|
BIDANG
KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM
KEAHLIAN : Kria Keramik
KOMPETENSI
: Menggambar kria kramik
KODE
: A
JAM
PEMBELAJARAN : 480 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETERAMPILAN |
|
A.1. Menggambar
huruf |
§
Bentuk
huruf diuraikan menurut jenis/ragam dan karakternya.
§
Proses
menggambar dideskripsikan sesuai prosedur.
§
Proses
menggambar huruf menurut prosedur.
§
Huruf
digambar sesuai dengan standar (proporsi, anatomi dan spasi). |
§
Pengenalan
bentuk huruf menurut jensi/ragam dan karakternya
§
Pelatihan menggambar yang dideskripsikan sesuai dengan prosedur
§
Pelatihan menggambar huruf menurut prosedurnya
§
Pelatihan
menggambar huruf sesuai dengan standar (proporsi, anatomi, dan spasi)
|
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Sejarah huruf.
§
Jenis
dan karakter huruf.
§
Proporsi,
anatomi dan spasi huruf.
§
Teknik
dan prosedur menggambar huruf.
|
·
Menggambar berbagai jenis huruf.
·
Membuat kaligrafi. |
|
A.2. Menggambar
ornamen |
§
Dapat
mendeskripsikan jenis, karakter motif dan ornamen menurut asal-usul
penciptaan, makna, fungsi dan penerapannya.
§
Dapat
menjelaskan proses dan prosedur, serta menggambar motif dan ornamen
sesuai dengan ciri khasnya.
|
·
Pemahaman
jenis, karakter motif dan ornamen menurut asal-usul penciptaan, makna,
fungsi dan penerapannya.
·
Langkah-langkah menggambar motif dan ornamen sesuai dengan prosedurnya.
·
Proses
menggambar motif dan ornamen sesuai prosedur dan ciri khasnya.
|
·
Teliti,
·
Apresiasi seni
·
Cermat,
·
Estetika
·
Tekun
|
·
Sejarah singkat ornamen.
·
Jenis,
ragam, makna dan fungsi serta penerapan motif ornamen.
·
Teknik
dan prosedur menggambar motif dan ornamen.
·
Ciri
khas menggambar motif dan ornamen.
|
·
Membuat gambar motif tradisional dan modern.
·
Membuat gambar ornamen tradisional dan modern. |
|
A.3. Menggambar
bentuk. |
§
Dapat
menjelaskan bentuk dan karakter obyek-obyek, dan prosedur menggambar
bentuk.
§
Dapat
Menggambar alam benda, manusia, flora dan fauna sesuai bentuk, proporsi,
anatomi dan karakternya.
|
·
Pemahaman
obyek-obyek sesuai bentuk dan karakternya.
·
Pemahaman terhadap prosedur menggambar bentuk.
·
Menggambar
alam benda, manusia, flora dan fauna sesuai bentuk, proporsi, anatomi
dan karakternya.
|
·
Teliti,
·
Apresiasi seni
·
Cermat,
·
Estetika
·
Tekun
|
·
Obyek-obyek menggambar bentuk.
·
Teknik
dan prosedur menggambar bentuk.
|
·
Menggambar alam benda.
·
Menggambar manusia.
·
Menggambar binatang.
·
Mengambar tumbuh-tumbuhan. |
|
A.4. Menggambar
teknik |
§
Dapat
menjelaskan jenis, fungsi, teknik dan prosedur dalam menggambar Teknik.
§
Dapat
membuat gambar Teknik sesuai kaidah gambar teknik.
|
·
Pemahaman
jenis dan fungsi, serta teknik dan prosedur dalam menggambar teknik.
·
Membuat gambar Teknik sesuai kaidah gambar teknik.
|
·
Teliti,
·
Apresiasi seni
·
Cermat,
·
Estetika
·
Tekun
|
·
Macam-macam garis.
·
Notasi
dan simbol-simbol.
·
Proyeksi orthogonal.
·
Proyeksi axiometri.
·
Proyeksi perspektif.
·
Teknik
dan prosedur menggambar teknik.
|
·
Menggambar sket tanpa mistar.
·
Menggambar proyeksi orthogonal.
·
Menggambar axiometri.
·
Menggambar proyeksi perspektif.
·
Membuat gambar kerja. |
BIDANG KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM KEAHLIAN
: Kria Keramik
KOMPETENSI
: Mengolah tanah liat
KODE
: B
JAM
PEMBELAJARAN : 52 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETERAMPILAN |
|
B.1.
Mengolah massa plastis dengan teknik kering dan basah |
§
Jenis,
sifat, dan fungsi tanah liat dideskripsikan secara benar
§
Proses
alamiah pembentukan tanah dijelaskan sesuai jenis dan asal-usulnya
§
Massa
plastis diolah dengan teknik kering dan basah sesuai prosedur yang sehat
dan aman |
§
Pengenalan
jenis, sifat, dan fungsi tanah liat.
§
Pemahaman proses pembentukan tanah sesuai dengan asal-usulnya.
§
Pelatihan
massa plastis dengan teknik kering dan basah dengan teknik yang ramah
lingkungan |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Proses
alamiah pembentukan tanah
§
Bahan
tanah liat, jenis, sifat dan fungsi
§
Cara
pengolahan massa plastis dengan teknik kering dan basah
§
Pengetahuan fungsi dan bagian alat/mesin
§
Teknik
dan prosedur |
§
Mengolah
massa plastis dengan teknik kering dan basah
§
Mengoperasi kan mesin mixer dan vibrator |
|
B.2. Menyiapkan
tanah liat dengan pengulian (kneading dan wedging) |
§
Proses
penyiapan tanah liat dengan cara pengulian meliputi kneading dan
wedging dilaksanakan secara rutin
§
Proses
penyiapan dideskripsikan secara urut |
§
Pelatihan penyiapan tanah liat dengan cara pengulian (kneading
dan wedging).
§
Langkah-langkah penyiapan tanah liat secara urut. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Urutan
penyiapan tanah
§
Teknik
pengulian
§
Fungsi
kneading dan wedging |
§
Menguli (kneading dan wedging) |
|
B.3. Mengolah massa
tuang untuk cetak tuang |
·
Massa
tuang disiapkan dengan kekentalan yang tepat dan terukur dengan cara
yang aman
·
Penyiapan massa tuang dideskripsikan sesuai prosedur |
·
Pelatihan penyiapan massa tuang dengan kekentalan yang tepat dan terukur
secara aman.
·
Pemahaman cara penyiapan massa tuang sesuai dengan prosedurnya. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
·
Material/bahan tanah
·
Bahan
deflokulan (pengurai)
·
Pengukur kekentalan
·
Jenis
dan fungsi deflokulan
·
Prosentase pemakian deflokulan
·
Pengetahuan tentang alat/mesin yang digunakan
·
Langkah pengoperasian alat/mesin
·
Komponen/bagian mesin |
·
Memilih bahan
·
Menimbang
·
Mencampur bahan
·
Menyaring
·
Mengukur kekentalan
·
Mengoperasikan mesin:
-
Mixer
-
Vibrator
-
Blunger |
BIDANG
KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM KEAHLIAN : Kria Keramik
KOMPETENSI : Menguji
tanah liat
KODE : C
JAM PEMBELAJARAN
: 340 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETERAMPILAN |
|
C.1. Menguji
kemampuan campuran tanah liat primer/ sekunder/ mineral terolah meliputi:
plastisitas, penyusutan, kematangan, porositas, dan warna |
§
Jenis-jenis campuran tanah liat primer, sekunder, dan mineral.
§
Proses
pencampuran tanah liat primer, sekunder, dan mineral.
§
Proses
pengujian kemampuan campuran tanah liat primer/sekunder/
§
mineral yang meliputi plastisitas, penyusutan, kematangan, porositas,
dan warna
|
§
Pemahaman
jenis-jenis campuran tanah liat primer, sekunder, dan mineral.
§
Pelatihan plastisitas, penyusutan, kematangan, porositas, dan warna.
§
Pelatihan
dan pemahaman plastisitas, penyusutan, kematangan, porositas, dan warna. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Material campuran tanah liat primer. sekunder, dan mineral terolah.
§
Langkah-langkah pengujian kemampuan campuran tanah liat primer/sekunder/
mineral terolah meliputi: kemampuan plastisitas, penyusutan, kematangan,
porositas, dan warna.
§
Mengamati hasil uji yang meliputi kemampuan campuran tanah liat primer/
sekunder/ mineral terolah. |
§
Terampil melakukan uji kemampuan campuran tanah liat primer/sekunder/mineral
terolah meliputi plastisitas, penyusutan, kematangan, porositas, dan
warna.
§
Terampil menentukan campuran mana yang plastisitas, penyusutan,
kematangan, porositas, dan warna bahan campuran yang diuji. |
BIDANG
KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM KEAHLIAN : Kria Keramik
KOMPETENSI :
Membentuk dengan tangan langsung
KODE
: D
JAM PEMBELAJARAN
: 72 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETRAMPILAN |
|
D.1. Membentuk
dengan teknik pijit (pinch) |
§
Benda
keramik dibentuk dengan teknik pijit (pinch) sesuai langkah
kerja.
§
Proses
pembentukan dengan teknik pijit dideskripsikan sesuai prosedur |
§
Pemahaman proses pembentukan melalui teknik pijit
§
Pelatihan
pembentukan benda keramik melalui teknik pijit (pinch) dengan
langkah kerja yang benar.
|
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Langkah
kerja pembentukan dengan teknik pijit (pinch)
§
Alat
dan bahan
§
Teknik
lipat, sambung dan cetak
§
Jenis
produk |
§
Menguli tanah liat
§
Membuat lempeng tanah liat
§
Memotong sesuai pola / gambar kerja
§
Membentuk benda/menyambung potongan lempengan, melipat, mencetak
§
finishing |
|
D.2. Membentuk
dengan teknik pilin (coil) |
§
Benda
keramik dibentuk dengan teknik pilin (coil) sesuai langkah kerja.
§
Proses
pembentukan dengan teknik pilin dideskripsikan sesuai prosedur. |
§
Pemahaman proses pembentukan melalui teknik pilin.
§
Pelatihan
pembentukan benda keramik melalui teknik pilin(coil) dengan
langkah kerja yang benar.
|
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Langkah
kerja pembentukan dengan teknik pilin (coil)
§
Alat
dan bahan
§
Teknik
lipat, sambung dan cetak
§
Jenis
produk |
§
Menguli tanah liat
§
Membuat lempeng tanah liat
§
Memotong sesuai pola / gambar kerja
§
Membentuk benda/menyambung potongan lempengan, melipat, mencetak
§
finishing |
|
D.3. Membentuk
dengan teknik lempeng (slab) |
§
Benda
keramik dibentuk dengan teknik lempeng (slab) sesuai langkah
kerja
§
Proses
pembentukan dengan teknik lempeng dideskripsikan sesuai prosedur |
§
Pemahaman proses pembentukan melalui teknik lempeng
§
Pelatihan pembentukan benda keramik melalui teknik lempeng (slab)
dengan langkah kerja yang benar.
|
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Langkah
kerja pembentukan dengan teknik lempeng (slab)
§
Alat
dan bahan
§
Teknik
lipat, sambung dan cetak
§
Jenis
produk |
§
Menguli tanah liat
§
Membuat lempeng tanah liat
§
Memotong sesuai pola / gambar kerja
§
Membentuk benda/menyambung potongan lempengan, melipat, mencetak
§
finishing |
|
D.4. Membentuk
dengan teknik bentukan bebas (modeling) |
§
Benda
keramik dibentuk dengan teknik bentukan bebas (modeling)
§
Proses
pembentukan bebas dideskripsikan sesuai prosedur |
§
Pemahaman
pembentukan benda keramik melalui teknik bentukan bebas (modelling).
§
Pelatihan
pembentukan benda keramik dengan teknik bentukan bebas. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Langkah
kerja dengan pembentukan dengan teknik bentukan bebas
§
Alat
dan bahan
§
Teknik/cara
pembentukan
§
Jenis
produk |
§
Menguli tanah liat
§
Membentuk model (figur) secara global
§
Membentuk detail tiap bagian
§
Menyesuaikan ketebalan benda
§
finishing |
BIDANG
KEAHLIAN : Seni Rupa dan Kria
PROGRAM KEAHLIAN : Kria Keramik
KOMPETENSI : Membentuk dengan teknik putar
KODE
: E
JAM PEMBELAJARAN
: 240 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETRAMPILAN |
|
E.1. Membentuk
silindris dengan teknik putar |
§
Benda
silindris dibentuk dengan teknik putar sesuai dengan urutan langkah
kerjanya
§
Proses
pembentukan silindris dideskripsikan sesuai prosedur
§
Fungsi
alat dideskripsikan sesuai kegunaannya |
§
Pemahaman
fungsi alat sesuai dengan kegunaannya
§
Pemahaman
pembentukan benda silindris melalui teknik putar.
§
Pelatihan
pembentukan benda silindris dengan teknik putar. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Alat
putar dan alat Bantu
§
Persyaratan bahan
§
Proses
pembentukan dengan teknik putar
§
Tahapan pembentukan
§
Kesalahan dalam pembentukan dan akibatnya
§
Jenis
produk
|
§
Menguli tanah
§
Membuat bola tanah liat
§
Memusatkan bola tanah (sentering) pada kepala putaran
§
Membuat lubang
§
Membuat dinding
§
Membuat benda
§
finishing |
|
E.2. Membentuk vas,
mangkok, dan piring berkaki dengan teknik putar |
§
Vas,
mangkok dan piring berkaki dibentuk dengan teklnik putar sesuai urutan
langkah kerjanya
§
Proses
pembuatan vas, mangkok dan piring berkaki dideskripsikan sesuai urutan
langkah dan prosedur |
§
Pengenalan
dan pelatihan proses pembuatan vas, mangkok, dan piring berkaki dengan
teknik putar. |
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Alat
putar dan alat bantu
§
Persyaratan bahan
§
Proses
pembentukan dengan teknik putar
§
Bentuk-bentuk kaki dan fungsinya
|
§
Menguli tanah
§
Membuat bola tanah liat
§
Memusatkan bola tanah (sentering) pada kepala putaran
§
Membuat lubang
§
Membentuk dinding benda
§
Membuat benda
§
Menyempurnakan
§
Memotong dan memindahkan dari kepala putaran
§
Membentuk kaki benda
§
finishing |
|
E.3.
Membuat bentuk gabungan dari dua atau lebih hasil putaran |
§
Benda
dibentuk dari dua atau lebih hasil putaran sesuai urutan langkah kerja
§
Proses
pembuatan bentuk gabungan dan penggabungan dideskripsikan sesuai
prosedur |
§
Pelatihan
dan pemahaman proses pembuatan benda keramik dari dua atau lebih hasil
putaran. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Alat
putar dan alat bantu
§
Persyaratan bahan
§
Proses
pembentukan teknik putaran
§
Proses
penyambungan hasil putaran
§
Ketebalan dinding |
§
Menguli tanah
§
Membuat bola tanah liat
§
Memusatkan bola tanah (sentering) pada kepala putaran
§
Membuat lubang
§
Membentuk dinding benda
§
Menyempurna kan
§
Memotong dan memindahkan dari kepala putaran
§
Membentuk kaki benda
§
finishing |
|
E.4. Menggabungkan
bentuk putaran dengan bagian lain: lids/handle/knob/spout/lug |
§
Benda
dibentuk dengan teknik putar sesuai langkah dan kerja
§
Proses
pembuatan dideskripsikan sesuai prosedur
§
Tutup/knob/spout
pegangan dibuat sesuai dengan kaidah benda fungsional |
§
Pemahaman
dan pelatihan proses pembuatan benda keramik dengan teknik penggabungkan
bentuk putaran dengan bagian lain lids/handle/knob/
§
spout/lug lids/handle/
§
knob/spout/lug. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Alat
putar dan alat bantu
§
Persyaratan bahan
§
Proses
pembentukan teknik putaran
§
Teknik
penyambungan dan pengukuran |
§
Menguli tanah
§
Membuat bola tanah liat
§
Memusatkan bola tanah (sentering) pada kepala putaran
§
Membuat lubang
§
Membentuk dinding benda
§
Finishing
§
Membuat lids/handle/ knob/spout/lug
§
Membuat benda
§
Menyempurna kan
§
Membuat tutup, pegangan dan knop
§
Menyambung bagian benda
§
Membuat kaki benda |
BIDANG
KEAHLIAN : Seni Rupa dan
Kria
PROGRAM KEAHLIAN : Kria Keramik
KOMPETENSI :
Membentuk dengan teknik cetak
KODE
: F
JAM PEMBELAJARAN
: 460 Jam
|
SUB KOMPETENSI |
KRITERIA UNJUK KERJA |
LINGKUP BELAJAR |
MATERI POKOK PEMBELAJARAN |
|
SIKAP |
PENGETAHUAN |
KETRAMPILAN |
|
F.1. Membuat model
dan cetakan untuk cetak satu sisi (tunggal) |
§
Model
dan cetakan untuk satu cetak satu sisi (tunggal) dibuat sesuai urutan
langkah kerja
§
Proses
pembuatan model den cetakan satu sisi dideskripsikan sesuai prosedur |
§
Pemahaman dan pelatihan pembuatan model dan cetakan untuk cetak satu
sisis (tunggal). |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Bahan
pemisah
§
Alat
bantu pembentukan
§
Bahan
dan cetakan
§
Langkah kerja pembentukan model
§
Langkah kerja pembuatan cetakan satu sisi (tunggal)
|
§
Membuat bahan pemisah
§
Membuat model
§
Membuat cetakan satu sisi
§
finishing |
|
F.2.
Membentuk dengan cetakan satu sisi (tunggal) menggunakan massa plastis
atau massa tuang |
§
Benda
keramik dengan cetakan satu sisi (tunggal) menggunakan massa plastis
atau tuang dibentuk sesuai langkah
§
Proses
pembentukan dengan cetakan satu sisi dideskripsikan sesuai prosedur. |
§
Pelatihan
membentuk benda keramik dengan catakan satu sisi menggunakan massa
plastis atau masa tuang. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
§
Langkah kerja proses cetak dengan cetakan satu sisi menggunakan bahan
massa plastis atau massa tuang
|
§
Memilih bahan
§
Proses
cetak dengan massa plastis atau massa tuang
§
finishing |
|
F.3. Membuat model
dan cetakan untuk cetak dua sisi atau Lebih (ganda) |
·
Model
dan cetakan untuk cetak dua sisi atau lebih dibuat sesuai langkah kerja
·
Proses
pembuatan model dan cetakan dua sisi atau lebih dideskripsikan sesuai
prosedur |
·
Pemahaman
dan lanhkah-langkah model-model cetakan untuk dua sisi atau lebih.
·
Pelatihan
pembuatan model dan cetakan dua sisi atau lebih. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
·
Fungsi dan
cara kerja mesin bubut gips
·
Alat
bantu pembentukan
·
Bahan
model dan cetakan
·
Langkah kerja pembuatan model
·
Langkah
kerja pembentukan cetakan dua sisi atau lebih (ganda)
·
Teknik
pembuatan belahan dan kunci
·
Teknik
membagi dan menentukan garis sumbu belahan |
·
Membuat model
·
Membuat cetakan dua sisi atau lebih (ganda)
·
finishing |
|
F.4.
Mencetak dengan cetakan dua sisi atau lebih (ganda) menggunakan massa
plastis atau tuang |
·
Proses
pencetakan benda keramik dengan cetakan dua sisi atau lebih (ganda)
menggunakan massa plastis atau tuang dibentuk sesuai langkah kerja
·
Proses
pembentukan dengan cetakan dua sisi atau lebih dideskripsikan sesuai
prosedur |
·
Pemahaman
dan pelatihan pencetakan dengan dua sisi atyau lebih (ganda0 menggunakan
massa plastik atau tuang. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
·
Langkah kerja proses cetak dengan cetakan dua sisi atau lebih (ganda)
menggunakan bahan massa plastis atau tuang |
·
Memilih bahan
·
Proses
cetak dengan massa plastis atau massa tuang
·
finishing |
|
F.5. Mencetak dengan
alat jigger/jolley |
·
Massa
plastis dibentuk dengan cetakan pada alat jigger/jolley sesuai
urutan kerja
·
Proses
pencetakan dengan jigger/jolley dideskripsikan sesuai prosedur |
·
Pemahaman dan pelatihan membentuk massa plastik melalui cetakan
jigger/jolley. |
§
Teliti,
§
Apresiasi seni
§
Cermat,
§
Estetika
§
Tekun
|
·
Langkah kerja pembentukan dengan cetakan pada alat jigger/jolley
·
Prinsip kerja alat jigger/jolley
·
Pembuatan mal/ cetakan |
·
Menyiapkan bahan
·
Menyiapkan cetakan pada jigger/jolley
·
Menempelkan tanah pada cetakan
·
Proses
mencetak dengan jigger/jolley
·
Melepas benda dari cetakan
·
finishing |
|