Unit
Produksi
didirikan dengan tujuan mendidik seluruh warga sekolah baik guru,
siswa dan karyawan agar berjiwa kewiraswastaan. Unit ini berfungsi sebagai sarana praktek siswa sebelum melaksanakan Praktek Kerja
Industri (Prakerin) serta dapat memperoleh manfaat edukatif, sosial dan ekonomi.
Unit
Produksi
memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat bekerja sama dalam
berbagai aktivitas,
baik dalam hal
produk (Furniture & Craft), jasa dan
Pelatihan di bidang Industri Kerajinan
Dalam
perjalanannya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup berarti.
Hal ini tiada lain karena didukung oleh manajemen yang berorientasi pada
dunia bisnis, yang dibuktikan dengan adanya peningkatan pada perolehan
keuntungan.
Unit
Produksi
memiliki keterkaitan dengan kurikulum. Dimulai dari analisis GBPP per jenis
keterampilan (tenaga, waktu, alat, bahan) yang dikaitkan dengan Jasa
Pelatihan dan satuan mata diklat kejuruan produktif yang sesuai dengan program
keahlian yang ada yaitu hasil produksi praktek: Program Keahlian Kriya Kayu, Kriya Logam, Kriya Tekstil dan Kriya Keramik,
maka akan menghasilkan Pekerjaan yang berstandar
produksi untuk selanjutnya
mendapatkan order/pesanan baik secara mandiri dan atau kerjasama dengan
Kriya Raya Wood Carving (Dunia Usaha/Dunia Industri).
Pengurus
Unit
Produksi
SMK Negeri 2 Jepara, mempunyai susunan sebagai berikut:
Penanggungjawab, Kepala Sekolah; Ketua, Sekretaris, Bendahara, Seksi : 1.
Sie. Manajemen Program dan Diklat, Sie. Pemasaran, dan Sie. Hibah. Semua
pengurus yang menjabat adalah guru yang mempunyai kapabilitas.
Salah satu tujuan
unit
Produksi
adalah sebagai salah satu sumber pendapatan bagi sekolah, disamping tujuan
yang lain yaitu :
a. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan praktek baik intra, ko dan
ekstrakurikuler
b. Mengembangkan sifat positif terhadap pengembangan usaha
c. Meningkatkan disipilin dan mengembangkan inisiatif
d. Meningkatkan penghayatan dan kemampuan dalam berorganisasi,
adminstrasi usaha dan pelayanan
e. Meningkatkan kemampuan dalam memperhitungkan nilai tambah serta
kemampuan mengembangkan usaha