Apa Istimewanya Bangsa Yahudi
 Umat Israel Pilihan Allah?

 

Ishak Natan
 Mei 2020, Mar 2023
, Okt 2023




Pengantar
Alkitab adalah Wahyu TUHAN Allah yang lengkap dan sempurna. Perjanjian Lama (PL) saja hanyalah separuh kebenaran, demikian juga dengan Perjanjian Baru (PB).
PL mengandung PB dan melalui pengungkapan PB barulah PL menjadi gamblang. Alkitab menjadi terang benderang. Para agamawan Yahudi sampai hari ini buta akan adanya Perjanjian Baru, demikian pula umat Kristiani yang meremehkan 'umat pilihan', cenderung menganggap enteng Perjanjian Lama karena sudah diganti dengan Perjanjian Baru beralaskan;
Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya. (Hebrews 8:13)

Kalau Anda mempelajari kitab Kejadian di Perjanjian Lama dari pasal 12 seterusnya, TUHAN Allah menyatakah kasih karuniaNya kepada umat Israel ketika bangsa bangsa lain menyembah patung, berhala, matahari, bulan bintang bintang diangkasa. Melalui Abraham dan keturunannya Ishak, Yakub dan para nabinya, TUHAN Allah sang pencipta langit dan bumi menyatakan diriNya kepada bangsa bangsa lain;

Kamu inilah saksi-saksi-Ku, demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. (Isaiah 43:10)
Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku. (Isaiah 44:6)
Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku! (Isaiah 45:21)
9 Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, 10 yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan, Isa 46:9-10

Catatan:
Nama Israel berawal dari keturunan Abraham melalui anaknya Ishak dan cucunya Yakub yang kemudian dirubah namanya menjadi Israel.
Ge 32:28,32; Ge 34:7; Ge 35:10,22; Ge 46:2,5,8; Ge 48:2; Ge 49:2,7,24

Sebuah legenda menceritakan prilaku kehidupan Abram waktu muda, sebelum namanya diubah  . . .

Ayah Abram bernama Terah, yang bekerja sebagai pembuat dan penjual patung-patung berhala di Ur-Kasdim (Babel). Pada masa itu, penyembahan berhala sangat umum.
Suatu hari, Terah meninggalkan Abram muda untuk menjaga toko yang penuh dengan patung-patung berhala. Sebelum pergi, ia meminta Abram untuk menjual patung-patung tersebut kepada pembeli yang datang. Namun, Abram yang sudah mulai mempertanyakan logika penyembahan berhala, justru mengambil tindakan radikal. Ia mengambil tongkat atau kapak dan menghancurkan semua patung berhala kecuali yang terbesar. Ia kemudian meletakkan tongkat/kapak di tangan patung terbesar itu.
Ketika Terah kembali dan melihat kehancuran itu, ia marah besar dan bertanya apa yang terjadi. Abram menjawab dengan cerdik: "Seorang wanita datang membawa persembahan makanan untuk patung-patung ini. Setiap patung ingin makan duluan, lalu mereka bertengkar. Patung yang terbesar ini marah dan menghancurkan semua yang lain dengan tongkat ini."
Terah menjawab dengan kesal: "Jangan bodoh! Patung-patung ini tidak bisa melakukan apa-apa. Mereka tidak bisa makan, bergerak, atau berbuat sesuatu!"
Abram kemudian menjawab: "Bukankah telingamu mendengar apa yang mulutmu katakan? Jika mereka tidak berkuasa atas apa-apa, mengapa engkau menyembah mereka?"
Sejak itu Abram rindu mencari tahu siapakah TUHAN Allah yang sebenarnya.


Munculnya Negara Israel di Abad 20


Awalnya aspirasi sebuah negara Israel digugah di hati orang-orang Yahudi diaspora oleh Theodor Herzl pada tahun 1897 dengan Kongres Zionis Pertama. Komunitas bangsa Yahudi di Eropa berangsur berkeinginan balik ke Palestina karena sentimen anti Yahudi menguat diawal abad ke-20 menjelang Perang Dunia I dan puncaknya pembantaian ras Yahudi oleh bangsa Jerman dibawah pemerintahan Adolf Hitler selama perang Dunia II.
Tanah tandus dan tanah rawa rawa mulai dikeringkan dan dibudidayakan. Dusun dan desa mulai dibangun, tanah tanah tandus direklamasi. Ratusan ribu pepohonan ditanam, dan sebagian besar wilayah gersang dirubah menjadi lahan pertanian produktif. Orang-orang Arab mulai ikut berbondong migrasi mengisi dusun dan kota nya.
Komunitas bangsa
Yahudi yang dianggap mati budayanya mulai bermukim kembali ditanah perjanjian milik mereka setelah absen 3000 tahun.
Ge 12:7; 13:15; 15:7,18; 17:8; 50:24; Ex 6:8; Le 20:24; Nu 14:8; De 6:10; 31:20; Jos 5:6; Jg 2:1

Pada tanggal 14 Mai 1948 masyarakat Dunia Internasional dan Gereja Vatican terperanjat bahwa komunitas bangsa ini proklamasi negara Israel. Kelahiran kembali negara Israel sebagai bangsa berdaulat adalah pemenuhan mencolok nubuatan Alkitab nabi Ezekiel;

Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar. Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang. Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya. Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN." (Eze 37:10-14), (Isa 66:8).

Akibatnya keesokannya negara negara Mesir, Libanon, Syria. Iraq dan Jordan meyerbu Israel memenuhi nubuatan (Psa 83:4-8).
Sejak berdirinya, negara Israel telah mengalami perang beruntutan; Perang kemerdekaan sampai 1949, perang Sinai 1956, perang Six Day (June 1967), perang erosi sepanjang Terusan Suez (1968-70), perang Yom Kippur (7 Oktober 1973), perang Libanon I (1982), perang Teluk (1991), perang Libanon II (12 Juli 2006 - 14 Agustus 2006) dan perang Jalur Gaza akhir Nov. 2012 dan pertengahan tahun 2014 secara berselang ketahun 2021 dengan roket roketnya. Tanpa diduga 50 tahun kemudian perang Yom Kippur II persis jatuh pada tanggal 7 Oktober 2023. Pembantaian orang-orang Yahudi oleh gerombolan teroris Hamas lewat jalur Gaza.


Kalangan umum Kristiani tidak percaya bahwa lahirnya kembali negara Israel berkaitan dengan penggenapan rencana TUHAN Allah akan umat pilihanNya menjelang akhir zaman. Mereka beranggapan bahwa lahirnya kembali negara Israel sebagai 'kecelakaan sejarah' murni dan 'Gereja yang Kudus dan Am' telah menggantikan mandat budaya umat Israel. Mereka mengklaim bahwa tugas kenabian dan pemberitaan Injil Kerajaan telah diambil alih oleh Gereja Tuhan yang telah memberikan buah dimana mana. Mereka tidak menyadari bahwa ras diaspora Yahudi/Israel berhasil mendirikan negara
berdaulat adalah awal penggenapan rencana Tuhan menyatakan diriNya kelak kepada Israel dan bangsa-bangsa lain di penghujung akhir zaman. Penjelasan umat Israel telah "digantikan" oleh Gereja klik disini.

 Melalui surat surat rasul Paulus, anggota Jemaat Tuhan yang jeli dan mau meneliti lebih jauh akan memahami sikon yang sedang terjadi diseluruh dunia saat ini, khususnya deru peperangan di kawasan Timur Tengah berkaitan negara Israel. Peta haluan kedepan global sesuai nubuatan kitab Wahyu pasal 6-20 (Rev 6:1-11; Rev 20:1-23) terpampang jelas.
Akhirnya dari Firman Tuhan lah barulah kita mengerti mengapa orang orang Yahudi/Israel dimusuhi segala bangsa sampai hari ini. Kenapa?
(1) kerena melalui bangsa Yahudi datanglah keselamatan (Joh4:22);
(2) Yesus sebagai Raja orang Yahudi masih ditolak dan dikenali oleh umatNya (Joh18:33-37).
Masa sengsara Yakub (Israel) dirancang oleh TUHAN Allah sedemikian rupa agar menggenapi ucapan Yesus.
Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!" Mt 23:39
Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga pada saat kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!" Lu 13:35
 Penjelasan lebih jauh seru klik disini.


Maranatha

_________________
https://www.azamra.org/Earth/mount-03.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Abraham_and_the_Idol_Shop
https://weareisrael.org/2014/07/22/abram-destroys-terahs-idols/
https://www.jewishvirtuallibrary.org/theodor-binyamin-ze-rsquo-ev-herzl


Beranda