Enggan Mengantisipasi

Kedatangan Tuhan Yesus ?



Ishak Natan
Nov2004, Mar2013, Agu20, Feb23

Pengantar

Ditenggarai bahwasanya banyak warga Kristen kurang antusias mengantisipasi ‘the 2nd Coming of Christ’. Mengapa demikian ? Penulis melihat ada tiga hal yang bisa dibahas.

Pertama-tama pada umumnya jemaat Tuhan kurang tertarik dengan thema kedatangan Tuhan, sebab takut  kejebak dengan ‘date setting’ dan berpeluang menjadi orang aneh yang mau meyendiri bersama kelompoknya menunggu kedatanganNya dengan meninggalkan tugas dan kewajiban sehari hari sebagai Kepala Keluarga, Pencari Nafkah ataupun kewajibannya sebagai warga masyarakat. Masih ingat kasus 'sekte kiamat' di Bandung akhir tahun 2003 ? Silahkan klik sini.

Yang kedua karena masih memiliki sekian rencana, tuntutan keluarga dan cita cita yang belum terwujudkan. Coba dibayangkan apa tindakan yang akan diambil oleh sang 'mempelai pria' seandainya gerejaNya sebagai 'mempelai perempuan' lalai melakukan persiapan untuk menantikan sang mempelai pria?

Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus. (2 Co 11:2) 

Padahal Tuhan sendiri telah berpesan supaya waspada dan berjaga jaga.

"Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga." (Mat 24:42-44)

Barangkali alasan yang ketiga ialah karena banyak hamba hamba Tuhan tidak menyadari bahwa kedatangan Tuhan Yesus mengandung dua tahap kejadian yang dipisahkan oleh suatu kurun waktu tertentu.

Tahap pertama disebut pengangkatan [Grika>harpazo; Latin>Rapturo] didasarkan:

1Thessalonians 4:15-17 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Penjelasan proses tehnisnya seperti ini:

1Cor 15:51-55 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"

Tahap kedua disebut [Grika>parousia] kedatanganNya yang kedua kali dengan menginjakan kakiNya dibumi

Zechariah 14:3-4 Kemudian TUHAN akan maju berperang melawan bangsa-bangsa itu seperti Ia berperang pada hari pertempuran. Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan.
2 Thessalonians 2:7-8 Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
Jude 1:14-15 Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya, hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan."

Kita berada dimana dari segi waktu?

https://www.geocities.ws/inatan/Biblical_Events_Where_am_I.png

Untuk menelaah lebih lanjut bandingkan ayat ayat dibawah ini. Letakan cursor Anda dan ayat-ayat akan muncul dalam bahasa Inggris.

Apakah Kedatangan Tuhan Bertahap Ganda?

Pengangkatan

John 14:1-3; 1 Cor 15:1-53; 1 Thess 4:13-18; Rom 8:19; 1 Cor 1:7-8; 1 Cor 16:22; Phil 3:20-21; Col 3:4; 1Thess 1:10; 1 Thess 2:19; 1 Thess 5:9; 1 Thess 5:23; 2 Thess 2:1; 1Tim 6:14 ; 2 Tim 4:1; Titus 2:13; Heb 9:28; James 5:7-9; 1 Peter 1:7,13; 1 John 2:28-1 John 3:2; Jude 1:21; Rev 2:25; Rev 3:10

Kedatangan kedua

Daniel 2:44-45; Daniel 7:9-14; Daniel 12:1-3; Zech 14:1-15;
Matt 13:41; Matt 24:15-31; Matt 26:64; Mark 13:14-27; Mark 14:62; Luke 21:25-28; Acts 1:9-11; Acts 3:19-21; 1 Thess 3:13; 2 Thess 1:6-10; 2 Thess 2:8; 2 Peter 3:1-14; Jude 1:14-15; Rev 1:7; Rev 19:11-20; Rev 22:7, 12, 20



Dua Tahapan?

Pengangkatan

Kedatangan Kedua

  • Umat tebusanNya diubah menjadi tidak mati ragawi
  • Orang orang kudusNya naik keangkasa /sorga
  • Bumi tidak dihakimi
  • Datangnya dadakan (eminensi), bisa sewaktu membaca tulisan ini
  • Tidak tertulis di Perjanjian Lama
  • Hanya orang orang yang percaya (Ras Manusia Baru) 
  • Sebelum hari murka
  • Tak ada referensi tentang Setan
 
  • IA datang untuk orang orang kepunyaanNya (Ekklesia = jemaat orang-orang Yahudi dan bangsa2 lain didalam Kristus)
  • IA datang diangkasa menjemput mereka yang sudah mati dan dibangkitkan serta yang hidup dan diangkat
  • Hanya umat kepunyaanNya melihat Dia
  • Masa siksaan dahsyat dimulai

 

  • Tidak ada yang diubahkan
  • Orang orang kudusNya kembali kebumi
  • Bumi dihakimi
  • Mengikuti tanda tanda yang sudah diprediksi
  • Diprediksi di Perjanjian Lama
  • Pada semua manusia dimuka bumi
  • Peng Akhiran hari murka
  • Setan diikat

  • IA datang dengan umat kepunyaanNya menyelamatkan umat pilihanNya - Yahudi
  • IA datang diatas bumi dan menginjakan kakiNya diatas bukit Zaitun
  • Seluruh dunia akan melihat Dia
  • Kerajaan 1000 tahun dimulai

Umat tebusanNya (Ekklesia) tidak dipredestinasi untuk ditimpa murka, melainkan akan diselamatkan dari murka yang akan datang.
Karena ada tertulis:

1Th 1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.
1Th 5:9-10 Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.

Hal ini tidak berarti orang orang percaya akan luput dari penganiayan. Umat Tuhan banyak yang mati sahid (martyr) karena siksaan dan aniaya dinegara negara Muslim, komunis dan yang berpemerintahan sosialis atheis. Klik sini.
Beda antara 'Siksaan / Penganiayaan' dan 'Ditimpa Murka' sama seperti bumi dan langit, sampai sampai mau bunuh diri sekalipun tidak kesampaian. (Wahyu 9:6)

Rev 9:6  Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.

Dengan derasnya desas desus berita perang dikawasan Timur Tengah (Middle East), ayat ayat dibawah ini patut diingat kembali bagi umat tebusanNya..

Luk 18:8  ........ Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"
Luk 21:28 Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.
2 Timothy 4:8 Sekarang telah tersedia bagiku [Paulus] mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Apa kita disini . . .?

Kita disini!


Maranatha


Beranda