Injil Kerajaan = Injil Kasih Karunia Allah?
Konklusi

Bagian I

Bagian II

Review
Waktu Yesus berkeliling di tanah Israel 2000 tahun yang lalu, Injil Kerajaan Allah pertama tama ditujukan kepada bangsa Yahudi dengan maksud;

Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel." (Exodus 19:5-6)

Demikian pula ketika Yesus menemui perempuan Samaria (Yahudi blasteran, keturunan campuran), Yesus menekankan bahwa keselamatan datangnya dari bangsa ras Yahudi.

Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah." Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. (John 4:19-22)

Baru setelah Yesus menyelesaikan tugas penebusannya dikayu salib, intisari berita berubah dan siap dikabarkan kepada seluruh bangsa bangsa kafir (non Yahudi) maupun bangsa Yahudi yang masih belum siap untuk menerimanya.

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. (Romans 1:16)

For I am not ashamed of the gospel of Christ: for it is the power of God unto salvation to every one that believeth; to the Jew first, and also to the Greek. (Romans 1:16)

Diagram dibawah ini mengkontraskan Injil Kerajaan >< Injil Kasih Karunia Allah;

More than One Gospel

Apa Itu Injil Kasih Karunia Allah?

Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; (1Co 15:1-4)

Tulisan tulisan rasul Paulus mengkontraskan dengan Injil Kerajaan dibagian I

Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. (Romans 5:15)
Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus. (1 Corinthians 1:4)
Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. (1 Corinthians 3:10)
Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. (1 Corinthians 15:10)
Inilah yang kami megahkan, yaitu bahwa suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Allah. (2 Corinthians 1:12)
Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima. (2 Corinthians 6:1)
sedangkan di dalam doa mereka, mereka juga merindukan kamu oleh karena kasih karunia Allah yang melimpah di atas kamu. (2 Corinthians 9:14)
Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus. (Galatians 2:21)
--memang kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu, (Ephesians 3:2)
Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya. (Ephesians 3:7)
yang sudah sampai kepada kamu. Injil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia, demikian juga di antara kamu sejak waktu kamu mendengarnya dan mengenal kasih karunia Allah dengan sebenarnya. (Colossians 1:6)
sehingga nama Yesus, Tuhan kita, dimuliakan di dalam kamu dan kamu di dalam Dia, menurut kasih karunia Allah kita dan Tuhan Yesus Kristus. (2 Thes 1:12)
Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. (Titus 2:11)


Kapan Itu Mulai Diberitakan Dan Ditujukan Kepada Siapa?

Dimulai ketika para murid dan pengikut Yesus dan diaspora Yahudi datang ke Jerusalem berkumpul disuatu tempat, dalam rangka menunaikan persyaratan agama Yahudi menghadiri perayaan hari Pentakosta (Act 2:1-13). Pada saat itulah secara tiba tiba tiupan angin keras terdengar disertai dengan tanda turunnya lidah lidah api dan Roh Kudus memateraikan mereka yang sudah percaya. Dititik waktu itulah Jemaat Tuhan, Gereja yang Kudus dan Am (=Ekklesia) lahir dan anggotanya semua dari ras Yahudi. Tanda 'lidah api'disertai dengan 'bahasa lidah' menggenapi nubuat Yesus "kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem". Bahasa 'lidah' yang diucapkan adalah bahasa bahasa yang dimengerti oleh pendatang pendatang dari luar negeri dimana mereka dilahirkan dan dibesarkan. Mereka tersentak kaget dan bingung karena para murid Yesus adalah orang orang sederhana dari dusun Galilea (Act 2:6-12). Baru setelah ada yang menyindir bahwa mereka mabuk karena anggur, rasul Petrus bangkit sebagai juru bicara menjelaskan peristiwa itu berdasarkan nubuatan dari nabi Yoel karena semua yang hadir adalah umat Yahudi. Kemurahan
kasih karunia Allah menuntun mereka kepada pertobatan (Act 2:36-44).

Pertobatan bukan percaya dari ide mampu menyelamatkan diri berdasarkan perbuatan baik dan memenuhi ritual keagamaan;  melainkan berganti (beralih) pikir (paradigm shift), menjadi sadar sebagai insan berdosa  sama sekali tidak mampu menyelamatkan diri dari hukuman kekal api neraka dan hanya menerima pemberian kasih karunia saja yang menyelamatkan tanpa harus didahului oleh perbuatan-perbuatan kebaikan.

Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. (Ro 5:14-15)
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Ro 6:23)

Kasih Karunia Allah Melimpah ke Bangsa Kafir (Gentile)

  Setelah Tuhan Yesus intervensi 'penglihatan' kepada Kornelius (insan non Yahudi) dan Petrus (insan Yahudi), akhirnya Injil Kasih Karunia mulai dinyatakan kepada bangsa lain.

Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya." Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus: Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita? Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka. (Acts 10:42-48)

Sementara itu Tuhan 'menangkap' penganiaya Jemaat Tuhan yaitu Saulus (insan Yahudi) (Act 9:1-9) dan menjadikan dia sebagai rasul  berganti nama Paulus untuk bangsa bangsa lain setelah bangsa Yahudi berkali kali menolak pemberitaan Injilnya.

Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain. Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi." Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya. (Acts 13:46-48)

Umat Yahudi Tidak Lebih Baik Dari Bangsa Bangsa Lain

Demikian pula dengan bangsa bangsa Arab yang memusuhi bangsa Israel. Kedua belah pihak sama sama keturunan dari ras manusia Adam yang cacat karena DOSA. Dalam perjalanan sejarahnya umat Israel jatuh bangun walaupun sudah dibawa keluar dengan setia oleh Tuhan dari perbudakan di Mesir. Mereka dikeluarkan Mesir yang sarat dengan budaya ibadah peyembahan ilah-ilah. Dalam perkembangannya sebagai umat pilihan di Tanah Perjanjian sayangnya mereka mulai meninggalkan ajaran Taurat Musa (total 613 Hukum hukum & Peraturan peraturan) yang mendasari pemerintahan Tuhan Allah (Theokrasi). Joshua (pengganti Musa) mengenali bahaya sehingga ia berkata,

Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!" (Joshua 24:15)

Setelah Joshua mati, mereka menginginkan seorang raja karena sudah bosan dengan Theokrasi yang amat ketat dan meminta pemerintahan kerajaan (Monarki) seperti bangsa bangsa lain setelah dijajah enam kali oleh bangsa bangsa disekitarnya (Kitab Hakim-hakim). Nyatanya umat pilihan gagal sebagai bangsa panutan untuk meyembah TUHAN Allah. Puncaknya melalui raja Salomo yang suka perempuan; Umat Israel terseret menyembah allah allah lain;  

Ia [Salomo] mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada TUHAN. Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya. (1 Kings 11:3-4)

Dari seluruh tatanan sistem pemerintahan model kerajaan (Monarkhi) yang tercatat di Perjanjian Lama, hanyalah tahta Daud yang berkenan dihati Tuhan.


Mengapa Injil Kasih Karunia Perlu Disampaikan Ulang Kepada Umat PilihanNya?

Mereka yang saat ini bermukim ditanah Israel belum percaya dan belum siap. Namun mereka juga perlu mendengarkan Injil Kasih Karunia Kristus supaya terhindar dari masa sengsara Yakub yad.

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." (Romans 1:16-17)

Pada Era Penyelengaraan Kasih Karunia ini, kita jangan lupa bahwa janji Tuhan Allah kepada umat pilihanNya masih tetap Ya dan Amin. 

Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka." Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya. Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka, demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan. Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua. O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!  . . .  Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (Romans 11:27-36)

Bahkan keberadaan negara & bangsa Israel dijamin oleh Tuhan sendiri walaupun umat agama tertentu dan bangsa bangsa kafir menghendaki sebaliknya:

Beginilah firman TUHAN, yang memberi matahari untuk menerangi siang, yang menetapkan bulan dan bintang-bintang untuk menerangi malam, yang mengharu biru laut, sehingga gelombang-gelombangnya ribut, --TUHAN semesta alam nama-Nya: Sesungguhnya, seperti ketetapan-ketetapan ini tidak akan beralih dari hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunan Israel juga tidak akan berhenti menjadi bangsa di hadapan-Ku untuk sepanjang waktu. Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, seperti langit di atas tidak terukur dan dasar-dasar bumi di bawah tidak terselidiki, demikianlah juga Aku tidak akan menolak segala keturunan Israel, karena segala apa yang dilakukan mereka, demikianlah firman TUHAN. (Jeremiah 31:35-37)

Bagi yang percaya jumlahnya amat sedikit, mereka diberi julukan 'Messianic Believers'.
Dibawah ini beberapa situs didunia maya . . .
http://www.jewsforjesus.org/
http://www.messianicassociation.org/links.htm
http://www.israelinprophecy.org/ENGLISH/live_site/brief_list-most_famous_messianic_jews.html
Mereka (Messianic Believers) juga adalah anggota jemaat Tuhan (Tubuh Kristus) sebagai Ras Manusia Baru [Ekklesia].

Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu--sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, -- bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia. Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, (Ephesians 2:11-15)




Konklusi
Injil Kasih Karunia masih harus diberitakan sampai jumlah bilangan dari bangsa bangsa non Yahudi tergenapi. Orang orang Yahudi secara komunitas bangsa untuk sementara 'dikesampingkan' sampai jumlah bilangan bangsa bangsa kafir terpenuhi.
Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk [kedalam tubuh Kristus]. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka." (Romans 11:25-27)
Dimasa depan, pada waktu Kerajaan Seribu Tahun  . . .
Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Masih akan datang lagi bangsa-bangsa dan penduduk banyak kota. Dan penduduk kota yang satu akan pergi kepada penduduk kota yang lain, mengatakan: Marilah kita pergi untuk melunakkan hati TUHAN dan mencari TUHAN semesta alam! Kamipun akan pergi! Jadi banyak bangsa dan suku-suku bangsa yang kuat akan datang mencari TUHAN semesta alam di Yerusalem dan melunakkan hati TUHAN." Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata: Kami mau pergi menyertai kamu, sebab telah kami dengar, bahwa Allah menyertai kamu!" (Zechariah 8:20-23)

Maranatha.

_______________

Biblical Research Studies Group
http://www.krowtracts.com/books/PAUL_AND_JESUS_TEACHING_THE_SAME.pdf
http://www.biblebelievers.com/stauffer/stauffer_OBRD-index.html
http://gracethrufaith.com/ikvot-hamashiach/the-gospel-of-the-kingdom-vs-the-gospel-of-grace/


Beranda