Memahami
Nubuatan Zaman
Akhir
Bagian I
Ishak Natan
6/2013,
9/
2019,
7/2020,
Feb 2022
Prakata
Mencermati sikon dan trend
(kecenderungan) kehidupan moral peradaban
manusia diabad ke-21 yang makin ambur adul, penulis tergugah menyusun
suatu ringkasan sederhana bagi 'GerejaNya yang Kudus dan Am' (Jemaat
Tuhan) dalam rangka
'berbenah diri merindukan' kedatangan Sang Mempelai menjemput
tunangan-Nya;
Sebab aku
cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah
mempertunangkan kamu
kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai
perawan suci kepada Kristus. 2 Cor 11:2).
Garis besar artikel sebagai
berikut;
Bagian I, dengan pengantar bani Israel,
sebab
kepada merekalah pertama-tama dipercayakan Firman Allah dan
doktrin zaman akhir menurut Yesus pra-kematianNya.
Bagian II purna
kebangkitanNya lewat rasul Paulus, yang ditujukan kepada tubuh-Nya,
gerejaNya. Dan diakhiri dengan 'Wahyu Allah' kepada
Yesus Kristus yang dinyatakan via malaikatNya kepada
rasul Yohannes dipulau Patmos menjelang akhir abad ke-1.
Pengantar
Alkitab adalah satu-satunya
buku keagamaan memprediksi hal hal akan datang secara akurat dan
tepat.
Ketelitian penggenapannya
bisa diverifikasi dengan peristiwa kejadian
dimasa silam.
Salah satu contoh: sekitar
300 nubuatan tentang kedatangan Kristus
yang pertama di
Perjanjian Lama telah digenapi hanya dalam satu
generasi saja, sewaktu Tuhan Yesus datang sebagai manusia
biasa berdarah dan berdaging. Studi tentang 'hal-hal akan
datang' (Eschatology) dikalangan
Institut/Seminari/Sekolah Alkitab termasuk wilayah
Sistematika Teologi. Bagi penulis alasan terkuat untuk mendalami
nubuatan akhir zaman karena . . .
6
Beginilah firman TUHAN, Raja
dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan
Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku. 7
Siapakah seperti Aku? Biarlah ia menyerukannya, biarlah ia
memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang
mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang
akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami! 8
Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah
Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku!
Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain,
tidak ada Kukenal!" Isaiah 44:6-8
9 Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya
Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang
seperti Aku, 10 yang memberitahukan dari
mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum
terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala
kehendak-Ku akan Kulaksanakan, Isaiah 46:9-10
Dengan kalimat lain, Alkitab
menyingkap 'peristiwa-peristiwa dimasa depan'
yang sudah ditulis jauh sebelumnya dimasa lampau.
Apakah tren peradaban
manusia secara global akan semakin
membaik
dan semakin kondusif untuk anak-anak dan cucu-cucu kita?
https://www.prophecynewswatch.com/
Bani
Israel - Umat
Pilihan Tuhan
Allah
Pertama-tama
dikitab Daniel pasal 12 sudah dituliskan;
Tetapi
engkau, Daniel, sembunyikanlah
segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman;
banyak orang akan
menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."
Daniel 12:4
Dengan kemajuan
teknologi yang
kita nikmati sekarang, informasi dan
arus data melimpah ruah. Batasan geografis praktis sudah lenyap.
Seseorang
mampu mengirim gambar,video dan text dalam sekejab melalui sosial-media
elektronik kemanapun didunia. Apa yang terjadi dikawasan belahan bumi
yang lain dapat
diketahui laporannya melalui Radio, TV dan Internet dalam hitungan
menit kedetik.
Yang kedua, mereka (bangsa Yahudi) dipilih sebagai
'perempuan' untuk 'melahirkan' sang Juruslamat Dunia penakluk abadi
Iblis, musuh
bebuyutan Israel. Kitab Wahyu pasal 12 mengambarkan sekilas
sejarah permusuhannya;
1 Maka tampaklah suatu
tanda besar
di langit: Seorang perempuan
berselubungkan matahari, dengan bulan di
bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas
kepalanya. 2 Ia sedang mengandung dan
dalam
keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. 3 Maka tampaklah suatu tanda yang
lain di langit; dan lihatlah, seekor naga
merah padam yang besar,
berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh
mahkota. 4 Dan
ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan
melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan
yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah
perempuan itu melahirkan-Nya. 5Maka ia melahirkan seorang Anak
laki-laki, yang akan menggembalakan
semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas
dan
dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya. 6 Perempuan itu lari ke padang
gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah,
supaya
ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. Revelation 12:1-6
Catatan:
Perempuan diatas yang sedang mengandung bukanlah Gereja
(Jemaat Tuhan), karena Gereja adalah perawan suci yang telah
dipertunangkan. Gereja tidak melahirkan Anak (Mesias Israel). Asal
muasal sang naga disini.
Yang ketiga, setelah bangsa Yahudi sekitar
2 millinnia (2000 tahun)
tercerai-berai dan menjadi
negara Israel berdaulat
ditahun 1948, beberapa pakar Kristiani yang meneliti 'peta
zaman' terhentak kaget. Kenapa?
Sebab mereka teringat perkataan Yesus;
32
Tariklah pelajaran dari
perumpamaan tentang pohon
ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas,
kamu tahu, bahwa musim panas sudah
dekat. 33 Demikian juga,
jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat,
sudah di ambang pintu. Matthew 24:32-33
Pohon ara adalah lambang
nationalitas Israel, sedangkan pohon zaitun
lambang spiritulitasnya.
17
Karena itu apabila beberapa
cabang telah dipatahkan dan kamu
sebagai tunas liar telah dicangkokkan
di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang
penuh getah, 18
janganlah kamu
bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu
bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar
itu, melainkan
akar itu yang menopang kamu.
Romans 11:17-18
Catatan:
Kamu ialah anggota
jemaat Tuhan non-Yahudi yang masih memiliki sikap negatip terhadap
orang orang Yahudi (bangsa Israel yang masih 'dibutakan' akan Injil
Kasih Karunia). Tulisan rasul Paulus kepada jemaat
di-Roma diabad pertama masih amat relevan dengan situasi diabad ke-21.
Contoh dari organisasi
internasional gereja - gereja sedunia dan kelompok sekuler:
Dan yang terakhir:
Israel dan kota Jerusalem Menjadi Sorotan Utama
Mengapa
kota kuno Yerusalem yang tidak
memiliki pelabuhan, bandara udara (airport) selalu menjadi topik
perhatian, dunia international,
MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa), PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan
khususnya USA? Apa sih istimewanya kota ini ditengah
tengah Israel? Yerusalem telah diklaim oleh 3 system keagamaan
monotheism yaitu Judaism dengan sisa puing Bait Allah yang masih
tampak,
Christianity dengan Gereja nativity yang sering dikunjungi turis dan
Islam dengan mesjid AlAqsa yang kubahnya berlapis emas. Berita
berita di Timur Tengah berkaitan dengan geo-politik dunia selalu
melibatkan Israel
dan
negara negara
sekitarnya. Alkitab menggenapi Yerusalem akan menjadi 'batu
tanggungan' bagi
segala bangsa:
Maka pada
waktu itu Aku akan membuat
Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang
mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa di bumi akan
berkumpul melawannya. Zechariah 12:3
Tentang kota Yerusalem klik disini.
Zaman
Akhir Menurut
Yesus Sebelum Mati Disalib
Murid-muridNya
yang mengajukan pertanyaan tentang keberadaan Bait Allah, tanda
kedatanganNya dan tanda kesudahan dunia. (Mat 24:1-51; Mar
13:1-37; Luk 21:5-27)
Karena
jawaban Yesus meliput tema dan topik yang amat luas, artikel ini
membatasi 4 topik saja yaitu Wabah penyakit, Lingkungan Hidup (tren
gempa bumi),
kehidupan seperti zamannya Nuh
(tren bom bunuh diri) dan zamannya Lot (tren budaya homosex).
- Tren Gempa Bumi silahkan klik alamat dibawah. Masih ada ratusan
situs didunia maya (Internet) kalau mau diteliti.
Sebab
bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan
terjadi gempa bumi di berbagai
tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan
penderitaan menjelang zaman baru. Mark 13:8
- Tren drone 'bom bunuh diri' dan kekerasan terhadap diri sendiri
11 Adapun
bumi itu telah rusak
di hadapan Allah dan penuh
dengan kekerasan. 12 Allah menilik bumi itu dan
sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang
rusak di bumi. 13 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah
memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan
oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.
Genesis 6:11-13
- Tren LGBTQ & pemusnaan keluarga (unit family)
Mereka
berseru kepada Lot: "Di manakah
orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar
kepada kami, supaya kami pakai
mereka." Genesis 19:5
28 Demikian
juga seperti yang
terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan
menjual, mereka menanam dan membangun. 29 Tetapi pada hari Lot
pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari
langit dan membinasakan mereka semua. 30 Demikianlah halnya
kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya. Luke
17:28-30
Pada bulan Juli 1986 negara
Selandia Baru
melegaliser kehidupan
homosex sebagai bentuk kehidupan yang normal. Sejak itu tren kehidupan
keluarga berhancuran melaju tanpa hambatan. Tahun
2004 'kumpul kebo sejenis' (Civil Union) dilegaliser dan memiliki hak
yang hampir sama seperti pasangan suami dan isteri sejati. Belum puas
dengan itu akhirnya kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender)
ditahun 2013 ini mendapatkan hak untuk dinikahkan oleh pendeta, ulama
atau pastor. Tuntutan Hak Azasi Manusia secara global tak terbendung
demi
respek, tenggang rasa dan kasih akan sesama. Selandia Baru adalah
negara ke-13 yang mengadopsi same-sex marriage.
Pertanyaan >>Apakah
orang-orang percaya Yesus sebagai Juruslamatnya akan memasuki masa
sengsara Yakub ?
21 Sebab
pada masa itu akan terjadi
siksaan yang dahsyat
seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan
yang tidak akan terjadi lagi. 22 Dan sekiranya waktunya
tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang
selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan
dipersingkat. Matthew 24:21-22
19 Sebab
pada masa itu akan terjadi
siksaan seperti yang
belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai
sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. 20 Dan
sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang
hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang
pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya. Mark
13:19-20
Catatan: Masa siksaan
yang dahsyat beda dengan masa aniaya yang sedang
terjadi sekarang seperti dibenua Afrika, diTimur
Tengah dan dinegara-negara lain yang memusuhi
Jemaat Tuhan.
Jawaban dari pertanyaan diatas hanya bisa dipahami dengan
mengkontraskan sistem ritual keagamaan Judaism dan Kristenitas
(Christianity)
dengan gambar sebelah.
Ada satu periode waktu
yang tumpang tindih (Transition Period) dari hari Pentakosta A.D.30
sampai Jerusalem
(Bait Allah)
dihancurkan ditahun A.D.70 oleh panglima Romawi, jendral Titus.
Suatu periode transisi yang mana umat Yahudi tercerai berai kesegala
penjuru bumi.
Pra kematianNya, Tuhan Yesus
bernubuat;
Janganlah
kamu menyangka, bahwa Aku
datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang
bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Matthew
5:17
Apa maksud 'menggenapinya'? Hukum Taurat yang digenapinya Yesus ialah
'hukum
ritual keagamaan Yahudi' menyembelih Anak Domba Paskah. Yesus sebagai
'korban
sembelihan' penghapus dosa umat manusia. Kitab Ibrani, yang
ditulis pada waktu Bait Allah masih
belum dihancurkan oleh jendral Titus, penulisnya memperingatkan
orang-orang Yahudi yang
percaya Yesus supaya jangan kembali lagi ke Judaism;
25 Dan Ia
bukan masuk untuk
berulang-ulang
mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar
setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan
darahnya sendiri. 26 Sebab jika demikian Ia harus
berulang-ulang menderita
sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia
hanya satu kali saja
menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir [akhir era
Judaism] untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. 27
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja,
dan sesudah itu dihakimi, 28
demikian pula Kristus hanya satu kali saja
mengorbankan diri-Nya untuk
menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya
sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan
kepada mereka, yang menantikan Dia. Hebrews
9:25-28
Purna kebangkitanNya Yesus
secara incognito bertanya kepada dua muridNya yang sedang
berjalan
menuju Emaus dengan muka sedih. Karena mereka mendengar 'kabar burung'
bahwa
Yesus telah bangkit. Terjadilah percakapan seperti ini . . .
18
Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: "Adakah Engkau
satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi
di situ pada hari-hari belakangan ini?" 19 Kata-Nya kepada
mereka: "Apakah itu?" Jawab mereka: "Apa yang terjadi dengan Yesus
orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan
dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami. 20
Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan
Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. 21
Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk
membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari,
sejak semuanya itu terjadi. 22 Tetapi beberapa perempuan dari
kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi
ke kubur, 23 dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang
dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup.
Lu 24:18-23
Saking gobloknya
akhirnya Tuhan menegur;
25 Lalu Ia
berkata kepada
mereka: "Hai kamu orang bodoh,
betapa lambannya hatimu, sehingga kamu
tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! 26
Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam
kemuliaan-Nya?" 27
Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam
seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab
nabi-nabi. Luke 24:25-27
Kesimpulannya Kristus adalah
pengakhir (penyudah) agama ritual seremonial Taurat dan menjadikan
kebenaran bagi tiap tiap orang yang percaya kepada Dia; pertama-tama
kepada orang-orang Yahudi;
Sebab
Kristus adalah kegenapan hukum
Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. Romans
10:4
Sedangkan 10 Hukum Moral
(Dasa Titah = Ten Commandments) dari Taurat Musa
dikemas baru menjadi Hukum Kristus. Semua hukum moralnya masih aktif
dan berlaku kecuali yang ke-4 tentang hari Sabat. Penjelasan lebih
rinci disini.
Sekali lagi, apakah Jemaat
Tuhan ditakdirkan masuk 'masa siksaan yang
dahsyat' ?
Makin seru; silahkan klik Bagian II
. . .