Plot (Grafik)
Teori
Suatu runtun data yang banyak, sulit
untuk diperiksa hanya dengan mengamati
Pada MATLAB grafik dibedakan menjadi dua
macam , yaitu :
- Grafik
kontinyu, baik linier ataupun logaritmis,
- Grafik diskrit.
Grafik Kontinyu Linier
Untuk menggambar grafik dua dimensi
dapat menggunakan perintah plot.
Terdapat tiga bentuk penulisan fungsi
ini, yaitu :
- plot(x,y),
menampilkan vektor y (sumbu vertikal) terhAdap vektor x (sumbu horizontal).
- plot(y)
menampilkan vektor y terhAdap indeksnya.
- plot(x,y,s),
menampilkan vektor y terhadap vektor x,
dengan format menurut string s.
String s menyatakan warna, bentuk
penanda dan bentuk garis antarnilai. Berikut adalah beberapa nilai yang dapat
digunakan pada string s :

Jika anda tidak memilih warna dan anda
menggunakan skema standar, MATLAB akan memulainya dengan warna biru dan
berputar berurutan ke tujuh warnapertama dalam tabel untuk setiap penambahan
garis. Standar style garis adalah garis lurus kecuali jika anda
memberikan style garis yang lain.
Figure dan Subplot
Figure adalah
jendela untuk menampilkan gambar grafik yang anda buat seperti perintah plot
dan sejenisnya. Gambar pada jendela figure ini dapat disimpan ke dalam sebuah
file yang sewaktu-waktu dapat dipanggil kembali.
Suatu figure dapat terdiri lebih dari
satu grafik. Penempatan grafik dinyatakan
- m
cacah grafik dalam satu baris
- n
cacah grafik dalam satu kolom
- nomor
nomor grafik, mulai dari baris pertama kolom
pertama.
Misal, dalam figure terdapat 6
grafik, yang tersusun sebagai 2 baris dan 3 kolom.
sublot (2, 3, 1) sublot (2, 3, 2) sublot (2, 3, 3)
sublot (2, 3, 4) sublot (2, 3, 5) sublot (2, 3, 6)
Licensed under the Creative Inside By Uli Basa Sidabutar
Media Pembelajaran Berbasis Website Pemrograman Komputer. Pendidikan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. UNIMED. 2012