Harry.

Cassandra tersenyum.

Kembali      Next       Previous

Hosted by www.Geocities.ws

1