Teologi
Penggantian (Replacement Theology)
Menginkari
Kesetiaan Allah di Akhir Zaman untuk
Negara Israel
Ishak Natan
Des 2019, Aug 2021, Mar 2023
Teologi
Penggantian adalah
pandangan yang mendominasi dunia Kekristenan
tentang Israel dan Gereja. Paham ini mengajarkan bahwa Israel adalah
Gereja dalam Perjanjian Lama dan Gereja adalah Israel dalam Perjanjian
Baru. Di bawah perjanjian baru, semua janji harfiah kepada etnis Yahudi
menjadi berkat spiritual bagi Gereja sehingga Perjanjian Lama perlu
ditafsirkan ulang secara simbolis dan alegoris.
Sikap Gereja Mula-mula
Agustinus ( 354-430) dikenal
sebagai orang yang paling berpengaruh sejak rasul Paulus dan dijuluki
bapaknya gereja. Dia menulis, "Tract Against the Jews" dan mempengaruhi
gereja secara dramatis terhadap orang-orang Yahudi sehingga komentar
negatip tentang orang-orang Yahudi selama Abad Pertengahan disebut
"Agustinian."
Agustinus mengeluarkan
pandangan eskatologis baru yang disebut Amillennialisme, artinya tidak
ada Kerajaan Millennium (1000 tahun). Dalam melakukan ini,
nubuat-nubuat dalam Kitab Suci dapat di-spritualisasi, dan mengajarkan
bahwa semua ini merujuk pada gereja. Gereja Katolik Roma mengadopsi dan
mematuhi semua ajaran Agustinus.
Martin Luther,
pada
tahun-tahun terakhirnya menulis "Tentang orang-orang Yahudi dan
Kebohongan mereka." Khotbah ini pada suatu malam menyebabkan pembakaran
rumah-rumah ibadat (Synagogue), dan pembantaian lebih dari 2.000 orang
Yahudi. Adolph Hitler menggunakan ajaran Luther tentang bangsa
Yahudi untuk pembenaran pembantaian orang-orang Yahudi dan akhirnya
menghabisi dunia mereka.
Johannes Calvin, tokoh utama
dari
Reformasi Besar, berkata:
"Kekakuan orang-orang Yahudi
yang busuk patut ditindas tanpa akhir dan mati dalam kesengsaraan
mereka tanpa belas kasihan siapa pun." (Ad Quaelstiones et Objecta
Juaei Cuiusdam Responsio, John Calvin)
Seperti yang Anda lihat, Teologi Penggantian BUKAN pengajaran
baru dalam sejarah gereja.
Hubungan
antara Israel dan Gereja sangat mendasar bagi pemahaman Alkitab yang
benar.
Lebih jauh, Teologi Pengganti
menyimpulkan bahwa bangsa Israel sudah
tidak ada lagi dalam pikiran Allah dan kerajaan yang dijanjikan saat
ini sedang didirikan oleh Gereja. Kembalinya bangsa Yahudi ke tanah
Israel
tidak memiliki signifikansi kenabian dan orang-orang Yahudi disalahkan
atas banyak masalah di kawasan Timur Tengah.
Teologi
Penggantian dianut
oleh Katolik Roma, Anglikan, Presbyterian,
Mormon, Adventis, Saksi-Saksi Yehuwa dan sejumlah denominasi lainnya.
Namun, Alkitab dengan tegas
menyatakan bahwa janji-janji yang dibuat kepada Abraham, Ishak, dan
Yakub berlaku juga untuk
keturunan mereka selama-lamanya dan bahwa Allah tidak akan pernah
meninggalkan bangsa Israel.
Yeremia menulis:
Lihatlah, saatnya datang,
demikianlah firman TUHAN,
bahwa Aku akan membuat
perjanjian baru dengan kaum Israel, dan dengan
kaum Yehuda… ini akan menjadi perjanjian yang akan kubuat dengan kaum
Israel; Setelah hari-hari itu, firman Tuhan, Aku akan meletakkan
hukum-Ku di bagian dalam mereka, dan menuliskannya di dalam hati
mereka; dan akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Dan mereka tidak akan lagi mengajar setiap orang tetangganya, dan
setiap orang saudaranya, berkata, "Ketahuilah TUHAN, karena mereka
semua akan mengenal Aku, dari yang terkecil sampai yang terbesar di
antara mereka" (Jeremia 31: 31-34).
Tuhan berkata bahwa hanya
jika matahari, bulan dan bintang-bintang
berhenti bersinar Israel akan “berhenti menjadi bangsa di hadapanku
selamanya” (Jeremia 31: 35-36).
Rasul Paulus dengan jelas
mengindikasikan bahwa meskipun Israel dihajar
oleh Tuhan selama zaman Gereja, Ia tidak meninggalkan bangsa pilihanNya
dan ketika “kegenapan orang-orang bukan Israel” telah tercapai,
“seluruh Israel akan diselamatkan” (Roma 11:25-26). Paulus bertanya: Apakah Allah telah
membuang umat-Nya? ...
Allah TIDAK membuang umat-Nya yang Dia nubuatkan sebelumnya (Roma
11:1-2).
Replacement Theology adalah
sekandal penyangkalan terhadap
Alkitab yang mengatakan, “Sekarang jika kejatuhan mereka adalah
kekayaan dunia, dan semakin berkurangnya kekayaan orang-orang bukan
Yahudi; betapa lebih jauh kegenapan mereka? ... Karena jika pengusiran
mereka menjadi pendamaian dunia, akan jadi apa penerimaan mereka,
tetapi hidup dari kematian? ”(Rom 11: 12,15).
Ketika para komentator Alkitab
menyatakan bahwa Israel adalah Gereja dalam
Perjanjian Lama, tampaknya mereka tidak mengetahui fakta bahwa Alkitab
Perjanjian Baru secara khusus menyatakan bahwa
Gereja
adalah sebuah "misteri ... yang
pada zaman lain tidak diketahui oleh
para putra manusia, sebagaimana sekarang dinyatakan kepada para rasul
dan nabi-nabi-Nya yang kudus oleh Roh; Bahwa bangsa-bangsa lain harus
menjadi sesama pewaris, dan dari tubuh yang sama, dan mendapat bagian
dalam janjinya dalam Kristus melalui Injil ”(Eph 3: 4-6).
Bagi
Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, --menurut Injil yang kumasyhurkan
dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan
rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya, tetapi yang sekarang
telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah
diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk
membimbing mereka kepada ketaatan iman-- (Ro 16:25-26)
;
Oleh sebab itu Gereja terdiri
dari
orang-orang Yahudi dan non Yahudi yang melalui
Injil Anugraha telah diselamatkan, dan adalah sesama ahli waris dalam
satu
tubuh. Gereja masih di masa depan ketika Yesus masih berada di
bumi
sebelum kematianNya disalib sebab Dia
berkata, “Aku akan
membangun gereja saya ...” (Matt 16:18).
Tidak ada
ayat-ayat Alkitab yang mengiyakan bahwa Israel adalah Gereja dan Gereja
adalah Israel.
Apa rencana
Allah bagi orang Yahudi di
akhir zaman?
Orang-orang Yahudi akan
dikumpulkan kembali dalam ketidakpercayaan dari
empat penjuru bumi (Isa 11: 11-12; Jer 30: 1-9).
Mereka sekali lagi akan
menduduki kota Yerusalem (Zecharia 8: 7-8).
Semua bangsa di dunia akan
melawan mereka karena masalah pemilikan tanah Israel dan kota
Yerusalem (Zecharia 12: 2-3).
Dimulai dengan beberapa perang terbatas
dengan negara-negara tetangga Israel di Timur-Tengah sejak berdirinya
negara Israel di tahun 1948; berkelanjutan sampai pada masa kini
sekarang. Israel selalu
menjadi pemenang, namun akan tiba saatnya mereka nyaris menuju
kepunahan sebagai umat Yahudi bangsa Israel. Penjelasannya disini
dan disini.
Pada saat klimax
kebinasaannya datanglah 'Mesias' yang mereka harapkan (Dan
9:27) dan menyelamatkan
mereka dari kepunahan. Mesias ini memfasilitasi pembangunan bait suci
baru mereka yang pernah diratakan oleh
jendral Romawi Titus di tahun 70. Damai palsu ini memicu 'Masa
sengsara Yakub' selama 7 tahun.
Lalu bagaimana dengan Gereja (Ekklesia) ? Mari klik disini.
Bagaimana
Tuhan akan membawa keselamatan
dari sisa-sisa orang Yahudi yang lolos dari pembantaian?
Pada akhir 3½ tahun yang
pertama, dipertengahan "Masa sengsara Jakub", Mesias mereka akan menyatakan
dirinya sebagai Tuhan
dan menuntut peyembahan kepadanya. Orang-orang Yahudi akan menolak
Dia (Mt 24:15; Mr 13:14; 2 Thes 2: 3-4 ).
Mesias ini berubah menjadi
Antikristus setelah 'dimasuki' Iblis dan berusaha
memusnahkan bangsa Yahudi. Dia akan berhasil membunuh dua
pertiga dari etnis ras Yahudi selama masa "Masa sengsara Jakub"
yang
merupakan 3 ½ tahun terakhir Masa Kesengsaraan Besar. (Rev 12:13-17;
Zecharia 13: 8-9).
Pada akhir "Masa sengsara Jakub", ketika orang-orang Yahudi
mencapai titik akhir naluri bertahan hidupnya, mereka
akan berbalik dan memohon kepada Yesus, Mesias sejati mereka (Zecharia
12:9-10) sambil berseru, “Baruch Haba Bashem Adonai!” yang berarti
“Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!”. Ucapan panggilan
tersebut menggenapi ratapan
Yesus sewaktu Dia ditolak oleh bangsaNya (Matt 23:37-39).
Yesus akan kembali (Second Coming) pada hari
yang mulia itu sebagai Raja diatas segala
raja dan Tuhan diatas segala tuan. Dan Ia akan mengumpulkan kembali
semua orang Yahudi
yang berserakan dikolong langit ketanah Israel di mana Ia akan
menjadikan mereka
sebagai bangsa
utama di dunia (Deut 30: 1-9). Berkat-berkat Allah akan
mengalir ke bangsa-bangsa lain melalui
orang-orang Yahudi selama kerajaan 1000 tahun/millennium. (Zec
8:22-23).
Maranatha
______________
https://www.raptureready.com/2019/11/25/cross-jews-perceive-geri-ungurean/
https://amos37.com/rte/
https://int.icej.org/media/replacement-theology
https://www.heraldofhope.org.au/replacement-remnant-theology/