Tsunami dan Korban Anak Anak
Ishak Natan
Feb 2004
Tanya:
Banyak bayi menjadi korban Tsunami. Mati diterjang
ombak.
Padahal kan bayi belum dapat berbuat dosa?
Kalau orang harus percaya kepada Kristus agar dapat kesurga, bagaimana
pula dengan bayi yang diaborsi dan anak kecil yamg terlalu muda untuk
mengerti
apa itu percaya kepada Yesus ?
Jawaban:
Mari kita mulai dengan apa yang dikatakan oleh Yesus.
- Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan
bertanya:
"Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?" Maka Yesus memanggil
seorang anak kecil dan
menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya jika
kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu
tidak akan
masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri
dan menjadi
seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan
barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam
nama-Ku, ia menyambut Aku." "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu
dari
anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika
sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke
dalam laut. 1
- Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya
Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi
murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata:
"Biarkanlah anak-anak itu,
janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang
yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." 2
Anak kecil memiliki karakter 'mudah sekali pasrah' atau 'trusting' yang
akan pudar menjelang ia dewasa.
Dari perikop diatas maka anak anak yang mati diterjang ombak tsunami
telah kembali kepangkuan sang Pencipta.
Contoh anak haram dari hubungan gelap raja Daud dengan isteri Uria.
Ketika Daud melihat, bahwa
pegawai-pegawainya
berbisik-bisik, mengertilah ia, bahwa anak itu sudah mati. Lalu Daud
bertanya kepada pegawai-pegawainya: "Sudah matikah anak itu?" Jawab
mereka: "Sudah."
Lalu Daud bangun dari lantai, ia mandi dan berurap dan
bertukar pakaian; ia masuk ke dalam rumah TUHAN dan sujud menyembah.
Sesudah itu pulanglah ia ke rumahnya, dan atas permintaannya
dihidangkan kepadanya roti, lalu ia makan.
Berkatalah pegawai-pegawainya kepadanya: "Apakah
artinya hal yang kauperbuat ini? Oleh karena anak yang masih hidup itu,
engkau berpuasa dan menangis, tetapi sesudah anak itu mati, engkau
bangun dan makan!"
Jawabnya: "Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan
menangis, karena pikirku: siapa tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga
anak itu tetap hidup. Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus
berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi
kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku." 3
Kita tahu bahwa Daud sekarang disurga.
Walaupun anak anak kecil lahir sudah cacat dosa, mereka belum tahu
membedakan mana yang baik dan mana yang jahat.
Masakan Aku tidak akan sedih
memikirkan Niniwe, kota
yang besar itu. Sebab, di situ terdapat juga lebih dari 120.000 orang
anak yang belum
dapat membedakan apa yang baik dan apa yang jahat." 4
Anak kecil binasa bukan berarti masuk neraka. Kalau
demikian Allah
tidak dapat menghukum setiap masyarakat yang membenci pola pemerintahan
Allah seperti zamannya banjir besar Nuh (masyarakat
penuh kekerasan) dan Lot [Sodom dan Gomora] - masyarakat sarat bersuka
sukaan homosexual.
Umur berapa seorang anak bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri ?
Alkitab tidak memberikan jawaban secara gamblang. Hanya sang Pencipta
didalam kemahatahuanNya. Berbeda antara anak anak dan budaya dimana
mereka dibesarkan. Anak anak yang lahir dengan mental pikiran yang
cacat mungkin tidak akan pernah sampai kepada pertanggungan
jawaban. Kalau jumlah rambut kita bisa dihitungNya, juga milyaran
bintang bintang dijagat raya punya nama masing masing, kita boleh yakin
bahwa Dia tidak akan membuat kesalahan.
"Tetapi siapa tidak mendapatkan
aku, merugikan dirinya;
semua orang yang membenci aku, mencintai maut." 5
Sungguh, semua jiwa Aku punya!
Baik jiwa ayah maupun
jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. 6
Teramat amat langkah sekali kalau ada bayi atau anak kecil bisa
membenci Yesus.
Bagi keluarga yang masih menolak Yesus dan kehilangan anak anaknya
karena tsunami, peluang seperti inilah untuk menyampaikan kabar baik
agar mereka dapat berjumpa kembali dengan anak anak kekasihnya disurga
seperti Daud.
Cara memberitakan kabar baik klik disini.
______________________
1)Mat 18:1-6
2)Mat 19:13-14
3)2Sa 12:19-23
4)Jona 4:11 BIS
5)Ams 8:36
6)
Eze 18:4